Perkembangan Janin Usia 4 Bulan (16 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan

Setiap orang tua pastinya ingin memiliki bayi yang sehat dan normal. Hal inilah yang membuat para orang tua selalu memantau dan mengawasi perkembangan janin. Mulai dari usia 1 bulan, perkembangan janin usia 4 bulan, 5 bulan dan seterusnya.

Mulai dari usia 4 bulan, umumnya janin sudah menunjukkan banyak sekali perubahan yang sangat signifikan. Perubahan ini juga terjadi pada ibunya. Bulan ke 4 artinya kandungan sudah memasuki trimester kedua. Kondisi janin pada usia ini mulai terlihat jelas menyerupai manusia.

perkembangan janin usia 4 bulan, perkembangan janin 16 minggu, pertumbuhan janin 4 bulan, pertumbuhan janin 16 minggu, janin bayi 4 bulan, janin

Pada minggu pertama di bulan ke-empat, berat janin baru berkisar 25 gram. Di akhir bulan, berat janin mencapai 130 gram. Berat bayi yang semakin bertambah tentu membuat perut ibu semakin membesar. Apalagi bagian tubuh janin sudah mulai terbentuk secara mendetail. Hal inilah yang membuat pergerakan kecil bayi dapat dirasakan oleh sang ibu.

Perubahan fisik yang dialami oleh ibu hamil di usia kehamilan ini juga terlihat sangat jelas. Salah satu yang paling dirasakan adalah detak jantung ibu yang harus tinggi agar kebutuhan suplay darah pada janin bisa terpenuhi.

Selain itu, bagian pelvis juga akan terasa berisi. Rasanya seperti ada sebuah bola lunak di bagian dalamnya. Tentu saja pada usia kehamilan ini berat tubuh ibu akan semakin meningkat. Gejala kehamilan seperti morning sickness akan jarang dirasakan saat Anda memasuki usia kehamilan 4 bulan.

Baca juga:
Perkembangan Janin Usia 5 Bulan (20 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan
Perkembangan Janin Usia 6 Bulan (24 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan
Perkembangan Janin Usia 7 Bulan (28 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan
 
Perkembangan Janin Saat Usia Kehamilan 4 Bulan
Pada perkembangan janin usia 4 bulan, janin sudah menunjukkan bentuk yang terlihat seperti bayi. Walaupun secara keseluruhan ukurannya belum proporsional, bentuk bayi sudah bukan lagi berbentuk embrio. Kepala janin memang terlihat masih sangat besar. Sementara anggota tubuh, tangan dan kakinya masih sangat kecil.

Selain sudah terbentuk, mata dan telinga janin juga sudah ada di posisi yang benar. Tulang janin  akan semakin padat. Dan matanya sudah terbentuk dengan posisi dan ukuran yang baik. Di usia ini, janin sudah bisa bergerak dengan baik. Bahkan, janin dapat melakukan berbagai gerakan mulai dari menggeliat, menghisap jari, menguap, dan lainnya.

Pada beberapa kondisi, ada janin yang sudah bisa menunjukkan ekspresi wajah ketika di kontrol di USG. Aktivitas dan perubahan bentuk janin ini memang sudah bisa Anda lihat secara langsung melalui pemeriksaan USG.

Pada saat memasuki minggu awal trimester kedua, panjang janin masih berukuran 8 cm. Sementara beratnya masih tergolong ringan yakni 25 gram. Meskipun demikian, pertumbuhan janin akan sangat pesat pada usia ini. Dimana beratnya akan mencapai 110 gram di bulan ke-empat. Saat memasuki usia minggu ke-13, jemari kaki dan tangan janin sudah terbentuk secara sempurna.

Organ dalam seperti usus, pankreas, hati, paru-paru dan organ lainnya juga semakin terbentuk. Di bagian mulut janin, tunas gigi akan mulai terbentuk. Pita suara bayi juga mulai berkembang. Kini, ibu hamil sudah bisa merasakan gerakan janin dengan sangat baik. Sebab janin akan menggerakkan kaki-kakinya seperti sedang menendang.

Baca juga: Tahap Perkembangan Janin Usia 0-9 Bulan dan Pertumbuhannya

Perkembangan Janin Usia 14 Minggu Hingga 16 Minggu
Perkembangan janin usia 4 bulan bisa terlihat dari posisi telinga yang sudah berada di tempatnya. Pada usia ini, ukuran janin mencapai 9 cm. Sementara beratnya berkisar 40 gram. Kini, leher janin sudah tumbuh dan terlihat lebih panjang. Dengan begitu, dada janin mulai tidak menyatu lagi dengan bagian dagunya.

Hal yang membuat para ibu tertarik pada perkembangannya ini adalah respon janin yang dapat dirasakan dengan jelas. Kini, janin bisa merespon stimulasi apabila sang ibu menyentuh perut bagian bawahnya. Meskipun sangat lembut, respon ini bisa dirasakan oleh ibu.

Tidak seperti minggu-minggu sebelumnya, jemari kaki dan tangan janin sudah terbentuk secara sempurna. Bahkan jemarinya sudah terbentuk sidik jari. Ketika memasuki usia minggu ke-15, ukuran janin sudah meningkat menjadi 10 cm. Sedangkan beratnya adalah 70 gram. Secara perlahan, rambut janin mulai tumbuh. Jadi janin tidak terlihat botak lagi.

Selain rambut, bulu halus lainnya juga mulai terbentuk seperti alis dan bulu mata saat perkembangan janin usia 4 bulan. Kaki dan tangan janin bertambah panjang sehingga gerakannya pun semakin bervariasi. Di usia kandungan ini, alat kelamin janin mulai terbentuk. Meskipun demikian, dibutuhkan waktu lebih lama lagi jika Anda benar-benar ingin mengetahui jenis kelamin bayi.

Perkembangan janin usia 4 bulan, tepatnya minggu ke 16 menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang semakin meningkat daripada minggu-minggu sebelumnya. Pada usia kandungan ini, janin memiliki panjang mencapai 11,5 cm hingga 12 cm . Beratnya bisa mencapai 100 gram lebih. Sangat pesat bukan?

Tidak mengherankan jika gerakan janin terasa lebih kuat dari sebelumnya. Apalagi jika Anda memberikan stimulasi berupa usapan pada bagian perut, maka gerakan janin akan semakin kuat untuk merespon stimulasi yang Anda berikan. Kini, semua permukaan tubuh janin ditumbuhi oleh rambut halus atau lanugo.

Tak hanya itu, plasenta yang bertugas untuk menyalurkan makanan pada janin juga sudah terbentuk dengan fungsi yang sempurna. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah perkembangan janin saat usianya 4 bulan di dalam kandungan.

Mengetahui Perkembangan Janin Saat Usianya 4 Bulan
1. Gerakan lebih kuat
Seperti yang sempat disinggung bahwa panjang janin semakin meningkat pada usia kehamilan yang ke 4 bulan ini. Kondisi inilah yang membuat pergerakan janin semakin kuat dan aktif. Ibu bisa merasakan gerakannya saat meraba perut.

2. Otot janin semakin kuat
Tidak hanya memiliki organ dan tubuh yang semakin sempurna, otot janin juga semakin kuat. Gerakannya semakin aktif. Dimana janin sudah bisa menguap, menghisap jari, menelan air amnion, cegukan dan merenggangkan ototnya.

3. Sistem pencernaan mulai berfungsi
Pada perkembangan janin usia 4 bulan, perkembangan sistem pencernaan janin mulai berfungsi. Janin dapat menelan air ketuban dalam jumlah 450 hingga 500 ml. Tak hanya itu, hati juga mulai berfungsi secara optimal.

Dimana organ ini sudah bisa membentuk darah serta melakukan metabolisme bilirubin dan hemoglobin lalu diubah menjadi biliverdin agar bisa disalurkan ke bagian usus sebagai sisa metabolisme.

4. Ukuran
Bayi dalam kandungan yang usianya memasuki angka 16 minggu, memiliki panjang dengan ukuran sekitar 5 inch atau 12cm jika dihitung dari bokong hingga kepala.  Janin ditutupi oleh pelindung lembut bawah agar suhunya selalu dalam kondisi normal.

5. Bentuk tubuhnya semakin sempurna
Lemak di bawah kulit bayi juga mulai terbentuk. Kini, janin sudah bisa mendengar semua suara dari luar. Bahkan janin sudah mulai bernapas. Kondisi ini terlihat dari adanya gerakan intens pada dada janin. Dimana ia mulai menghirup lalu membuang sedikit cairan ketuban untuk mulai berlatih bernapas.

Tindakan ini tentunya dapat membantu paru-paru agar bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Saat perkembangan janin usia 4 bulan, otot wajah terlihat lebih berkembang. Hal inilah yang membuat janin mampu menunjukkan berbagai ekspresi menggemaskan seperti mengerutkan kening dan menyipitkan mata. 

Perubahan Ibu Hamil
Saat memasuki perkembangan janin usia 4 bulan, ibu akan merasakan pembengkakan yang sangat jelas pada bagian bawah perut. Hal ini tentu saja karena bera badan bayi yang meningkat hingga 2 kali lipat dari bulan sebelumnya. Ada banyak sekali perubahan yang akan dialami oleh ibu hamil saat kandungannya berusia 4 bulan.

Salah satunya adalah tubuhnya yang semakin membesar terutama di bagian perut. Tidak hanya itu, puting ibu hamil juga mulai terlihat gelap. Mengingat perkembangan janin membutuhkan suplay darah yang mencukupi, jangan heran jika volume darah di dalam tubuh ibu hamil semakin meningkat.

Hal inilah yang menyebabkan kinerja jantung semakin keras sehingga memungkinkan hidung Anda mimisan. Selain itu, kaki ibu hamil juga akan semakin membengkak karena pembuluh darah yang semakin melebar.

Asupan Nutrisi Kehamilan Usia 4 Bulan
Tidak hanya memahami perkembangan janin usia 4 bulan, Anda juga harus mengetahui asupan nutrisi apa saja yang harus dipenuhi oleh ibu hamil agar bayi yang ada di dalam kandungan selalu sehat dan normal.

Disamping itu, Anda juga harus rajin kontrol dan konsultasi pada dokter kandungan tentang kehamilan Anda. Hal ini sangat penting agar Anda bisa mengetahui kondisi bayi yang sebenarnya.  Sekian ulasan mengenai perkembangan janin usia 4 bulan, semoga informasi di atas dapat menambah wawasan pengetahuan Anda.

Perkembangan Janin Usia 4 Bulan (16 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan