7 Jenis Bantal yang Baik dan Cocok untuk Bayi Usia 0 - 4 Bulan

Bagi orang dewasa, memilih bantal untuk tidur mungkin tidak akan sesulit memilih bantal untuk bayi. Pasalnya, tengkorak bayi masih sangat rawan dan belum simetris. Sehingga Anda harus cerdas dan berhati-hati dalam memilih bantal yang cocok untuk bayi. Perlu diingat bahwa tidak semua bantal baik untuk kesehatan bayi. Karena di pasaran, ada bantal yang justru berbahaya untuk bayi.

Untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati, Anda harus membeli bantal yang paling baik untuk bayi. Dengan menggunakan bantal yang tepat maka bayi bisa merasa nyaman dan tertidur dengan pulas. Anda harus selalu mengawasi penggunaan bantal pada bayi.

jenis bantal yang baik untuk bayi, bantal bayi 0-4 bulan, bantal bayi yang cocok, bantal bayi 0-4 bulan, bantal bayi

Jika Anda tidak bisa menjaganya, maka segera jauhkan bantal dari bayi. Karena dikhawatirkan bayi akan sesak napas karena tertindih bantalnya sendiri. Apalagi bayi berusia 0 sampai 4 bulan belum memiliki leher yang kuat untuk menahan kepalanya sendiri.

Larangan Bayi Menggunakan Bantal, Benarkah?
Sebelum membahas tentang bantal yang cocok untuk bayi, tentunya Anda sering mendengar mengenai larangan bayi menggunakan bantal. Pada dasarnya, larangan ini berlaku jika Anda tidak bisa mengawasi bayi saat sedang memakai bantal. Karena dikhawatirkan nantinya wajah bayi akan tertekan bantal yang digunakan.

Padahal, tulang leher bayi masih belum begitu kuat untuk membantunya membalikkan wajah. Bantal juga dilarang digunakan untuk bayi apabila bantal tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi. Bantal mudah sekali kotor dan dihinggapi tungau. Sementara bayi masih sangat sensitif terhadap bulu, debu, dan lain sebagainya.

Baca juga:
15 Daftar Harga Baby Bouncer Berdasarkan Jenis dan Manfaatnya 
10 Tips Membeli Ayunan Bayi Besi yang Nyaman bagi si Bayi
Tahapan Pertumbuhan Bayi Usia 0 - 12 Bulan dan Perkembangannya

Selain itu, tingginya kasus sindrom kematian mendadak untuk bayi atau SIDS juga membuat beberapa dokter menyarankan kepada para orang tua untuk tidak memberikan bayi di bawah usia 1 tahun menggunakan bantal ketika tidur.

Awasi Bayi Anda Saat Menggunakan Bantal
Tidak semua dokter berpendapat bahwa bantal itu buruk untuk bayi. Karena jika Anda bisa memilih bantal yang cocok untuk bayi, maka hal tersebut sebenarnya bukanlah masalah. Apalagi jika Anda mengawasi bayi setiap waktu ketika sedang menggunakan bantal. Bantal boleh dipakai untuk bayi tidur, asalkan Anda sebagai orang tua mengawasinya.

Jika Anda tidak bisa mengawasi, maka sangat dianjurkan untuk menjauhkan bantal tersebut dari bayi. Hal ini juga berlaku untuk malam hari. Selain mengawasi posisi tidur bayi dengan bantalnya, Anda harus memilih bantal yang aman untuk bayi.

Bantal bayi dikatakan aman apabila terbuat dari isian yang risiko alerginya rendah. Hal ini tentu saja dengan mengingat kondisi bayi yang masih rentan mengalami alergi. Saat bayi tertidur menggunakan bantalnya, cobalah mengambilnya secara perlahan. Pilihlah bantal yang dibungkus dengan sarung lembut dan halus.

Jangan memakai bantal yang memiliki banyak rumbai, manik-manik, kancing dan dekorasi tambahan lainnya. Sebab khawatir dekorasi tersebut akan masuk ke dalam mulut bayi. Sangat dianjurkan untuk Anda tidak memakai bantal berbahan poliester. Sebab bahan tersebut sangat mudah menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Sebaiknya, pilihlah bahan kain katun untuk sarung bantal.

Baca juga: 5 Bentuk Bantal yang Baik untuk Bayi Baru Lahir dan Manfaatnya

Selain memilih bantal yang cocok untuk bayi, Anda juga harus memastikan jika tidak ada bagian bantal yang robek. Jangan sampai isian bantal tersebut keluar dan masuk ke dalam mulut bayi. Bantal merupakan sarang kuman, keringat, debu, minyak bayi, dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah Anda harus mencuci bantal bayi secara rutin. Apabila Anda ingin meletakkan bayi ke dalam ayunan, jangan sekalipun Anda menggunakan bantal. Karena hal tersebut bisa menyebabkan bayi sesak.

7 Jenis Bantal yang Aman untuk Bayi
Sebelum memberikan bantal pada bayi, tentunya Anda harus mengetahui apa saja jenis bantal yang cocok untuk bayi. Untuk Anda yang penasaran, di bawah ini adalah 7 jenis bantal yang aman untuk bayi tercinta Anda.

1. Bantal Tipis
Biasanya orang dewasa akan lebih suka jika bantalnya tebal dan tinggi. Tapi untuk bayi, bantal tipis adalah pilihan yang paling baik. Bantal yang terlalu besar atau tebal membuat potensi bayi kesulitan napas semakin besar.

Bantal tipis juga memudahkan Anda untuk memberikan kenyamanan pada tubuh bayi. Bantal tipis juga meminimalisir kemungkinan bayi terbangun karena bantal yang terlalu panas dan tebal.

2. Bantal polos
Bantal yang cocok untuk bayi selanjutnya adalah bantal polos. Maksud dari bantal polos adalah bantal tersebut tidak ditambah pernak-pernik atau dekorasi untuk hiasan. Pasalnya, hiasan tersebut dapat melukai tubuh bayi nantinya.

Kulit bayi masih sangat sensitif dan tipis, jadi Anda benar-benar harus memastikan bahwa tidak ada dekorasi dan hiasan pada bantal bayi.  Apalagi, terkadang beberapa bayi mempunyai alergi pada benda atau hal-hal tertentu.

3. Bantal yang lembut
Bantal yang cocok untuk bayi adalah bantal yang lembut. Bantal yang terlalu tinggi dan memiliki tekstur keras dapat membuat bayi tersedak. Jangan memilih bantal berbentuk U. Karena bantal ini akan menyulitkan bayi untuk memutar atau membalikkan kepalanya ketika ingin muntah.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan bayi tersedak karena muntahannya sendiri. Bantal bayi yang terbuat dari bahan panas juga bisa menyebabkan sindrom kematian mendadak untuk bayi.

4. Bantal datar
Selain tipis dan lembut, jenis bantal yang paling bagus adalah bantal yang datar. Jangan memilih bantal yang cekung terlalu dalam. Sebab bantal tersebut akan membuat bayi kesulitan untuk memiringkan dan menolehkan kepalanya.

5. Bantal berisi kulit kacang hijau
Jenis bantal yang berisi kulit kacang hijau memang sangat baik diberikan pada bayi. Pasalnya bahan alami tidak akan memberikan efek samping yang berbahaya pada kepala bayi. Lain halnya jika Anda menggunakan kapas atau isian lain yang dapat membuat bayi alergi atau merasa tidak nyaman.

Bantal berisi kulit kacang hijau ini memiliki manfaat yang baik untuk bayi. Bantal ini akan memijat kepala bayi dengan lembut sehingga aliran darahnya semaki lancar. Isinya yang tidak keras juga dapat membuat kepala bayi terbentuk secara sempurna.

6. Bantal katun
Bantal yang terbuat dari bahan katun cukup aman untuk bayi. Selain itu, bantal ini juga nyaman karena lembut di kulit dan dapat menyerap keringat bayi dengan baik. Jadi tidak mengherankan jika banyak bantal bayi di pasaran saat ini yang menggunakan kain katun sebagai bahan utamanya.

7. Bantal simetris
Bantal yang cocok untuk bayi adalah bantal yang simetris mengikuti garis leher bayi. Bantal ini sangat bagus karena tidak akan membuat bayi peyang. Selain itu, bayi juga akan merasa selalu nyaman ketika menggunakan bantal ini.

Bantal Memberikan Kehangatan pada Bayi
Bantal memang diberikan kepada bayi agar mereka merasa hangat dan nyaman. Selain itu, bantal juga bisa dijadikan sebagai pengaman bayi agar posisi kepalanya tetap aman ketika beristirahat. Guling dan bantal bisa melindungi posisi tidur buah hati Anda.

Jadi tidak mengherankan jika banyak orang tua yang menggunakan bantal dan guling untuk memastikan bahwa posisi tidur bayi masih berada di tempatnya. Apalagi seperti yang diketahui bahwa bayi biasanya tidak bisa diam saat tertidur.

Manfaat Bantal Bayi untuk Kesehatan
Bantal yang tepat dapat menunjang kesehatan bayi Anda. Bantal yang empuk mampu memperlancar sirkulasi darah menuju otak. Selain itu, bantal juga bisa mengurangi risiko bayi mengalami kram pada lehernya. Pastinya, Anda harus tetap mengawasi bayi ketika sedang menggunakan bantalnya. Pastikan jika bantal yang dipakai tidak terlalu tinggi dan tidak keras.

Karena bantal yang keras dan tinggi hanya akan membuat saraf-saraf leher bayi menjadi tegang. Karena pada dasarnya, bantal yang cocok untuk bayi adalah yang lembut, empuk, datar, tidak cekung, tidak mengembang dan polos. Bantal dan guling yang dibeli juga harus memiliki ukuran yang pas dengan bayi.

Maksudnya adalah bantal harus bisa menopang semua tulang belakang bayi dalam satu garis yang lurus ketika tidur miring. Bantal juga harus bisa menopang kepala bayi dengan baik sekaligus menjaga tulang punggung dan kontur leher.

Beberapa bantal yang dibuat khusus untuk bayi juga memiliki manfaat untuk menyempurnakan bentuk kepala bayi. Hanya saja Anda harus benar-benar pintar memilihnya. Ada baiknya pula jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan terkait dengan bantal yang baik untuk bentuk kepala bayi.

Dengan melakukan konsultasi, tentunya Anda akan merasa lebih aman dan tidak khawatir. Demikianlah informasi terkait dengan jenis bantal yang cocok untuk bayi dan manfaatnya. Semoga bermanfaat untuk Anda.

7 Jenis Bantal yang Baik dan Cocok untuk Bayi Usia 0 - 4 Bulan