Setiap tahap perkembangan pada anak adalah sebuah proses yang sangat penting dan tak boleh dilewatkan oleh setiap orang tua. Apalagi saat a...
15 Cemilan Bayi 7 Bulan yang Aman dan Sehat untuk Bayi

15 Cemilan Bayi 7 Bulan yang Aman dan Sehat untuk Bayi

Makanan penunjang ASI untuk bayi 7 bulan diperlukan untuk menyeimbangkan tumbuh kembangnya. Cemilan bayi 7 bulan tersebut haruslah berasal dari bahan alami yang aman untuk si kecil. Anda perlu memilah sekian macam bahan yang ada dan mengolahnya sekreatif mungkin sebelum memberikannya pada bayi.

Cemilan hendaknya mengandung nutrisi yang baik. Selain biskuit atau produk buatan pabrik lain, Anda dapat mencoba membuat cemilan bayi ini. Karena semakin minim bahan pengawet yang digunakan maka semakin baik untuknya.

cemilan bayi usia 7 bulan, cemilan bayi, cemilan bayi umur 7 bulan, cemilan, bayi 7 bulan, bayi, makanan bayi

15 Cemilan Bayi 7 Bulan yang Mudah Dibuat
1. Tim Alpukat
Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan lemak sehat, mineral, dan vitamin yang tinggi. Selain itu buah ini juga dapat melancarkan dan mempermudah pencernaan makanan. Anda dapat membuat sajian tim alpukat dengan campuran susu di dalamnya.

Kukus alpukat yang telah di bersihkan selama kurang lebih 10 menit. Setelah matang, potong alpukat menjadi beberapa bagian dan tuang susu ASI atau susu formula yang biasa dikonsumsi bayi. Aduk rata hingga menjadi bubur tim alpukat yang lembut.

2. Wortel Kukus
Cemilan bayi 7 bulan nomor dua adalah wortel kukus atau wortel rebus. Cemilan ini berfungsi sebagai kudapan perangsang pertumbuhan gigi si kecil. Cara membuatnya hanya dengan membersihkan wortel dan kukuslah selama beberapa saat hingga matang.

Baca juga:
12 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Disukai Bayi Sehat dan Bergizi
14 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Bergizi, Bagus untuk Kesehatan
10 Cemilan Sehat untuk Bayi 10 Bulan Bisa Dibuat Sendiri

3. Mangga
Rasa mangga yang manis acap kali menjadi cemilan bayi 7 bulan favorit bayi. Buah tropis ini memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang penting untuk kesehatan bayi. Anda cukup mengupas mangga sampai bersih dan memotongnya seukuran dadu.

4. Kentang Rebus
Sayuran yang sarat akan kalsium dan karbohidrat ini dapat Anda rebus sebagai cemilan bayi 7 bulan. Kentang harus direbus hingga matang dan empuk. Selain rebusan kentang, Anda dapat mencoba mash potato yang yummy.

5. Brokoli Rebus
Brokoli seringkali menjadi sayuran yang tak disukai si kecil. Maka dari itu, Anda perlu membiasakan bayi untuk mengonsumsi sayur jenis ini sedini mungkin. Hal tersebut penting dilakukan karena brokoli mengandung potasium, vitamin K, folat, dan zat besi yang baik untuk kesehatan.

Selain direbus, brokoli yang diblender bersama jus jeruk juga dapat dicoba. Pemberian jus jeruk baik sebagai cemilan bayi 7 bulan asal tidak diberi gula berlebihan. Antara brokoli rebus dan jus brokoli jeruk sama baiknya bagi bayi.

6. Apel Rebus
Vitamin A, vitamin E, vitamin C, dan mineral yang ada di setiap buah apel baik untuk menjaga imunitas dan kecerdasan otak bayi. Selain itu pertumbuhan gigi dan tulangnya dapat berkembang baik bila banyak mengonsumsi apel. Anda mulai dapat mengenalkan si kecil pada apel sebelum ia berumur 7 bulan.

Caranyapun tak berbeda dari sajian kukus cemilan bayi 7 bulan lainnya. Cuci bersih apel dan potong dadu, lalu rebus hingga lunak. Jangan berikan apel secara langsung tanpa direbus terlebih dahulu karena bayi belum cukup mampu untuk mengunyahnya.

7. Jeruk
Buah yang satu ini juga baik karena memiliki banyak vitamin dan serat. Kupas dan bersihkan jeruk hingga ke bulirnya, lalu suapkanlah ke si kecil. Pemberian jeruk ini dapat melatih indera perasa bayi untuk mengenal banyak jenis makanan dan rasa.



8. Pepaya
Cemilan bayi 7 bulan ini dapat dimulai dengan memotong pepaya yang matang seukuran dadu agar mudah diraih si kecil. Buah pepaya banyak direkomendasikan sebagai cemilan oleh dokter dan pakar kesehatan lain. Manfaat buah pepaya yaitu dapat mencegah sembelit dan memperlancar pencernaan bayi.

9. Bubur Buah Naga Merah dan Apel
Buah naga merah mengandung fosfor, serat, vitamin, kalsium, dan tentu saja air yang tinggi. Anda dapat membuat cemilan bayi 7 bulan ini dengan memilih buah naga yang warnanya tua. Semakin berwarna buah naga tersebut, maka nutrisi didalamnya juga makin banyak.

Kupas buah naga merah dan apel, lalu campurkan dengan air hangat. Campuran apel dan buah naga merah tersebut harus sama banyak. Blender semua bahan menjadi satu agar lembut seperti bubur.

10. Bubur Pisang dan Buah Naga
Olahan bubur selanjutnya adalah perpaduan antara pisang dan buah naga. Buah naga yang digunakan bisa yang merah atau putih, tergantung selera. Sediakan bahan yang terdiri dari pisang, buah naga, dan air atau susu, bisa berupa ASI atau susu formula bayi.

Pisang yang dipakai bisa berupa pisang ambon. Potong buah yang diperlukan dan rebus sampai lembut. Setelah matang, maka haluskan buah-buahan tersebut dan berikan air atau susu yang sudah disiapkan sebesar 100 hingga 200 ml.

11. Pisang
Jika poin sebelumnya menyebutkan tentang olahan pisang, maka di nomor ini pisang saja dapat menjadi cemilan bayi 7 bulan. Pisang cocok untuk bayi karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Selain itu vitamin, magnesiaum, kalsium, dan kandungan lainnya juga baik untuk tumbuh kembang si kecil.

12. Buncis Rebus
Kembali ke sayuran, buncis rebus adalah cemilan yang sehat untuk bayi. Anda akan dapat dengan mudah menemukan sayuran jenis ini di pasar maupun supermarket. Potong buncis menjadi dua lalu rebus hingga empuk.

13. Strawberry
Buah yang memiliki rasa asam ini dapat melatih bayi untuk mengecap rasa lain selain manis. Pilih buah yang telah matang atau berwarna merah segar. Apabila si kecil belum bisa mengunyah dengan baik, maka kukus sebentar stroberi hingga lunak.

14. Bubur Kacang Hijau
Kacang hijau baik untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Olahan bubur kacang hijau mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K, dan zat besi. Anda dapat membuatnya sendiri di rumah atau membelinya di luar asalkan cukup higienis untuknya.

15. Momsicle
Momsicle adalah es krim yang terbuat dari ASI yang dibekukan. Pemberian momsicle ini memang masih jarang dilakukan di Indonesia, namun bukan berarti hal tersebut dilarang. Bayi boleh saja diberi es atau cemilan dingin lainnya selama ia dalam keadaan fit dan sehat.

Pilih Bahan Alami dan Ringan
Seperti namanya, cemilan, maka bahan yang diolah harusnya ringan. Tidak terlalu mengenyangkan, dan aman dikonsumsi. Cemilan yang sehat adalah cemilan yang berasal dari bahan alami dan tidak mengandung penyedap rasa.

Bahan alami adalah pilihan yang wajib. Namun, dengan memberikan cemilan yang dibuat sendiri bukan berarti bayi sama sekali tidak boleh mengonsumsi cemilan buatan pabrik.

Biskuit bisa menjadi makanan pendamping ASI. Namun, karena cemilan tersebut bukan olahan pribadi dan merupakan produksi massal dari pabrik, maka pengawet dan bahan non alami lain pasti dibubuhkan di dalamnya. Maka dari itu, pemberian biskuit bayi perlu dikurangi dan sebaiknya tidak dijadikan cemilan sehari-harinya.

Sebisa mungkin meminimalisir pemberian garam dan gula dalam kudapan bayi. Pemberian gula dan garam bagi bayi di bawah 7 bulan masih belum tepat. Perbanyak saja buah dan sayur dengan variasi setiap harinya.

Selain itu, nutrisi yang terkandung di cemilan yang Anda buat juga harus tepat sasaran. Sesuaikan dengan usia bayi. Jangan berikan cemilan yang belum sesuai dengan umurnya.

Fokus Dengan Manfaatnya
Manfaat dari cemilan bayi 7 bulan adalah hal yang penting yang menjadi perhatian orang tua. Jika Anda ingin memfokuskan diri pada imunitas datau daya tahan tubuh, maka olahlah bahan yang memiliki manfaat tersebut. Misalnya saja kacang hijau yang terdapat flavonoid yang dapat berguna sebagai anti mikroba.

Karena cemilan ini ditujukan bagi bayi di bawah 7 bulan, maka sesuaikan pula dengan kemampuan si kecil di umur itu. Jangan berikan makan cemilan yang berasal dari ayam, daging, atau ikan karena belum saatnya ia makan makanan tersebut. Bayi tidak akan mau memakannya.

Memang variasi cemilannya tak banyak. Sebagian besar hanyalah sajian kukus atau rebus. Namun memang begitulah seharusnya bayi 7 bulan menyantap kudapannya.

Lebih dari apapun, cemilan yang berasal dari buatan rumah akan lebih berarti bagi bayi. Apalagi jika si ibu yang membuatnya secara langsung. Selain itu ibu yang menyuapinya dengan telaten juga dapat mengembangkan rasa nyaman pada bayi.

Cemilan di sini hanya berfungsi sebagai pendamping ASI. Maka dari itu air susu ibulah yang menjadi konsumsi utama bayi. Bukan karena Anda telah memberikan cemilan bayi 7 bulan itu maka Anda tak perlu melanjutkan pemberian ASI-nya.
Baca selengkapnya »
12 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Disukai Bayi Sehat dan Bergizi

12 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Disukai Bayi Sehat dan Bergizi

Bertambahnya usia bayi tentu berpengaruh terhadap asupan gizi yang diberikan kepada bayi. Selain mendapatkan ASI dan susu formula, bayi usia 9 bulan juga membutuhkan asupan gizi lain berupa cemilan bayi usia 9 tahun yang sehat dan bergizi tinggi.

Anda dapat membuat cemilan dari bahan dasar sayuran maupun buah-buahan yang kaya akan vitamin. Selain itu, Anda juga dapat memberikan cemilan lain berupa makanan yang lunak seperti finger foods agar memudahkan bayi dalam menggigit dan menelan cemilan tersebut.

cemilan bayi usia 9 bulan, cemilan bayi 9 bulan, cemilan bayi, cemilan bayi umur 9 bulan, cemilan, makanan ringan untuk bayi, makanan bayi 9 bulan

Tekstur Cemilan untuk Bayi Usia 9 Bulan
Dalam memberikan asupan gizi yang baik untuk bayi, Anda perlu memperhatikan tekstur makanannya. Bayi usia 9 tahun memang sudah diperkenankan dengan makanan selain ASI atau susu formula.

Namun, jangan sampai memberikan makanan yang sifatnya padat dan susah untuk dicerna. Berilah makanan yang padat namun teksturnya lembut agar memudahkan bayi saat menelan. Berikut ini beberapa makanan yang mengandung tekstur lembut yang cocok untuk bayi:

Anda dapat memberikan makanan yang sedikit lebih padat seperti nasi dengan tekstur lembut dicampur dengan sayuran yang telah dimasak agar lebih bervariasi.

Baca juga:
14 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Bergizi, Bagus untuk Kesehatan 
10 Cemilan Sehat untuk Bayi 10 Bulan Bisa Dibuat Sendiri 
15 Cemilan Bayi 11 Bulan yang Aman dan Sehat buat Bayi

Anda juga dapat membuat cemilan bayi usia 9 bulan dengan potongan sayuran yang kecil serta buah-buahan yang memiliki tekstur lembut. Sayuran seperti kembang kol maupun brokoli juga baik diberikan kepada bayi. Anda juga dapat menambahkan wortel yang dipotong kecil-kecil sebagai tambahan vitamin untuk bayi.

Selain itu, Anda juga dapat memberikan cemilan yang dapat dipegang oleh tangan bayi. Hal tersebut dapat melatih bayi agar bisa makan sendiri. Cemilan seperti roti yang lembut serta beragam buah yang mudah dikunyah dapat Anda berikan kepada bayi agar bisa merangsang gigi dan struktur lidah bayi.

Berbagai Cemilan Sehat dan Bergizi Untuk Bayi Usia 9 Bulan
Cemilan bayi usia 9 bulan sangat bervariasi. Meskipun sudah diberikan ASI maupun susu formula, bayi juga memerlukan asupan gizi yang terdapat dalam makanan agar bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Selain berupa makanan finger foods yang kecil dan mudah ditelan, Anda juga dapat tetap memberikan asupan gizi dengan bubur yang dimix dengan aneka sayuran yang bergizi.

Selain beberapa cemilan berupa bubur yang dimix dengan sayuran, Anda juga dapat membuat cemilan yang lebih bervariasi lagi menggunakan sayuran dan buah-buahan yang kaya akan vitamin yang penting bagi tumbuh kembang bayi. Berikut ini beberapa cemilan bayi usia 9 tahun yang dapat Anda buat sendiri di rumah:

1. Bubur tim daging keju dan beras merah
Untuk bayi usia 9 bulan, bubur memang salah satu makanan yang disukai bayi. Agar bubur lebih bervariasi campurkan daging dan keju sehingga rasanya lebih nikmat dan tidak membuat bayi bosan.

Selain bubur tim keju, Anda juga dapat membuat bubur daging beras merah yang disukai bayi. Anda hanya tinggal mencampurkan beras merah yang sudah direbus matang dengan daging giling dan juga sayuran meliputi wortel, tomat, bayam, seledri serta tambahkan sedikit keju.

2. Bubur Kentang Tahu dan beras tuna sayur
Anda juga dapat membuat bubur dengan menggunakan kentang yang dicampur tahu. Selain memiliki tekstur yang lembut, kentang dan tahu juga kaya akan karbohidrat yang baik untuk bayi sehingga dapat tumbuh secara optimal.

Sayuran menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk membuat cemilan bayi usia 9 bulan yang penting untuk pertumbuhan bayi. Anda dapat membuat bubur dengan campuran berbagai macam sayuran dan juga ikan tuna yang sangat baik untuk bayi karena memiliki kandungan vitamin yang penting bagi kecerdasan otak bayi.


3. Bubur dari susu apel
Selain bubur yang dibuat dari beras, Anda dapat membuat variasi bubur dengan menggunakan buah apel yang dihaluskan dan dicampur dengan susu. Ini sangat mudah dibuat tanpa memerlukan bahan yang banyak.

4. Cemilan tahu sayur
Cemilan ini sangat disukai bayi karena tekstur yang lembut dan mudah ditelan. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mencampurkan tahu dengan aneka sayuran seperti wortel yang memiliki kandungan vitamin yang baik untuk pertumbuhan bayi.

5. Semur tahu daging
Selain tahu sayur, Anda juga dapat membuat semur tahu daging agar lebih bervariasi. Cara membuatnya juga sangat mudah dengan mencampurkan tahu dan daging yang sudah dihaluskan kemudian campur dengan sedikit air.

6. Campuran buah Avokad dan jeruk
Anda juga dapat membuat variasi cemilan bayi 9 bulan dengan buah-buahan seperti avokad dan jeruk. Cara membuatnya pun cukup mudah dengan memblender avokad kemudian campurkan dengan sedikit perasan air jeruk agar rasanya lebih enak.

7. Cemilan perkedel
Selain sebagai makanan untuk orang dewasa, perkedel juga dapat diberikan kepada bayi untuk cemilan. Anda hanya perlu menambahkan sedikit campuran daging sapi yang sudah digiling dan juga wortel agar rasanya lebih nikmat.

8. Ubi keju ungu
Ternyata ubi ungu juga dapat diberikan kepada bayi sebagai cemilan bayi usia 9 bulan. Ubi memiliki kandungan karbohidrat yang baik untuk tubuh bayi. Anda hanya tinggal mencampurkan ubi ungu yang telah dihaluskan dengan parutan keju kemudian aduk rata dan sajikan.

9. Sup ikan tuna
Sayuran yang ditambah dengan ikan tuna juga sangat disukai bayi. Anda dapat membuat cemilan ini sebagai pengganti bubur hanya dengan mencampurkan berbagai macam sayuran dengan ikan tuna yang kaya akan DHA untuk perkembangan kecerdasan otak.

10. Bola nasi sayur
Anda juga dapat membuat camilan yang bervariasi dengan bahan dasar nasi yang lembek. Kemudian campurkan dengan wortel yang sudah diparut, tahu dan telur ayam kampung. Setelah tercampur, buatlah bola-bola kecil dan sajikan untuk bayi Anda.

11. Nasi brokoli salmon
Selain nasi sayur, Anda juga dapat membuat nasi yang dicampur dengan brokoli dan ikan salmon yang memiliki kandungan DHA tinggi agar perkembangan bayi semakin optimal.

12. Nasi brokoli
Cemilan bayi usia 9 bulan lainnya adalah nasi brokoli. Cemilan ini juga sangat mudah dibuat dan hanya menggunakan bahan dasar nasi lembek yang dicampurkan dengan brokoli yang diiris kecil-kecil, kemudian sajikan kepada bayi.

Berbagai cemilan di atas dapat Anda buat dengan mudah serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi Anda.

Cemilan yang Dilarang Diberikan Kepada Bayi Usia 9 Bulan
Meskipun bayi usia 9 bulan sudah dibolehkan memakan cemilan selain bubur, namun tidak semua makanan dapat diberikan kepada bayi. Sebaiknya saat bayi berusia 9 bulan hindari memberikan makanan-makanan sebagai berikut:

1. Selai kacang
Kacang memang memiliki kandungan protein dan postasium yang baik untuk pertumbuhan bayi, namun cemilan jenis ini sebaiknya jangan diberikan kepada bayi karena memiliki tekstur yang lengket yang dapat berakibat pada timbulnya plak pada gigi bayi.

2. Kacang utuh
Selain selai, kacang utuh juga sebaiknya jangan diberikan sebagai cemilan bayi usia 9 bulan. Kacang mempunyai ukuran yang besar sehingga akan membuat bayi kesulitan saat menelan cemilan tersebut. Ini juga dapat berakibat pada kerusakan gigi bayi.

3. Putih telur
Selain kacang-kacangan, putih telur juga tidak baik dikonsumsi bayi usia 9 bulan. Terdapat banyak bakteri yang berbahaya yang dapat menyebabkan bayi terserang penyakit, khususnya penyakit perut.

4. Jus buah dalam kemasan
Jus buah sebenarnya mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun, hindari jus buah kemasan yang biasa dijual di toko-toko atau warung. Jus buah dalam kemasan mengandung pengawet yang berbahaya bagi pencernaan bayi.

5. Madu
Madu juga tidak baik dikonsumsi untuk bayi usia 9 tahun. Madu mengandung spora yang dapat myebabkan infeksi dalam tubuh bayi. Sebaiknya, hindari memberikan madu pada bayi Anda agar bayi Anda tetap sehat.

Itulah berbagai cemilan yang baik untuk bayi dan juga yang harus dihindari. Agar bayi Anda tumbuh dengan optimal, berilah dia ASI atau susu formula yang cukup serta makanan yang mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh bayi. Cemilan bayi usia 9 bulan di atas dapat Anda jadikan referensi untuk membuat cemilan yang mudah tanpa memerlukan banyak bahan dan juga waktu yang lama.
Baca selengkapnya »
14 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Bergizi, Bagus untuk Kesehatan

14 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Bergizi, Bagus untuk Kesehatan

Sangat penting bagi seorang ibu untuk selalu memperhatikan makanan yang di konsumsi oleh bayi 9 bulan. Pada usia tersebut, si kecil membutuhkan makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuhnya. Cemilan bayi berusia 9 bulan sangat bervariasi.

Pemberian makanan tambahan bagi si kecil harus disesuaikan dengan usia dan kondisi pencernaannya. Bayi yang baru berumur 1 bulan hanya bisa mengkonsumsi ASI karena saat itu kondisi pencernaannya masih dalam tahap perkembangan.

cemilan bayi 9 bulan, cemilan bayi, makanan bayi 9 bulan, makan ringan bayi 9 bulan, cemilan bayi sembilan bulan, cemilan bayi bergizi, cemilan bayi sehat,cemilan bayi

14 Cemilan Bayi 9 Bulan yang Bergizi dan Bernutrisi
Tambahan makanan bagi si kecil harus disesuaikan dengan usia agar pencernaannya dapat menerima makanan yang masuk. Seiring bertambahnya usia, seorang bayi akan memerlukan makanan tambahan selain ASI agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

ASI memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil, akan tetapi bagi bayi yang berusia 9 bulan hal itu belumlah cukup. Bayi 9 bulan memerlukan asupan makanan yang lebih banyak dibandingkan bayi yang berusia dibawah 5 bulan.

Sebagai seorang ibu, Anda harus mengetahui makanan tambahan apa saja yang mampu memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi si kecil agar dia dapat tumbuh kembang dengan baik. Berikut ini akan dipaparkan beberapa jenis makanan tambahan yang dapat Anda berikan kepada buah hati.

Baca juga:
10 Cemilan Sehat untuk Bayi 10 Bulan Bisa Dibuat Sendiri
15 Cemilan Bayi 11 Bulan yang Aman dan Sehat buat Bayi
13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan yang Sehat dan Bergizi 

1. Tim Alpukat
Salah satu makanan tambahan yang dapat Anda jadikan cemilan bayi berusia 9 bulan adalah buah alpukat. Sudah tidak diragukan lagi bahwa buah alpukat memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang dapat berguna bagi tumbuh kembang si kecil.

Cara menyajikan buah yang memiliki biji berukuran besar ini tidaklah sulit, cukup dengan mengukus buah alpukat selama 10 menit kemudian dicampurkan ke dalam ASI atau susu formula. Tekstur buah alpukat yang lembut memudahkan buah hati untuk mencernanya.

2. Wortel Rebus atau Kukus
Wortel rebus atau kukus memiliki banyak manfaat bagi tubuh si kecil karena memiliki berbagai kandungan gizi, nutrisi dan vitamin. Anda dapat memberikan wortel rebus kepada si kecil sebagai cemilan bayi berusia 9 bulan.  Wortel rebus dapat merangsang pertumbuhan gigi buah hati Anda.

3. Bubur dari Susu Apel
Makanan tambahan untuk si kecil harus memiliki tekstur yang lembut agar mudah dicerna. Apel memiliki kandungan gizi, vitamin dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan buah hati. Jika dalam bentuk utuh bayi tidak mampu memakannya, maka harus dirubah cara penyajiannya.

Salah satu cara penyajian apel agar mampu dikonsumsi dan dicerna oleh bayi adalah dengan membuat bubur dari susu apel. Cara membuatnya tidaklah sulit, cukup dengan menghaluskan apel dan kemudian dicampurkan dengan susu.

4. Tahu Kukus
Salah satu makanan yang dapat dijadikan cemilan bayi berusia 9 bulan adalah tahu. Anda dapat mencuci tahu tersebut dengan air bersih, kemudian mengukusnya terlebih dahulu sebelum disajikan kepada si kecil.

5. Pepaya
Anda dapat memberikan pepaya yang sudah matang kepada buah hati untuk disajikan sebagai cemilan bayi berusia 9 bulan. Buah pepaya disajikan dalam bentuk potongan-potongan kecil. Buah pepaya berkhasiat untuk memperlancar buang air besar bagi si kecil.

6. Mangga
Mangga dapat dijadikan sebagai cemilan bayi berusia 9 bulan karena mengandung nutrisi yang cukup penting bagi bayi. Anda dapat memberikan buah mangga yang telah matang dan memiliki rasa manis kepada si kecil.

7. Kentang Rebus atau Kukus
Pengolahan kentang untuk cemilan bayi berusia 9 bulan dapat dengan cara dikukus atau direbus. Kentang memiliki kandungan karbohidrat, kalsium dan nutrisi yang sangat baik untuk tumbuh kembang bayi Anda.


8. Bubur Kacang Hijau
Cemilan bayi berusia 9 bulan yang selanjutnya adalah bubur kacang hijau. Anda dapat membuat bubur kacang hijau untuk makanan tambahan bayi atau bisa juga dijadikan sebagai menu utama bagi si kecil.

9. Pisang
Buah lain yang dapat dijadikan sebagai makanan tambahan bagi si kecil adalah pisang. Buah yang berwarna kuning tersebut memiliki kandungan kalsium, magnesium, vitamin dan zat gizi lainnya yang sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan buah hati.

10. Ubi Ungu Keju
Ubi ungu dapat dijadikan sebagai cemilan bayi berusia 9 bulan sebagai pendamping ASI. Adapun cara untuk menyajikannya yaitu dengan mengukus ubi ungu kemudian menghaluskannya dan dicampurkan dengan keju sehingga akan lebih mudah dicerna oleh bayi.

11. Perkedel
Perkedel merupakan makanan yang menggunakan kentang sebagai bahan bakunya. Perkedel dapat dijadikan sebagai makanan tambahan bagi buah hati. Anda dapat menambahkan daging ayam ataupun daging sapi giling ke dalam perkedel agar rasanya lebih nikmat.

12. Buncis Kukus
Buncis merupakan sayuran yang kerap kali digunakan untuk membuat sayur sop. Adapun cara menyajikannya pada si kecil yaitu dengan memotong buncis menjadi dua bagian agar dia dapat dengan mudah menjangkau menggunakan mulutnya.

13. Buah Naga
Anda dapat mengenalkan buah naga kepada si kecil dengan mencoba untuk memberikannya sedikit demi sedikit. Buah naga memiliki berbagai kandungan yang dapat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Ketika si kecil mengkonsumsi buah naga, maka fesesnya akan berwarna merah.

14. Strawberry
Strawberry merupakan salah satu buah yang sangat populer. Anda dapat memberikan strawberry kepada si kecil untuk memenuhi nutrisi harian yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Adapun cara menyajikannya, dapat dilakukan secara langsung atau dengan mengukusnya terlebih dahulu.

Panduan Cemilan Sehat Bagi Si Kecil
Sebagai orang tua, Anda harus memperhatikan menu makan si kecil. Sangat penting untuk memberikan cemilan sehat bagi buah hati. Berikut ini akan dipaparkan beberapa poin mengenai panduan cemilan sehat bagi si kecil.

1. Jadikan Sayuran sebagai Cemilan
Sayuran tidak hanya dapat dijadikan sebagai menu utama, namun dapat dijadikan juga sebagai menu sampingan yaitu dengan merebus atau mengukusnya terlebih dahulu. Kemudian sayuran yang telah direbus atau dikukus tersebut diberikan kepada bayi disela-sela aktivitasnya agar dijadikan cemilan.

2. Jadikan Buah sebagai Cemilan
Buah-buahan merupakan salah satu makanan yang banyak disukai oleh bayi. Kandungan vitamin dan berbagai nutrisi yang terdapat pada buah dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi. Selain itu, buah-buahan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan si kecil.

3. Pilihlah Cemilan yang Mengandung Banyak Nutrisi
Ada banyak pilihan cemilan yang dapat Anda berikan untuk si kecil, namun pastikan bahwa makanan tersebut mengandung banyak nutrisi. Seorang bayi sangat membutuhkan asupan gizi dan nutrisi agar dapat tumbuh kembang dengan baik.

Tips Memilih Cemilan yang Tepat untuk Bayi
Seorang ibu yang baru memiliki buah hati belum mengetahui cara memilih cemilan yang tepat untuk bayi. Apabila Anda memberi cemilan yang tidak tepat pada si kecil, maka dia akan menolak untuk memakan makanan tersebut. Berikut ini akan dipaparkan tips memilih cemilan yang tepat untuk bayi.

1. Ukuran Makanan Pas di Tangan Anak
Kegiatan ngemil tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi bayi, namun kegiatan tersebut juga mampu menstimulasi kemampuan motorik dan melatih self-feeding skill. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyediakan ukuran makanan yang pas di tangan si kecil.

Pastikan bahwa ukuran makanan tidak terlalu kecil untuk digenggam oleh si kecil dan tidak terlalu besar agar makanan dapat masuk dengan pas ke dalam mulutnya. Pada intinya, Anda harus menyediakan ukuran makanan yang ideal bagi si kecil.

2. Makanan Kaya akan Nutrisi
Jangan pernah memberikan makanan yang tidak memiliki kandungan gizi ataupun nutrisi kepada si kecil karena hal tersebut dapat membuatnya jatuh sakit. Seorang bayi membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang cukup untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. 

3. Mudah Hancur di Mulut
Pada umumnya bayi yang berusia 9 bulan baru memiliki dua buah gigi di bagian bawah sehingga dia belum mampu mengunyah makanan dengan baik. Oleh karena itu, Anda harus menyediakan makanan yang lembut dan mudah hancur ketika masuk ke dalam mulut.

Demikianlah penjelasan mengenai cemilan bayi berusia 9 bulan. Ada banyak cemilan yang dapat diberikan kepada bayi berusia  bulan. Namun sebagai orang tua, Anda tetap harus memperhatikan nilai gizi dan nutrisi yang terkandung dalam makanan yang di konsumsi oleh buah hati.
Baca selengkapnya »
10 Cemilan Sehat untuk Bayi 10 Bulan Bisa Dibuat Sendiri

10 Cemilan Sehat untuk Bayi 10 Bulan Bisa Dibuat Sendiri

Memasuki umur 10 bulan, bayi mulai bisa belajar merangkak dan tumbuh gigi. Pertumbuhan gigi tersebut perlu dibarengi dengan nutrisi seimbang berupa makanan utama dan camilan. Terdapat beragam jenis cemilan sehat untuk bayi 10 bulan yang bisa Anda buat sendiri di rumah.

Cemilan disini berfungsi sebagai makanan pendamping bayi. Makanan-makanan yang dipotong kecil dengan campuran beberapa jenis buah dapat Anda coba pada si kecil. Namun, pastikan kandungan gizinya pas dan seimbang agar bayi tidak tumbuh dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

cemilan bayi, cemilan bayi 10 bulan, cemilan sehat untuk bayi, cemilan sehat untuk bayi 10 bulan, makanan ringan untuk bayi, cemilan bayi umur 10 bulan, cemilan, bayi

Cemilan Sehat Sederhana bagi Si Kecil
Anda dapat mulai mengolah cemilan sehat sederhana yang menunjang pertumbuhan si kecil. Buah dan sayur adalah bahan makanan alami yang cocok untuknya. Dikombinasikan dengan jenis makanan yang lain, pastinya dapat membuat nafsu makan bayi bertambah.

1. Agar-Agar Sari Buah
Sesuai dengan namanya cemilan sehat untuk bayi 10 bulan ini bahan dasarnya adalah agar-agar. Agar-agar yang digunakan adalah yang berjenis hambar atau tanpa rasa. Tambahkan pula perasan jeruk, air putih, jus mangga, dan sedikit gula untuk memperkaya rasa.

Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan satu bungkus agar-agar tersebut dengan setengah sendok makan gula, segelas jus mangga, setengah gelas perasan jeruk, dan dua gelas air putih. Masak hingga mendidih. Jika sudah matang maka masukkan ke dalam cetakan lucu agar bayi tertarik untuk makan.

Baca juga:
15 Cemilan Bayi 11 Bulan yang Aman dan Sehat buat Bayi
13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan yang Sehat dan Bergizi
Begini Cara Tengkurapkan Bayi agar Tidak Cedera dan Aman

2. Bubur Apel dan Labu
Bahan yang perlu Anda siapkan disini adalah 2 cangkir apel tanpa biji yang telah dicincang, secangkir labu yang dipotong dadu, air putih, dan kayu manis secukupnya. Mulai dengan mencampurkan semua bahan ke dalam panci dan masak dengan api kecil. Tunggu hingga apel dan labu menjadi empuk, lalu dinginkan dan hancurkan hingga teksturnya selembut bubur.

3. Bubur Ayam dan Apel
Cemilan sehat untuk bayi 10 bulan berikutnya adalah bubur apel dan labu. Apel rupanya menjadi primadona untuk bayi. Hal itu dikarenakan kandungan vitamin C yang tinggi sehingga baik untuk si kecil.

Siapkan sepertiga cangkir ayam tanpa tulang yang telah dimasak sampai matang, seperempat apel yang telah dimasak sampai empuk, kayu manis dan wortel secukupnya. Campurkan semua bahan menjadi satu lalu blenderlah. Haluskan lagi jika hasilnya belum maksimal dan tambahkan sedikit air jika teksturnya terlalu tebal.

4. Banana Cheese Cake
Variasi lain dalam cemilan sehat untuk bayi 10 bulan yaitu cheese cake berbahan dasar pisang. Bahan utamanya tentu saja satu buah pisang berjenis pisang ambon, 2 butir kuning telur, dua sendok makan olive oil, 100 gram oat, keju, dan kismis sebagai topping. Cara membuatnya sama seperti pembuatan kue pada umumnya.

Kocok terlebih dahulu kuning telur hingga mengembang, lalu campurkan pisang ambon, oat, dan olive oil, dan aduk jadi satu. Setelah rata, masukan adonan tersebut pada loyang dan beri taburan keju dan kismis di atasnya. Masak di double pan selama kurang lebih 10 menit, dan banana cheese cake siap disajikan.

5. Puding Biskuit
Anda yang memiliki banyak stok biskuit di rumah namun bingung mengolahnya, resep yang satu ini mungkin bisa dicoba. Bahan cemilan sehat untuk bayi 10 bulan ini antara lain satu sendok makan agar-agar putih, 2 buah biskuit, dan air mineral. Masak agar-agar dan biskuit yang telah diremukkan, aduk hingga merata, dan masukkan adonan dalam cetakan.

6. Apple Oat Cookies
100 gram oat, 50 gram mentega, 70 gram tepung terigu, jus apel, dan kismis adalah bahan-bahan untuk membuat cemilan sehat untuk bayi 10 bulan yang satu ini. Campurkan semua bahan menjadi satu (tanpa kismis) dan aduk sampai rata. Cetak menggunakan cetakan kukis dan taburi kismis di tiap kepingnya, lalu masak dalam oven selama 15 menit.

7. Carrot Cake
Bagi Anda orang tua yang sedang belajar menanamkan kegemaran makan sayur sejak kecil, maka cemilan sehat untuk bayi 10 bulan ini jawabannya. Carrot cake atau kue wortel memiliki banyak manfaat yang berhubungan dengan kesehatan mata bayi. Mulai dari vitamin A, B, C , E, K, beta karoten, protein, hingga karbohidrat terkandung di wortel.

Yang dibutuhkan dalam membuat olahan ini adalah wortel yang sudah dikukus, 2 butir kuning telur, 100 gram oat, 3 sendok takar sufor, dan 2 sendok makan olive oil. Kocok telur tersebut sebelum mencampurkannya dengan semua bahan lain. Tuang ke cetakan yang telah diolesi mentega, taburi dengan keju parut, dan panaskan dengan oven selama kurang lebih 15 menit.


8. Puding Beras Merah dengan Saus Apel
Makanan ini tergolong dalam cemilan yang empuk dan kenyal, sehingga memungkinkan bayi mengunyah dengan mudah. Sediakan satu sendok makan tepung beras organik, satu sendok makan agar-agar plain, jus apel, air, dan susu kedelai untuk membuat pudingnya. Sedang untuk saus apelnya siapkan sebuah apel yang telah diblender dengan air matang, dan satu sendok tepung maizena.

Masak bahan untuk pudingnya seperti membuat agar-agar biasa hingga matang. Setelah mendidih, tambahkan susu kedelai, aduk rata dan tuang dalam cetakan. Untuk saus apelnya, Anda perlu mencampurkan kedua bahan dan masak di api sedang hingga mengental.

9. Pudding Yoghurt Apel Pir
Cemilan sehat untuk bayi 10 bulan ini tergolong sangat segar karena menggabungkan buah-buahan dan yoghurt. Cara membuatnyapun simpel. Anda hanya memasak bahan yang terdiri dari agar-agar putih, sebuah apel, sebuah pir, 5 sendok makan yoghurt plain, dan air putih.

10. Bubur Bayam Manis
Kembali ke sayuran sebagai menu utama, Anda perlu 3 takar bayam, sebuah pisang, dan air. Kukus bayam tersebut selama kurang lebih 6 menit sampai layu. Campurkan bayam tersebut dengan pisang dan air lalu blender.

Bahan Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bayi
Kendati banyak bahan bisa dijadikan sebagai cemilan sehat untuk bayi 10 bulan, ada pula bahan yang harus dihindari. Makanan yang tidak boleh dikonsumsi bayi ini boleh jadi berhubungan dengan nutrisi yang mereka perlukan. Anda tidak boleh asal mencampurkan berbagai jenis bahan makanan karena bayi memerlukan pengawasan ekstra dalam memilah makanan.

Bahan Makanan yang tak boleh dikonsumsi antara lain:
1. Makanan berkalori dan lemak rendah, namun tinggi serat
2. Telur yang tidak matang
3. Biji-bijian yang tidak diolah
4. Garam dan penyedap rasa
5. Ikan yang memiliki banyak duri dan ikan mentah
6. Gula Berlebihan

Puding dan Buah Pilihan Terbaik
Sebaik-baiknya bahan makanan sebagai cemilan sehat untuk bayi 10 bulan adalah buah. Buah yang diolah menjadi puding adalah pilihan yang paling tepat. Kandungan buah dan teksturnya yang lembut menjadi alasan utamanya.

Beberapa buah yang dapat dimanfaatkan selain yang disebut di atas adalah pepaya, nanas, jeruk, dan melon. Buah tersebut mengandung anti oksidan yang baik bagi pertumbuhannya. Selain itu kandungan mineral, lemak, karbohidrat, dan protein juga dipertimbangkan matang-matang.

Di usia 10 bulan, gigi-gigi kecil akan tumbuh dan sering kali membuat bayi gatal. Kesempatan itulah yang dapat Anda manfaatkan untuk memberikan makanan pendamping. Bayi akan cenderung penasaran dengan jenis makanan baru terlebih jika Anda ikut memakannya.

Anda dapat mulai melatih menjajalkan makanan itu dengan membiarkannya makan sendiri. Tunggu hingga 3 hari sebelum memberikan cemilan lain. Hal itu dilakukan untuk mengenali apabila si kecil memiliki jenis alergi pada bahan makanan tertentu.

Jangan lupa awasi si kecil saat ia makan cemilannya. Gunakan pula peralatan makan yang aman dan tidak tajam. Bentuk piring atau gelas yang lucu bisa menambah semangat bayi Anda saat melihatnya.

Apabila sekiranya bayi Anda menyukai cemilan tersebut dan sudah masuk ke tahap konsumsi berlebihan, maka dapat dikurangi sedikit demi sedikit. Bayi yang gemuk memang menggemaskan, namun obesitas juga bukan hal yang baik. Perhatikan dengan baik asupan gizinya hingga ia besar nanti.

Sebagai orang tua Anda bisa pula mengonsultasikannya pada dokter sebelum membuat cemilan sehat untuk bayi 10 bulan. Apabila si kecil merasa gatal-gatal atau mengindikasikan adanya alergi pada bahan makanan tertentu, maka hentikan konsumsinya. Beralih saja ke jenis cemilan lain yang sekiranya cocok untuk bayi Anda.
Baca selengkapnya »
15 Cemilan Bayi 11 Bulan yang Aman dan Sehat buat Bayi

15 Cemilan Bayi 11 Bulan yang Aman dan Sehat buat Bayi

Memiliki buah hati yang masih bayi tentunya memerlukan perhatian khusus terutama untuk pilihan jenis makanan yang bisa dikonsumsinya. Memilih makanan cemilan bayi 11 bulan tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang cocok. Dengan begitu bayi Anda akan selalu terpenuhi nutrisinya.

Makanan yang dikonsumsi bayi setiap harinya tentu sangat mempengaruhi kemajuan perkembangan fisik dan tingkat kecerdasannya. Maka dari itu sebelum memberikan cemilan atau makanan untuk si kecil, Anda perlu mengetahui apa saja makanan yang paling bagus dan memiliki gizi yang lengkap.

cemilan bayi, cemilan bayi 11 bulan, makanan bayi 11 bulan, cemilan bayi sehat, cemilan bayi aman, cemilan, bayi

15 Ragam Cemilan Bayi 11 Bulan yang Sehat untuk Buah Hati Tercinta
Bayi yang sudah menginjak usia 11 bulan pada umumnya sudah semakin aktif baik dari gerak fisiknya, ataupun kemampuan berbicaranya. Untuk membantunya semakin cerdas dan sehat, Anda perlu memberikan cemilan-cemilan yang bernutrisi tinggi agar perkembangannya seimbang. 

Lantas apa saja cemilan bayi 11 bulan yang sehat dan aman dikonsumsi untuk sehari-hari? Berikut penjelasannya untuk Anda:

1. Kentang kukus
Bayi yang sudah berusia 11 bulan tentu membutuhkan berbagai nutrisi dan gizi yang lebih banyak, salah satunya karbohidrat. Untuk camilannya, Anda dapat membuatkan makanan sehat dengan membuatkan kentang yang dikukus atau direbus. Untuk variasi lain Anda bisa mengolahnya menjadi mash potato.

Cemilan bayi 11 bulan yang terbuat dari kentang dapat memberikan rasa kenyang yang cukup lama karena terdapat kandungan karbohidrat. Dengan begitu cemilan ini bisa menjadi pengganti nasi.

Baca juga:
13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan yang Sehat dan Bergizi 
Begini Cara Tengkurapkan Bayi agar Tidak Cedera dan Aman 
10 Penyebab Bayi Diare di Usia 1 - 9 Bulan, Catat Ya Bun!

2. Bulir jeruk
Jeruk memiliki serat dan vitamin C yang tinggi yang bagus untuk nutrisi si kecil. Buah jeruk bisa dikonsumsi dengan aman oleh bayi Anda. Caranya kupas kulit jeruk yang tipis, hingga yang tersisa adalah bulir-bulir jeruknya. Jeruk yang dijadikan bulir akan lebih mudah dikonsumsi dan dicerna oleh bayi.

3. Bubur kacang hijau
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sehingga bagus untuk dikonsumsi bayi. Cara mengolah kacang hijau agar bisa dikonsumsi bayi adalah dengan membuatkannya menjadi bubur kacang. Dengan begitu selain lebih enak, bayi juga lebih mudah mengkonsumsinya.

4. Tim alpukat
Buah alpukat memiliki vitamin E tinggi yang bagus untuk kesehatan kulit dan dapat melancarkan pencernaan si kecil. Cara mengolahnya, Anda dapat membuat tim alpukat dengan mengukus alpukat sekitar 10 menit. Untuk tambahan, Anda bisa mencampurkannya dengan ASI atau susu formula.

5. Brokoli kukus
Brokoli yang dikukus sangat bagus untuk kesehatan bayi sehingga cocok untuk dijadikan sebagai cemilan bayi 11 bulan. Untuk variasinya, Anda juga bisa mengkombinasikan brokoli kukus dengan jus jeruk. Dengan menu camilan yang berbeda tentunya dapat membuat menu cemilan menjadi lebih menarik.

6. Buncis kukus
Jenis sayuran lain yang dapat dijadikan sebagai camilan bayi adalah buncis yang dikukus. Agar bayi dapat lebih mudah untuk memakannya, Anda bisa memotong buncis menjadi 2 atau 3 bagian agar lebih pendek dan mudah digenggam oleh tangannya yang mungil.

7. Pepaya
Pepaya  sangat baik dikonsumsi oleh bayi karena memiliki vitamin yang bagus untuk pencernaannya. Buah pepaya sangat bagus untuk dijadikan cemilan sehari-hari bayi karena dapat mencegah sembelit dan melancarkan sistem pencernaan seperti saat buang air besar.

8. Pisang
Pisang sangat bagus untuk dijadikan cemilan bayi 11 bulan karena memiliki kandungan vitamin, magnesium, kalsium, dan zat gizi lainnya. Semua kandungan tersebut sangat baik bagi pertumbuhan si kecil sehingga cocok dijadikan cemilan sehari-hari.


9. Buah Naga
Buah naga tak hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa saja, tapi juga bagus untuk bayi berusia 11 bulan. Warna buah yang mencolok tentu dapat menarik perhatian si bayi sehingga bayi akan merasa senang saat mengkonsumsinya.

10. Buah mangga
Buah mangga, selain memiliki warna yang cerah juga memiliki harum yang menggoda terutama buah harumanis. Bau buah yang harum juga dapat menarik selera si kecil sehingga membuatnya lebih lahap saat memakannya.

Untuk penyajiannya, Anda bisa memotongnya kecil-kecil seperti bentuk dadu. Berikan mangga yang sudah matang dan manis untuk si bayi. Cemilan dari buah mangga sangat bagus untuk kebutuhan nutrisi buah hati Anda.

11. Tahu Kukus
Tahu memiliki kandungan protein yang bagus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si bayi. Tahu yang dikukus dapat menjadi cemilan bayi 11 bulan yang aman dan sehat dikonsumsi. Sebelum mengukusnya, jangan lupa untuk mencuci tahu terlebih dahulu agar bersih.

12. Stroberi
Cemilan untuk bayi usia 11 bulan berikutnya adalah buah stroberi. Buah ini sangat bagus untuk dikonsumsi karena memiliki vitamin yang bagus untuk kesehatan si bayi. Anda bisa memberikan buah stroberi yang berwarna merah segar dan manis.

Namun jika bayi Anda masih kesulitan untuk mengunyahnya, Anda dapat mengukusnya terlebih dahulu agar teksturnya menjadi lebih lembut dan mudah dicerna.

13. Wortel rebus
Wortel yang direbus sangat cocok untuk dijadikan cemilan bayi 11 bulan yang sehat dan aman dikonsumsi. Wortel yang sudah direbus akan menjadi lebih lembut sehingga mudah untuk dikunyah dan ditelan oleh bayi Anda.

14. Puding susu dan pudding cokelat
Jika Anda ingin mengenalkan variasi menu baru pada si kecil, Anda bisa mencoba membuatkan pudding susu ataupun pudding coklat. Tekstur yang agak kenyal dapat memberikan pengalaman baru bagi si kecil.

15. Biskuit gandum
Jika ingin memberikan cemilan snack ringan, Anda bisa memberikannya biskuit gandum. Biskuit gandum sangat baik untuk kesehatan bayi. Selain itu biskuit yang berbahan dasar gandum dapat memberikan efek kenyang yang cukup lama.

Untuk menambahkan rasa cemilan lebih enak Anda bisa menambahkan beberapa topping yang menarik. Keju dapat dijadikan sebagai tambahan dalam cemilan agar rasanya lebih enak. Keju dapat ditambahkan saat Anda membuat cemilan tim brokoli, buah naga, atau yang lainnya.

Dengan variasi yang selalu berbeda tentunya si kecil akan selalu bersemangat saat jadwal makan sudah tiba. Jika bayi Anda memiliki selera makan yang baik tentunya tumbuh kembangnya akan berjalan sangat baik.

Waktu yang Tepat untuk Makan Cemilan Bagi Bayi Usia 11 Bulan
Memberikan cemilan bagi si kecil tentunya tidak bisa diberikan sembarangan. Anda perlu memberikannya pada waktu yang tepat agar nutrisinya dapat diserap dengan baik oleh tubuh. Untuk menentukan kapan waktu yang tepat memberikan cemilan, Anda bisa menyesuaikannya dengan jadwal makan bayi Anda.

Selain disesuaikan dengan jadwal makan, Anda juga perlu menyesuaikannya dengan jadwal tidurnya.

Berikut adalah contoh mengatur jadwal makan dan jadwal makan cemilan bayi 11 bulan:
- Makan pagi dan ASI jam 07.00
- Makan cemilan buah atau biskuit jam 09.00
- Makan siang jam 12.00
- Tidur siang jam 13.30 sampai 16.00
- Mandi sore jam 16.00 setelah bangun tidur
- Makan cemilan berat seperti bubur kacang atau kentang rebus jam 17.00

Selain jadwal tersebut, Anda juga dapat membuat jadwal makan bayi sendiri. Namun jangan lupa untuk memperhatikan variasi menu yang diberikan pada si kecil setiap harinya agar bayi Anda tidak merasa bosan.

Hal ini menjadi hal yang penting karena jika bayi sudah merasa jenuh dan bosan dengan menu makanannya, ia akan mulai malas untuk makan dan dapat menghambat pertumbuhannya. Maka dari itu Anda perlu mengkombinasikan cemilannya setiap hari seunik dan semenarik mungkin.

Mengenali Alergi Makanan Pada Bayi 11 Bulan
Tidak hanya orang dewasa saja yang memiliki alergi, bayi usia 11 bulan pun bisa memiliki alergi pada makanan tertentu. Untuk itu, agar makanan yang Anda berikan tepat, Anda perlu mengenali jenis makanan yang dapat membuat bayi Anda alergi.

Beberapa makanan yang bisa membuat bayi alergi di antaranya adalah telur, susu sapi, kacang-kacangan, ikan, dan jenis seafood seperti cumi dan udang. Selain itu, perhatikan pula asupan garam dan gula yang terdapat dalam makanan bayi agar gizi yang masuk tetap seimbang.

Untuk cemilan bayi 11 bulan, jangan berikan gula dan garam terlalu sering karena dapat memberikan efek buruk untuk pencernaan bayi Anda. Kelebihan gula dapat membuat metabolisme pada tubuh bayi menjadi terganggu.

Memilih cemilan bayi 11 bulan tentunya bukan hanya sekedar enak dan tidaknya saja, tapi juga harus diperhatikan keseimbangan gizi dan nutrisinya. Selain itu, perhatikan pula makanan yang bisa memungkinkan bayi Anda menu cemilan yang Anda berikan tidak salah.
Baca selengkapnya »
13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan yang Sehat dan Bergizi

13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan yang Sehat dan Bergizi

Usia bayi yang menginjak 11 bulan pasti akan menunjukkan beberapa perkembangan yang signifikan. Perkembangan tersebut terjadi pada seluruh fisik atau motorik maupun psikis bayi. Sehingga pada masa ini perlu diberikan variasi makanan bayi 11 bulan yang sehat dan bergizi.

Pertumbuhan motorik yang terjadi pada bayi 11 bulan biasanya bisa dilihat dari semakin kokohnya kaki bayi sehingga bayi mulai dapat berjalan beberapa langkah. Pada usia ini, bayi juga mulai aktif berbicara dan mengenal kata-kata.

makanan bayi usia 11 bulan, cemilan bayi 11 bulan, makanan bayi, cemilan bayi, makanan bayi sehat, makanan bayi bergizi usia 11 bulan

13 Variasi Makanan Bayi 11 Bulan
variasi makanan bayi 11 bulan harus mampu memenuhi kebutuhan energi sebesar 650 kkal. Sumber energi tersebut bisa didapatkan dari telur, kacang-kacangan, ikan, tahu, tempe, dan unggas.

Tidak hanya sumber energi yang harus dipenuhi, kalsium yang dibutuhkan bayi sebesar 400 mg juga harus terpenuhi. Kalsium bisa didapat dari sayuran hijau dan buah-buahan.

Selain energi dan kalsium, selanjutnya ada zat besi. Zat besi yang dibutuhkan bayi 11 bulan hanya sekitar 8 mg. Meskipun sedikit, zat besi berperan sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Bayi yang kekurangan zat besi pertumbuhan dan tingkah lakunya akan terganggu, termasuk juga kecerdasannya.

Baca juga:
Bayi Tidur Tengkurap, Hati-Hati! 5 Bahaya ini Mengintai 
10 Penyebab Bayi Diare di Usia 1 - 9 Bulan, Catat Ya Bun!
9 Cara Menghilangkan Biang Keringat pada Bayi yang Terbukti Ampuh

Berikut adalah 13 variasi makanan bayi 11 bulan yang akan memenuhi semua  nutrisi bayi:

1. Orak arik telur
Bahan yang dibutuhkan adalah telur ayam, blansir atau kacang merah, wortel, bawang putih bubuk, keju, garam, dan mentega.  Makanan ini berguna sebagi pendamping ASI.

2. Pepes tahu
Bahannya terdiri dari tahu sutra, garam, telur, sereh, daun salam, dan wortel. Karena berupa pepes bisa dibungkus dengan daun pisang kemudian di kukus.

3. Tim telur
Tim telur berbahan dasar nasi dengan tambahan telur, garam, air dan minyak goreng untuk membuat orak-arik telur. Cara memasaknya langsung di tim seperti cara mengetim nasi biasanya.

4. Sop ayam
Sop ayam ini merupakan menu makanan yang berupa sayur atau kuah. Bahannya ayam yang dicincang, bawang merah, dan ditambah sayuran wortel atau brokoli. Bumbunya berupa bawang putih dan bawang bombai, kaldu ayam, dan seledri.

5. Oat kiwi rasa keju
Seperti namanya oat, bahan dasarnya adalah oat yang tidak mengandung banyak gula yang dicampur dengan air mendidih, kemudian kiwi masak, lalu beri toping keju. Bisa juga air panas diganti dengan susu.

6. Macaroni bayam
Bahan yang dibutuhkan adalah macaroni, daun bayam, kuning telur, dan butternut parut, bumbui dengan kaldu ayam. Bisa juga ditambah keju.

7. Muntahu udang
Bahan dasarnya adalah tahu dan udang (bisa di cincang atau di haluskan) kemudian bumbunya bawang putih dan bawang bombai yang dicincang halus, margarine, kaldu ayam dan tepung terigu.

8. Nasi goreng telur
Bahannya sederhana sekali yaitu telur, nasi, dan mentega. Untuk kebutuhan sayurnya, bisa ditambahkan wortel, tomat, atau lain-lain.


9. Nasi tim tahu keju
Bahannya beras, wortel parut, dan air. Nasi tim ini di buat dengan lauk pepes tahu keju, pepes tersebut menggunakan bahan wortel parut, tahu putih, keju, dan bawang merah-bawang putih.

10. Sop ikan
Ikan yang digunakan bisa ikan apa saja, namun pada resep ini yang digunakan adalah ikan ekor kuning, dengan bahan tambahan buncis, wortel, tahu putih. Untuk penyedap bisa di tambahkan daun bawang, bawang bombai, dan seledri.

11. Macaroni salmon
Bahan macaroninya terdiri dari kentang, macaroni, dan telur. Sedangkan salmonnya dibuat sebagai saosnya dengan campuran tomat cherry, kembang kol, wortel, kaldu salmon, daun bawang, dan bawang bombai. Saus ini ditumis dengan unsalted butter.

12. Otak-otak ikan tengiri dan tahu
Bahan dasarnya adalah tahu dan ikan tengiri. Bahan tersebut dicampur dengan santan, tepung terigu, daun bawang, telur, bawang putih dan bawang merah, lalu di bungkus daun pisang.

13. Aglio glio
Makanan ini hampir mirip dengan spageti, hanya saja ini untuk bayi. Bahan utamanya mie pasta, kemudian ayam (cincang), wortel, brokoli, dan bawang merah, bawang putih serta olive oil.

Tips Memasak Berbagai Makanan Bayi Usia 11 Bulan
Bayi pada usia 11 bulan akan terlihat sangat aktif, karena usia inilah bayi akan mulai belajar berjalan, dan berbicara. Selain itu pada usia ini terkadang bayi mulai tumbuh gigi, jadi kerewelan bayi usia 11 bulan sudah biasa terjadi.

Menjaga kesehatan bayi di usia ini sangatlah penting, agar si mungil senantiasa terlihat ceria dan menggemaskan. Kesehatan terebut dapat dijaga dengan memberi variasi makanan bayi 11 bulan yang sesuai.

Perlu diperhatikan juga, dalam memasak variasi makanan bayi 11 bulan harus tepat. Jangan sampai makanan untuk si kecil menjadi menyakitkan. Berikut adalah tips memasak makanan untuk bayi:

1. Haluskan bahan yang dirasa keras dan sulit tertelan apalagi untuk bayi yang belum tumbuh gigi.
2. Potong kecil-kecil sayuran yang tidak dihaluskan agar cepat matang.
3. Memasak makanan dengan suhu yang tidak terlalu tinggi, karena suhu tinggi akan membuat kandungan nutrisi di dalam makanan hilang dan terurai.
4. Jangan gunakan terlalu banyak minyak goreng. Alangkah lebih baik saat memasak variasi makanan bayi 11 bulan menggunakan mentega  atau margarin.
5. Jangan sekali-kali mencoba menambahkan penyedap rasa atau micin. Micin tidak baik untuk kesehatan bayi.
6. Pastikan semua bahan makanan bersih dan sehat. Ketahui pula bahwa si kecil tidak memiliki alergi dengan bahan makanan yang Anda masak.
7. Jangan memanaskan lagi atau menyiangi makanan yang mengandung susu dan bayam.

Mengatur Pola Makan Bayi Usia 11 Bulan
Pola makan bayi harus selalu terjaga, apalagi dalam usianya 11 bulan. variasi makanan bayi 11 bulan harus mampu mencukupi semua kebutuhan nutrisi si kecil. Mulai dari mineral, kalsium, vitamin, zat besi, protein, dan semua kebutuhan lainnya.

Bayi juga memiliki frekuensi makan yang sama dengan orang dewasa, yaitu tiga kali sehari. Jika usia bayi bertambah, maka variasi makanannya juga bertambah.

variasi makanan bayi 11 bulan juga harus diimbangi dengan pemberian ASI sampai usianya menginjak 12 bulan. Kebutuhan ASI bayi usia 11 bulan sekitar 650cc sampai 950cc.

Pola makan bayi usia 11 bulan dapat diatur seperti berikut:   
1. Pagi hari (06.00-10.00)       
Bayi akan bangun pagi sekitar jam 6 atau lebih awal atau lebih siang, tergantung pada jam tidurnya. Ketika bangun tidur berikan bayi susu (ASI atau formula) untuk menenangkan. Setelah itu bawa bayi keluar rumah agar terkena sinar matahari barulah mandikan bayi setelahnya.

Berilah sarapan dengan variasi makanan bayi 11 bulan. Contohnya: bubur, roti yang dihaluskan, atau oat. Sajikan makanan dalam keadaan hangat dan halus. Setelah kenyang biasanya si mungil akan merasa ngantuk dan tertidur.

2. Siang hari (11.00-14.00)       
Setelah si kecil bangun dari tidur, berikan susu. Saat siang berikan si kecil camilan berupa buah-buahan yang dihaluskan atau jus. Bisa juga diganti dengan finger food atau makanan yang mudah dipegang.

Selang beberapa waktu baru beli makan dengan menu yang segar seperti: sup, tim, atau makanan yang berkuah. Jangan lupa tetap berikan ASI untuk bayi. Saat bayi merasa ngantuk, tidurkan lagi.

3. Sore-malam (15.00-19.00)   
Saat bayi bangun dari tidur siang, berikan perlakuan yang sama seperti sebelumnya. Setelah diberi ASI barulah beri camilan lagi untuk si kecil, bisa berupa biskuit atau buah.

Ajak bayi bermain terlebih dahulu baru mandikan. Atau Anda bisa memberi bayi makan dulu baru memandikannya. Menu makan malam yang pas adalah sup bakso, sup telur, ikan, atau yang lainnya.

Perlu dicatat bahwa pola diatas merupakan salah satu contoh yang bisa Anda coba. Jika Anda hendak memberi buah hati Anda makanan, sesuaikan dengan jadwal makan si kecil, agar si kecil tidak terlalu kenyang dan tidak terlalu lapar.

Jadwal diatas juga harus tetap diimbangi dengan pemberian ASI dan pengontrolan makanan bayi. Agar bayi tidak merasa bosan dan nutrisinya tetap seimbang.

Dengan memerhatikan variasi makanan bayi 11 bulan, semoga buah hati Anda dapat tumbuh dengan sehat dan kuat. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Baca selengkapnya »
Begini Cara Tengkurapkan Bayi agar Tidak Cedera dan Aman

Begini Cara Tengkurapkan Bayi agar Tidak Cedera dan Aman

Salah satu fase penting yang dialami bayi sebelum dapat berdiri, merangkak, hingga berjalan adalah tengkurap. Secara garis besar bayi akan memasuki fase tengkurap ketika mereka menginjak usia 3 sampai 6 bulan. Kendati begitu, ada sejumlah bayi yang cukup berumur untuk tengkurap, namun ternyata masih belum bisa, dan di saat itulah ibu dapat mencoba sejumlah cara tengkurapkan bayi yang efektif.

Lambatnya perkembangan bayi sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Hal itu terjadi karena setiap bayi mempunyai tingkat perkembangan yang tak sama. Para orang tua hendaknya tidak menyalahkan lambatnya perkembangan si kecil dan cobalah untuk mencari jalan keluarnya.

cara tengkurapkan bayi, menengkurapkan bayi, bayi tengkurap, bayi, tips tengkurapkan bayi, cara tengkurapkan bayi aman, bayi tengkurap tidak cedera

10 Cara Tengkurapkan Bayi yang Efektif
Bayi lambat tengkurap biasanya dialami oleh bayi yang lahir secara prematur. Otot leher yang kuat adalah syarat wajib bayi untuk tengkurap. Bisa tidaknya bayi tengkurap ditandai dengan si kecil yang dapat menegakkan kepalanya sendiri tanpa dibantu orang lain.

Demi memperlancar tumbuh kembang si kecil, berikut ini adalah 12 cara tengkurapkan bayi efektif yang dapat dicoba.

1. Tidurkan Bayi di Lantai
Lantai yang dimaksud disini bukanlah lantai dingin secara literal. Alasi terlebih dahulu lantai dengan matras, kasur lipat, karpet, dan sejenisnya. Alas tersebut dapat membuat bayi merasa hangat dan aman.

Cara tengkurapkan bayi ini dapat dimulai dengan memberikan beberapa mainan untuk si kecil. Mainan berperan sebagai penarik perhatian bayi agar dapat bergerak menjangkaunya. Jika ia dapat meraih mainan tersebut, itu tandanya bayi telah belajar untuk tengkurap secara tak langsung.

Baca juga:
10 Penyebab Bayi Diare di Usia 1 - 9 Bulan, Catat Ya Bun! 
7 Salep Ruam Popok yang Ampuh dan Terbaik 
10 Penyebab Bayi Lambat Tengkurap dan Cara Melatihnya

2. Latih Bayi Tengkurap di Kaki
Posisikan perut bayi di kaki sementara kepala bayi di lutut Anda. Coba panggil bayi tersebut selama beberapa kali sehingga bayi dapat melihat langsung ke arah Anda, dan bayi yang merasa senang pasti akan tengkurap sendirinya lewat cara ini. Anda dapat mencoba tips yang satu ini saat bayi memasuki umur 4 bulanan.

3. Menopang Tubuh Si Kecil dengan Bantal
Bantal adalah salah satu item yang disukai bayi selain mainan. Coba cara tengkurapkan bayi dengan meletakkan bantal di sebelah tubuh si kecil. Bayi yang merasa penasaran, akan secara otomatis menjulurkan lehernya dan mencoba berguling untuk mengambil bantal itu.

Mereka juga akan bergerak cepat dan kuat saat berlatih tengkurap. Bayi yang belajar tengkurap dengan cara ini selama beberapa saat sampai ia merasa capai. Setelah bayi merasa lelah, Anda dapat mencoba membantu kaki si kecil dengan memeganginya.

4. Manfaatkan Rasa Penasaran Bayi dengan Cermin
Bayi selalu penasaran akan hal-hal baru di sekitarnya. Anda bisa memanfaatkan hal tersebut dengan menggunakan media cermin. Dengan meletakkan cermin di hadapan bayi akan membuat bayi memandang bayangan mereka dari beberapa posisi dan pada akhirnya belajar melangkah mendekati cermin tersebut.

5. Merangsang Otot Leher
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya jika otot leher yang kuat adalah syarat wajib bayi untuk belajar tengkurap, merangsang otot bayi adalah pilihan yang baik untuk dijajal. Anda bisa mencoba tips ini saat bayi dalam posisi tidur, bisa pula melatihnya saat Anda akan menyusui.

Caranya adalah dengan menahan bayi di dada dalam posisi tengkurap. Tidak perlu lama-lama, hanya dalam hitungan menit saja setiap harinya sudah cukup. Posisi tersebut dapat merangsang otot bayi di bagian leher dan punggung sehingga si kecil tidak takut saat mencoba tengkurap.

6. Pijat Lembut Si Bayi
Latihan keseimbangan bayi dapat dilakukan dengan posisi-posisi yang telah dijabarkan di poin sebelumnya. Jika bayi Anda menangis, maka segera ubahlah posisinya menjadi lebih nyaman. Pastikan juga saat melatihnya, perut si kecil tidak kembung.

Berikan pijatan lembut di beberapa titik tubuh bayi. Pijatan itu dapat merangsang syaraf tubuh yang membantu syaraf motorik si kecil. Pijat dengan sentuhan lembut dan tidak terlalu kencang sehingga bayi tidak takut dan menangis.


7. Tidur Tengkurap di Sebelah Bayi
Cara tengkurap bayi dapat dilakukan dengan memberikan contoh pertama pada si kecil. Tidur dengan posisi tengkurap di sebelah bayi dapat membuat bayi ingin meniru Anda. Secara alamiah bayi akan meniru Anda terlebih jika tempat ia berlatih nyaman dan hangat.

Jangan mencobanya saat si kecil baru saja minum susu. Bayi dapat muntah dan menangis saat itu juga. Sesuaikan dulu kondisi bayi Anda sebelum mencoba cara tengkurapkan bayi yang satu ini.

8. Senam Sederhana
Gerakan sederhana dari senam bayi dapat membantu si kecil untuk tengkurap. Percayakan instruktur yang berpengalaman untuk menghindari cedera bayi. Cara ini bisa pula digabungkan dengan menggunakan cermin, sehingga bayi dapat melihat pergerakan mereka sendiri.

9. Eye Contact pada Bayi
Kontak mata dengan posisi tengkurap juga bermanfaat dalam merangsang perkembangan bayi. Cara tengkurapkan bayi yang satu ini lebih mengarah pada sisi emosional kedua belah pihak. Dengan memandang mata ibu atau ayahnya, bayi akan merasa lebih dicintai dan aman.

Lakukan kontak mata tersebut dapat dibarengi dengan candaan atau tawa ringan. Suara-suara lucu juga dapat menarik perhatian si kecil. Lakukan beberapa trik agar bayi tidak menangis saat menerapkan cara ini.

10. Terapi Fisik
Terapi fisik juga bisa menjadi metode untuk melatih bayi yang terlambat tengkurap. Saat ini terdapat banyak klinik yang melayani terapi fisik untuk bayi. Terapi bayi diterapkan untuk mengetahui jenis kelainan apa yang dialami bayi sehingga ia terlambat tengkurap.

Kembali diperlukan seseorang yang ahli dalam bidangnya untuk memberikan terapi ke bayi. Jangan sembarangan memberikan kepercayaan pada orang yang tidak berpengalaman. Jika orang tersebut tak berpengalaman maka resiko cedera dapat melanda bayi Anda.

Manfaat Tengkurap pada Bayi
Setelah mengetahui cara tengkurapkan bayi yang tepat dan aman, perlu diketahui pula manfaat tengkurap pada bayi. Fase tengkurap adalah salah satu fase penting karena saat tersebut adalah saat dimana bayi dapat belajar untuk memperkuat otot lehernya. Otot leher yang kuat akan membantu bayi untuk masuk ke fase berikutnya yang juga tak kalah penting.

Posisi tengkurap sangat baik diterapkan ketika bayi tidur. Tidak sesederhana kedengarannya, tengkurap memiliki beberapa manfaat yang berguna bagi si kecil. Manfaat tersebut yaitu:

1. Mencegah Kepala Tidak Rata
Kepala tidak rata atau peyang tentunya akan mengganggu fungsi tubuh dan keindahan bayi. Faktanya, tengkurap ternyata dapat mencegah ketidakrataan pada kepala bayi. Hal tersebut terjadi karena jaringan dan tulangnya yang belum menyatu sepenuhnya, sehingga jika terdapat tekanan di satu sisi dan sisi yang lain lebih longgar maka dapat membuat kepala bayi.

2. Membantu Bayi Tidur Pulas
Refleks moro atau refleks kejut yang biasa dialami bayi terkadang mengejutkan dan membuat bayi terbangun dari tidur. Refleks kejut tersebut dapat diatasi dengan posisi tidur bayi yang tengkurap. Tentunya dengan berkurangnya refleks kejut tersebut dapat membuat si kecil tidur lebih pulas.

3. Mengasah Motorik Kasar Lain
Motorik kasar yang lain seperti merangkak atau berguling dapat dilakukan bayi jika ia bisa tengkurap. Jika bayi terlambat tengkurap, maka motorik kasar lainnya juga akan terganggu. Mau tak mau orang tua harus menerapkan beberapa cara tengkurapkan bayi agar tahap selanjutnya dapat dilewati dengan baik.

Apa yang Harus dilakukan Jika Cara Tersebut Tidak Berhasil?
Setiap bayi memiliki keunikan masing-masing, termasuk dalam tumbuh kembangnya. Meskipun begitu menyenangkan melihat bayi tumbuh normal sesuai usianya, Anda sebagai orang tua tidak dapat menyamakan satu bayi dengan yang lain. Hal tersebut hanya menambah ketakutan pada si kecil.

Kepekaan dalam mengenali tanda-tanda bayi ingin tengkurap juga diperlukan. Pemaksaan dan bentakan sangat dilarang karena dapat menimbulkan trauma. Jadilah orang tua yang sabar dalam menghadapi pertumbuhan darah daging Anda sendiri.

Apabila cara yang telah dijabarkan di atas tidak berhasil maka medislah yang perlu berbicara. Pada saat tersebut tiba, dokter perlu turun tangan dengan memberikan perawatan demi merangsang pertumbuhan bayi. Konsultasikan pada dokter anak sesering mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Selalu perhatikan lingkungan sekitar saat menerapkan cara tengkurapkan bayi. Awasi setiap pergerakan bayi selama ia belajar tengkurap. Jangan pernah sekali-kali memaksa menidurkan bayi secara tengkurap karena dapat menimbulkan resiko sindrom kematian mendadak yang sangat berbahaya.
Baca selengkapnya »
Beranda

Perkembangan Bayi

Perlengkapan Bayi