Pertumbuhan Bayi Usia 2 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat

Tumbuh kembang bayi memang menjadi hal penting yang selalu diperhatikan oleh setiap orang tua. Setiap bulannya, ibu dan ayah akan merasa takjub dengan perkembangan bayi. Seringkali mereka merasa khawatir jika bayinya tidak bisa tumbuh secara normal. Sehingga wajar saja jika banyak orang tua yang mencari tahu tentang pertumbuhan bayi usia 2 bulan dan bulan-bulan berikutnya.

Pertumbuhan Bayi pada Usianya yang ke 2 Bulan
Bayi yang baru menginjak usia 2 bulan, menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Di awal bulan pertama, Anda akan melihat mata bayi yang selalu menutup. Tapi di pertengahan bulan pertama, 2 bulan dan selanjutnya, mata bayi akan lebih sering terbuka dan melihat objek-objek yang ada di sekitarnya.

pertumbuhan bayi usia 2 bulan, perkembangan bayi usia 2 bulan, bayi usia 2 bulan, perkembangan bayi dua bulan, bayi

Dengan mengamati pertumbuhan bayi usia 2 bulan dan perkembangannya dari minggu ke minggu, para ibu akan mulai memahami cara bayi menyampaikan keinginannya. Selain itu, Anda juga bisa belajar terkait dengan kepribadian bayi, apa yang disukai serta yang tidak disukainya.

Misalnya saja ketika lapar, merasa tidak nyaman, mengantuk, dan lain sebagainya, mereka akan menunjukkan perilaku yang berbeda baik dengan cara menangis ataupun menjerit. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah ulasan mengenai pertumbuhan bayi usia 2 bulan mulai dari perkembangan motorik, sensorik hingga fisiknya.

Pertumbuhan Motorik Bayi di Usia 2 Bulan
Pada usia 1 bulan, leher bayi memang belum begitu kuat untuk menopang kepalanya sendiri. Tapi di usia 2 bulan, biasanya bayi akan lebih kuat untuk menopang kepalanya sendiri meskipun masih terhuyung. Tak hanya itu, bayi juga sudah bisa mulai mengangkat kepalanya sampai dengan 45 derajat ketika menegakkan badannya atau tengkurap.

Baca juga:
 Pertumbuhan Bayi Usia 3 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat
 Pertumbuhan Bayi Usia 4 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat
 Pertumbuhan Bayi Usia 5 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat

Pada pertumbuhan bayi usia 2 bulan, refleks menghisap bayi akan semakin kuat. Tak hanya mengisap ASI, bayi juga akan mengisap jempol ataupun benda di sekitarnya. Oleh sebab itu, Anda harus berhati-hati dalam meletakkan barang di sekitar bayi. Pastikan pula jika pakaian atau barang-barang bayi dibuat dengan bahan yang bagus dan tidak berbahaya.

Meskipun kemampuan motoriknya sudah mulai baik, bayi usia 2 bulan masih belum cocok untuk diberikan mainan. Sebab tumbuh kembangnya belum cukup mumpuni untuk membantunya mengkoordinasikan tubuh untuk bermain menggunakan mainan. Pada usia ini, bayi akan merasa mulai bosan.

Sehingga mereka akan menyibukkan diri dengan mencoba meraih benda atau objek tertentu. Ataupun sekedar memperhatikan warna-warna dari objek di sekitarnya. Mengingat kemampuan menyusui bayi yang besar di usia ini, sudah seharusnya Anda sebagai orang tua memastikan bahwa ASI yang diberikan berkualitas dan mencukupi.

Ada banyak sekali gerakan yang baru akan Anda lihat di usia bayi yang ke 2 bulan ini. Mulai dari gerakan jarinya, gerakan kaki, dan lain sebagainya. Bayi akan merasa sangat senang ketika Anda mengajak mereka bermain dengan cara mengangkat tangan atau kaki bayi. Tak hanya itu, bayi juga sudah mulai bisa menarik rambut dan barang lain di sekitarnya.

Bahkan beberapa bayi sudah mulai bisa menggulingkan badannya kesamping. Meskipun memang, gerakannya masih sangat terbatas.

Pertumbuhan Fisik Bayi pada Usia 2 Bulan
Pertumbuhan bayi usia 2 bulan juga sangat terlihat dari fisiknya. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah pertumbuhan fisik yang akan terlihat pada bayi berusia 2 bulan.

1. Otot leher
Pada usia 1 bulan, bayi memang belum mampu menahan atau menopang kepalanya menggunakan leher. Tapi di usia bayi yang ke 2 bulan, otot lehernya akan semakin kuat. Meskipun tetap saja Anda harus menahan kepala bayi saat hendak mengangkatnya. Hal ini dilakukan agar otot-otot bayi bisa kuat dan sempurna.

2. Berat badan
Pemberian ASI yang optimal dan berkualitas pastinya akan membuat berat badan bayi semaki tumbuh dengan baik.

3. Bergerak
Saat pertumbuhan bayi usia 2 bulan, bayi dapat menggerakkan tangannya dengan baik. Dimana mereka bisa mengepal dan melepaskan kepalan tangan tersebut dengan sangat baik. Tak hanya itu, gerakan kaki bayi juga akan semakin teratur. Hal ini menunjukkan adanya perkembangan antara otot dan syaraf bayi.

Ketika bayi bisa bergerak dengan baik, maka bisa dipastikan bahwa syaraf dan ototnya dapat berkoordinasi dengan baik. Otot kepala bayi juga sudah mulai terlihat perkembangannya. Dimana bayi sudah mulai bisa memutar kepalanya pada arah 45 derajat. Koordinasi mata juga terlihat saat bayi disapa atau bertemu dengan orang yang dikenal.

Koordinasi mata tersebut terlihat dari raut muka dan ekspresinya saat diajak ngobrol, disapa atau bertemu dengan orang yang dikenal. Jarak pandang saat pertumbuhan bayi usia 2 bulan adalah 45 cm. Jarak ini tentunya lebih jauh dibandingkan pada usia 1 bulan.

Pertumbuhan Sensorik Bayi Usia 2 Bulan
Untuk melihat pertumbuhan sensorik bayi, cobalah Anda pindahkan wajar Anda dari pandangan bayi. Jika mata bayi reflek bergerak, maka pertumbuhan sensoriknya dalam kondisi yang normal. Selain itu, Anda juga bisa mengajak bayi mendengarkan sesuatu seperti musik atau suara lainnya. Jika bayi bisa merespon dengan cara berekspresi, maka Anda bisa bernafas lega.

Sebab artinya, pertumbuhan bayi usia 2 bulan dalam kondisi yang normal. Dalam hal ini, bayi memang belum bisa diajak berbicara. Tapi bayi sudah bisa diajak untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Misalnya saat ibu mengucapkan kata-kata penuh cinta dan kasih sayang, bayi akan menunjukkan responnya dengan tersenyum atau tertawa.

Saat bayi sedang merasa tidak nyaman, suara ibu yang selalu didengar juga mampu menenangkan bayi. Hal inilah yang mendasari kenapa ikatan antara anak dan ibunya sangatlah kuat. Saat pertumbuhan bayi usia 2 bulan, Anda sudah bisa membantu buah hati untuk mengenal kata-kata pertamanya.

Jangan pernah berkata kotor atau kasar di depan bayi. Sebab kalimat dalam pembicaraan orang dewasa akan terekam dalam ingatan bayi. Hal ini tentunya tidak baik untuk kemampuan komunikasi bayi ketika dewasa nantinya. Bayi sudah bisa mengenal bahasa melalui suara dan gerakan bibir orang-orang di sekitarnya.

Di usia 2 bulan, waktu tidur bayi masih panjang seperti usia 1 bulan. Dimana rata-rata, mereka akan tidur selama 14 jam sampai dengan 16 jam per harinya. Asupan ASI bayi tetap harus terpenuhi meskipun bayi sedang tidur. Anda harus memberikan susu pada bayi setiap 2 hingga 3 jam. Jika tidak diberi susu, bayi akan bangun dan menangis kencang.

Perlu Anda ingat bahwa sistem pencernaan bayi pada usia 2 bulan belum begitu sempurna. Jadi sebaiknya Anda tidak memberikan bubur atau makanan padat lain selain susu. ASI adalah nutrisi terbaik untuk membantu tumbuh kembang bayi. Jadi tetap usahakan untuk memberikan ASI pada bayi di usia ini.

Demikianlah ulasan terkait dengan pertumbuhan bayi usia 2 bulan. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda mengenai pertumbuhan dan perkembangan bayi. 

Pertumbuhan Bayi Usia 2 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat