Perkembangan Janin Usia 2 Bulan (8 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan

Usia kehamilan 2 bulan belum memperlihatkan perut Ibu yang besar. Namun ternyata pada usia ini janin sudah mengalami perkembangan pesat. Apabila sebelum usia 2 bulan masih dalam bentuk embrio, maka perkembangan janin usia 2 bulan organ-organ tubuh janin sudah mulai terbentuk. Wajar saja jika di usia ini Ibu sering merasa kelelahan dan masih merasakan morning sickness.

Proses kehamilan memakan waktu 9 bulan sampai bayi lahir. Selama waktu itu, banyak proses terjadi pada janin. Perubahan hormon juga membuat ibu mengalami banyak perubahan fisik dan psikologis. Perkembangan dan perubahan tersebut terjadi secara bertahap. Kondisi trimester pertama tentu berbeda dengan trimester kedua dan ketiga.

pertumbuhan janin usia 2 bulan, perkembangan janin usia 2 bulan, janin usia 8 minggu, janin bayi

Penting bagi Ibu hamil untuk mengetahui perkembangan janin berdasarkan usia kehamilannya. Hal ini agar Ibu memahami apa yang normal dan tidak normal dari kondisi kehamilannya. Perubahan yang terjadi merupakan faktor alamiah kehamilan, namun jika ada suatu hal yang mengganjal dalam proses kehamilan maka perlu konsultasi ke dokter.

Ketika memasuki usia 2 bulan atau 8 minggu, anggota tubuh janin sudah mulai terlihat. Meskipun janin masih sekecil kacang tanah, namun pembentukan kaki dan tangannya sudah cukup jelas. Jari-jari kaki dan tangan sudah mulai tumbuh. Selain itu, beberapa ciri perkembangan janin usia 2 bulan berikut ini dapat menjadi informasi yang penting untuk Ibu.

Perkembangan Janin Pada Minggu ke-5
Sebelum genap memasuki usia 2 bulan, perkembangan janin diawali dengan minggu pertama di bulan kedua. Tepatnya berada usia kehamilan pada minggu ke-5. Pada usia ini masih disebut sebagai embrio yang masih memiliki ekor kecil. Besar embrio sebesar biji jeruk atau biji apel. Nah, pada usia 5 minggu anggota tubuh pertama kali yang terbentuk adalah jantung.

Baca juga:
Perkembangan Janin Usia 3 Bulan (12 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan
Perkembangan Janin Usia 4 Bulan (16 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan
Perkembangan Janin Usia 5 Bulan (20 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan

Apabila dilihat menggunakan USG, jantung sudah mulai berdenyut diiringi dengan dua saluran kecil. Namun jantung belum berfungsi dengan sempurna. Sistem syaraf mulai terbentuk disertai dengan adanya tali pusat dan plasenta yang mulai bekerja.

Perkembangan Janin Pada Minggu ke-6
Dua minggu pertama dalam perkembangan janin usia 2 bulan terjadi pada usia kehamilan yang ke-6 minggu. Usia 6 minggu menjadi awal terbentuknya telinga, pipi, rahang, dan dagu. Pada janin akan muncul titik hitam di bagian depan yang nantinya akan membentuk dua mata. Titik hitam di bawahnya akan terbentuk sebagai hidung. Rongga mulut mulai kelihatan namun belum sempurna.

Adapun organ lain yang mulai terbentuk yaitu paru-paru, ginjal, dan hati. Ukuran panjang janin belum dapat diketahui dengan pasti, karena posisi kaki masih tertekuk. Janin baru bisa diukur dari kepala bagian atas sampai bagian pantat.

Perkembangan Janin Pada Minggu ke-7
Pada usia 7 minggu janin sudah berkembang sangat pesat. Ukuran janin sudah jauh lebih besar dibandingkan pada awal-awal usia kehamilan. Janin mulai bergerak meskipun ibu belum bisa merasakannya. Otot dan syaraf mulai bekerja dan gerak refleks janin sudah mulai bekerja. Cikal bakal tangan dan kaki mulai terlihat pada usia ini.

Perkembangan Janin Pada Minggu ke-8
Minggu ke 8 merupakan usia janin yang genap 2 bulan. Perkembangan janin usia 2 bulan sangat berbeda daripada sebelumnya. Ukuran janin sudah sampai lebih dari 1 cm. Nah, sekarang kelopak mata, hidung, dan bibir sudah mulai terlihat bentuknya. Begitu juga dengan punggung maupun kaki. Kepala sudah menunjukkan wajah bayi yang masih polos.

Baca juga: Tahap Perkembangan Janin Usia 0-9 Bulan dan Pertumbuhannya

Pada usia ini calon bayi sudah benar-benar bisa disebut janin, bukan sebagai embrio lagi. Adapun struktur dengan nama korionik vili yang dibentuk oleh plasenta sudah dapat merekatkan plasenta pada dinding rahim sang Ibu. Ketika memasuki usia ini, hidung dan kelopak mata sudah bisa dilihat dengan cukup jelas.

Perkembangan Fisik Janin 2 Bulan Secara Umum
Setelah dipaparkan mengenai perkembangan janin sejak memasuki awal bulan kedua sampai akhir bulan kedua, saatnya mengetahui perkembangan secara umum. Perkembangan yang dimaksud yaitu perkembangan janin usia 2 bulan berdasarkan ciri fisik secara umum. Ciri fisik ini bisa membantu Ibu untuk menyamakan dengan ciri fisik janin yang Ibu kandung pada usia yang sama.

1. Jantung janin sudah berdetak meskipun masih samar-samar
2. Janin sudah mulai membentuk wajah polos serta terbentuknya mata dan hidung
3. Rahang pada bayi mulai kelihatan diiringi dengan terbentuknya pipi dan dagu
4. Rongga mulut, lidah, dan bakal calon gigi sudah terbentuk
5. Kaki dan tangan sudah kelihatan disertai jari-jari kaki maupun tangan. Di sini janin sudah memiliki paha, bahu, lengan, maupun siku.
6. Janin bisa mendengar namun belum sempurna
7. Syaraf dan otot sudah dapat bekerja
8. Janin sudah bergerak dengan dideteksi menggunakan USG, namun gerakannya belum teratur
9. Sudah terbentuk rongga dada dan perut yang terlihat dengan jelas di USG
10. Organ reproduksi sudah mulai ada namun masih samar-samar

Itulah ciri fisik perkembangan janin usia 2 bulan yang bisa Ibu pahami. Ibu bisa mengetahui beberapa ciri fisik tersebut apabila dideteksi dengan USG. Pasti Ibu akan merasa sangat bahagia melihat perkembangan janin yang begitu pesat. Apalagi kalau sudah mulai merasakan gerakan-gerakan calon bayi yang menggemaskan.

Perubahan Ibu Hamil pada Usia 2 Bulan
Selain membahas mengenai perkembangan janin usia 2 bulan, beberapa hal terkait perubahan tubuh pada ibu hamil juga perlu diketahui. Khususnya perubahan ketika usia kandungan 2 bulan. Selain perubahan fisik, Ibu juga mengalami perubahan secara psikis.

1. Payudara Ibu menjadi lebih besar karena perubahan hormon. Pada bagian puting dan aerola akan menjadi lebih berwarna gelap. Payudara menjadi lebih sering nyeri namun akan terasa lembut. Ibu mungkin membutuhkan bra dengan ukuran lebih besar dibandingkan ukuran yang selama ini dipakai.

2. Secara fisik Ibu yang memasuki usia kehamilan 2 bulan mudah merasa lelah. Bahkan ketika Ibu tidak melakukan kegiatan yang berat tetap mudah merasa lelah.

3. Vagina lebih sensitif dibandingkan dengan sebelumnya. Pada vagina akan keluar banyak cairan untuk mencegah infeksi. Vagina juga terasa bengkak.

4. Ada sebagian Ibu hamil yang merasa nyeri saat buang air kecil. Buang air kecil menjadi lebih sering di malam hari sehingga sebagian merasa sulit tidur pada malam hari.

5. Volume darah bisa naik sampai 50% karena pada saat ini ibu juga berperan dalam perkembangan janin usia 2 bulan

6. Berat badan naik secara umum normalnya yaitu 11-16 kilo gram.

7. Merasakan sakit di ulu hati dan perut kembung

8. Pada usia 8 minggu bisa keluar flek dari vagina. Namun jika flek terjadi terus menerus membutuhkan konsultasi dokter.

9. Ibu mengalami mood swing artinya mood bisa berubah dengan cepat tanpa sebab yang jelas.

10. Ibu merasa mual dan muntah disertai morning sickness

Itulah beberapa tanda apabila seorang Ibu hamil berada pada usia kehamilan 2 bulan. Ibu sudah mulai harus sering-sering konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan. Ibu perlu menceritakan riwayat penyakit yang pernah dialami agar bisa diantisipasi sejak dini. Misalnya jika Ibu mempunyai riwayat penyakit asma, anemia, diabetes, hepatitis B, dan sebagainya.

Konsultasi dokter diperlukan agar ketika sakit kambuh sudah diperkirakan bagaimana pengobatan yang cocok dan tidak mengganggu perkembangan janin usia 2 bulan. Ibu tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat sendiri tanpa resep dokter karena akan berbahaya bagi Ibu sendiri dan janin. Meskipun tidak mengalami namun Ibu juga perlu konsultasi riwayat sakit keluarga yang menurun.

Peran suami sangat diperlukan untuk mendukung Ibu hamil secara psikis. Suami harus menciptakan suasana hati yang menyenangkan bagi si Ibu. Salah satunya adalah dengan memahami perubahan mood sang Ibu termasuk morning sickness. Kondisi tersebut merupakan efek dari proses kehamilan. Apalagi jika baru pertama kali hamil.

Akan lebih baik lagi jika suami mau memijat perlahan-lahan tangan dan kaki ibu. Seperti yang telah diulas bahwa Ibu mudah sekali merasa lelah meskipun tidak beraktivitas berat. Jika di rumah ada hewan peliharaan diharapkan untuk berhati-hati dengan virus toksoplasma.

Sebagai perawatan sehari-hari, Ibu hamil harus mengonsumsi makanan yang mengandung  nutrisi lengkap. Jangan lupa untuk meminum air putih dengan cukup. Olahraga ringan diperlukan sebagai sarana manajemen stress. Itulah beberapa ciri perkembangan janin usia 2 bulan serta kondisi Ibu hamil di usia tersebut. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat.

Perkembangan Janin Usia 2 Bulan (8 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan