5 Bentuk Bantal yang Baik untuk Bayi Baru Lahir dan Manfaatnya

Menunggu kelahiran anak adalah momen yang tidak akan pernah dilupakan oleh para orang tua. Ketika kehamilan sudah memasuki minggu-minggu terakhir akan melahirkan, biasanya orang tua akan membeli segala perlengkapan bayi. Mulai dari bantal yang baik untuk bayi, box bayi, tempat makan, botol susu dan lain sebagainya.

Salah satu perlengkapan bayi yang seringkali membuat orang tua bingung adalah bantal. Hal tersebut sangatlah wajar mengingat ada banyak sekali bentuk bantal bayi yang beredar di pasaran. Sebagai orang tua yang baik, Anda harus membeli bantal yang tepat.

bentuk bantal yang baik untuk bayi, bantal bayi yang baik, bentuk bantal bayi, bantal yang cocok untuk bayi, bantal bayi

Karena tidak semua bantal dapat memberikan kenyamanan pada bayi. Untuk perkembangan tulang dan pertumbuhan yang tepat, Anda harus memperhatikan kualitas dan bentuk bantal bayi. Anda tidak boleh sembarangan membeli bantal bayi. Karena bantal memiliki peranan yang sangat penting untuk perkembangan tulang tengkorak bayi yang masih sangat rawan.

Bahaya dan Manfaat Bantal Bayi
Bagi orang tua, memberikan yang terbaik untuk anak tentunya menjadi hal yang paling utama. Banyak kontroversi mengenal bantal bayi terkait dengan manfaat dan bahayanya. Pada dasarnya, bantal yang baik untuk bayi bisa dengan mudah ditemukan di pasaran.

Hanya saja satu hal yang perlu Anda ketahui bahwa pada dasarnya, kepala bayi yang baru lahir belum begitu membutuhkan bantal. Bahkan akan lebih baik lagi jika bayi tidak menggunakan bantal. Kenapa? Sebab kepala bayi belum begitu sempurna karena proses persalinan. Bantal yang salah dapat membuat bentuk kepala bayi menjadi tidak simetris.

Baca juga:
7 Tips Membeli Ayunan Bayi Kayu Berkualitas sesuai Kantong
15 Daftar Ayunan Bayi Harga Murah, Berkualitas, dan Nyaman
17 Daftar Harga Ayunan Bayi Mulai Termurah hingga Termahal

Tak hanya itu, bantal juga memiliki potensi untuk menyebabkan bayi mengalami sesak napas. Banyak orang mengira bahwa bantal berbentuk U sangat baik untuk bayi. Namun pada kenyataannya, bentuk bantal ini dapat mengakibatkan bayi susah bergerak ataupun membalikkan kepalanya. Jadi ketika mereka muntah atau gumoh, maka hal tersebut dapat membuat bayi tersedak.

Disamping itu, bantal yang tidak tepat dapat memicu SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) yakni sindrom yang menyebabkan kematian mendadak pada bayi. Melihat betapa berbahayanya jika salah memilih bantal, tidak mengherankan jika Anda harus berhati-hati dalam membeli bantal untuk bayi yang baru lahir.

Selain memerhatikan bentuk bantal yang baik untuk bayi, Anda juga harus memastikan bahwa posisi kepala bayi dalam kondisi yang benar. Sebab bantal yang ketinggian dapat menyebabkan kepala bayi peyang. Hal ini tentunya tidak bagus untuk perkembangan bayi ke depan.

Saat ini, ada beberapa dokter anak yang lebih menganjurkan kepada para orang tua untuk tidak memberikan bantal pada bayi. Tapi sebenarnya, saat ini sudah mulai banyak bantal yang memang memiliki manfaat cukup baik untuk bayi.

Bantal bayi ini biasanya didesain dengan sebaik mungkin agar nyaman dan tidak berbahaya untuk bayi. Apa saja bentuk bantal untuk bayi yang paling baik? Inilah ulasan lengkapnya.

Baca juga: 7 Jenis Bantal yang Baik dan Cocok untuk Bayi Usia 0 - 4 Bulan

5 Bentuk Bantal Bayi yang Bisa Dijadikan Sebagai Referensi


▪ Bantal ortopedi berbentuk kupu-kupu
Bantal khusus ini didesain dengan reses yang dapat memperbaiki kepala bayi. Manfaat menggunakan bantal bayi ini adalah membantu proses pembentukkan tulang tengkorak bayi agar lebih sempurna. Bantal bayi ini sebaiknya digunakan saat usia bayi 2 bulan ke atas.

▪ Bantal positioner
Bantal positioner dibentuk dengan pad datar. Desain banta dibuat untuk memudahkan bayi memperbaiki posisi ternyamannya. Bantal ini berbentuk lebar sehingga akan memberikan kenyamanan pada bayi.

▪ Bantal headrest
Bentuk bantal yang baik untuk bayi selanjutnya adalah bantal headrest. Bantal ini memiliki lebar seluas boks bayi. Bantal ini dapat membuat seluruh posisi bayi rata dan tinggi. Manfaat menggunakan bantal headrest adalah agar lebar reses bayi sama dengan pundaknya.

▪ Bantal ortopedi bentuk cincin terbuka
Bentuk bantal ini sangat populer karena biasanya dipakai oleh bayi yang sedang menyusui. Bantal ini di atur di bawah dada ibu, barulah bayi diletakkan di atasnya. Bantal ini tentunya sangat membantu bayi untuk menyusui dengan nyaman dan bebas. Bantal ini juga meminimalisir kemungkinan bayi sesak napas karena posisi menyusui yang tidak tepat.

▪ Bantal tipis berbentuk segiempat
Bantal ini biasanya digunakan untuk penyangga agar bayi berada dalam posisi yang nyaman. Bantal yang baik untuk bayi ini berbentuk datar dan tipis. Desainnya yang rata tentunya sangat pas untuk memberikan kenyamanan pada bayi.

Bagaimana Bantal yang Baik untuk Bayi

Sebagai orang tua, Anda harus cerdas dalam memilih bantal yang baik untuk bayi. Bantal yang baik adalah bantal yang tidak terbuat dari bulu. Pasalnya, bantal bulu merupakan sumber alergi. Selain itu, bantal jenis ini juga sangat mudah dihinggapi tungau. Sehingga sangat tidak baik untuk bayi.

Pilihlah bantal yang cepat kering, elastis serta memiliki daya tahan yang tinggi. Pastikan pula jika bantal tersebut dapat menyerap keringat dengan baik. Bantal yang bagus juga tidak memiliki bau yang tajam. Bantal yang berbau tajam dapat berdampak buruk pada penciuman bayi. Karena bisa jadi, bantal tersebut memiliki kandungan kimia yang berbahaya.

Bahan isian bantal paling bagus menggunakan wol alami. Mengingat bahwa kepala bayi masih belum sempurna, maka Anda harus memilih bantal yang dapat membantu proses pembentukkan simetris kepala bayi. Pilihlah bantal dengan isi yang aman dan bersifat hipoalergenik.

Karena bayi masih sangat rentan mengalami alergi pada lingkungan atau benda tertentu. Bantal juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap sensitivitas kulit bayi. Jadi, pilihlah bantal yang halus dan tidak menimbulkan risiko alergi.

Kepala Bayi Tidak Simetris Karena Salah Bantal?
Seperti yang diketahui bahwa saat ini banyak beredar kabar tentang bentuk kepala bayi yang peyang atau tidak simetris karena bantal yang salah. Hal tersebut memang benar. Karena kepala bayi masih sangat rawan dan lemah.

Selain mengetahui hal-hal penting dalam membeli dan memilih bantal yang baik untuk bayi, Anda juga harus memahami tips-tips terkait dengan memberikan bantal pada bayi secara tepat. Di bawah ini adalah beberapa tips memberi bantal bayi yang harus Anda ketahui.

Tips Memilih dan Memberikan Bantal pada Bayi
▪ Tips pertama, jauhkan bantal yang dipilih dari bayi saat tidak ada yang mengawasi atau ketika malam hari. Pakailah bantal yang tipis. Pastikan jika ukurannya rata sesuai dengan tubuh bayi.

▪ Tips selanjutnya, Anda bungkus bantal menggunakan kain lembut dan halus. Selain itu pastikan agar bantal bayi selalu dalam kondisi yang kering dan bersih sehingga terbebas dari tungau atau kuman.

▪ Tips ke tiga jangan memilih bantal yang memiliki hiasan, manik-manik atau aksesoris. Karena hiasan tersebut dikhawatirkan akan termakan oleh bayi atau membuat kulit bayi terluka.

▪ Ketika Anda tidak bisa mengawasi bayi, pastikan bahwa semua bantal dalam posisi yang jauh dari box atau tempat tidur bayi Anda. Pasalnya, bantal yang dibiarkan begitu saja tanpa pengawasan bisa membuat bayi mengalami sesak napas saat ingin membalikkan badannya karena terhalang bantal. Kondisi inilah yang memicu SIDS.

▪ Utamakan untuk menggunakan bantal yang terbuat dari bahan katun. Sebab bahan ini sangat baik untuk menyerap keringat bayi ketika sedang tidur.

▪ Ketika bayi tertidur menggunakan bantal, Anda bisa mengambilnya secara perlahan. Selalu periksa bantal bayi Anda secara rutin. Apabila ada yang robek, sebaiknya segera ganti  atau perbaiki.

▪ Jangan pernah lupa untuk membersihkan bantal bayi Anda secara rutin. Karena bantal yang kotor bisa menjadi sumber penyakit untuk bayi. Meskipun Anda sudah membeli bantal yang baik untuk bayi, tetap saja Anda harus mengikuti petunjuk perawatannya. Selain itu, pastikan jika bantal dalam kondisi kering dan bersih saat pemakaian.

▪ Tips terakhir, jangan pernah memakai bantal ketika Anda meletakkan buah hati dalam ayunan. Karena risiko bayi sesak napas karena bantal akan semakin besar.

Ada banyak sekali tips dalam memilih bantal yang baik untuk bayi bukan? Apalagi jika bantal tersebut digunakan untuk bayi yang baru lahir. Tentu saja pemilihan dan perawatan bantal bayi benar-benar harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai Anda salah memilih bantal sehingga membahayakan keselamatan buah hati tercinta.

Demikianlah ulasan terkait dengan bentuk bantal yang baik untuk bayi dan cara memilihnya. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda yang bingung dalam memilih bantal yang paling baik untuk bayi.

5 Bentuk Bantal yang Baik untuk Bayi Baru Lahir dan Manfaatnya