Perkembangan Janin Usia 6 Bulan (24 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan

Kehamilan yang dialami oleh Ibu selalu berproses setiap saat. Janin terus berkembang mulai dari masih menjadi embrio sampai menjadi janin yang lengkap dengan organ tubuhnya. Ibu harus selalu memantau perkembangan janin untuk memastikan apakah janin tumbuh dan berkembang dengan normal. Perkembangan janin usia 6 bulan merupakan perkembangan janin yang sudah matang.

Pada usia 6 bulan janin sudah memiliki struktur tubuh yang cukup lengkap, dari ujung kepala sampai ujung kaki. Organ-organ sudah terbentuk mendekati sempurna termasuk panca inderanya. Detak jantung calon bayi berdetak mendekati normal. Ibu sudah bisa merasakan gerakan-gerakan calon bayi mengingat berat badan dan panjangnya terus berkembang.

perkembangan janin usia 6 bulan, pertumbuhan janin 6 bulan, perkembangan janin 24 minggu, janin bayi usia 6 bulan, janin

Perkembangan Fisik Janin Usia 6 Bulan
Perkembangan janin sejak awal sampai akhir tidak terlepas dari peran ibu, termasuk dalam perkembangan janin usia 6 bulan. Ibu memegang peranan penting dalam kesehatan janin. Jika ibu selalu menjaga kesehatan maka janin bisa tumbuh dengan normal sesuai dengan usianya. Berikut ini adalah perkembangan fisik janin yang sudah menginjak usia 6 bulan. Perkembangan ini umumnya terjadi pada janin dengan usia tersebut.

1. Bentuk dan struktur kepala sudah normal seperti bayi yang akan dilahirkan. Otaknya sudah berkembang dengan pesat.

2. Janin memiliki jari tangan dan jari kaki yang sudah terbentuk sempurna dibandingkan dengan sebelumnya. Kuku pada jari-jari juga sudah tebal. Tulang-tulangnya sudah kokoh termasuk tulang belakang yang mulai membentuk.

3. Ketika perkembangan janin usia 6 bulan janin lebih banyak bergerak pada pagi hari dan sore hari seperti pada waktu jam tidur bayi pada sore hari dan jam bangun pada pagi hari

4. Jika perut ibu disentuh maka janin bisa merasakan sentuhan tersebut dan meresponsnya dengan bergerak

5. Pada mata retinanya sudah sudah terbentuk sempurna namun janin belum mempunyai kemampuan untuk melihat.

6. Mata janin sensitif terhadap cahaya dan tulang yang ada di telinga perlahan-lahan menjadi keras sehingga sudah bisa mendengarkan

7. Paru-paru janin sudah mulai berfungsi dan alirannya mulai terbentuk.

8. Jika awalnya keriput dan transparan, kini kulit janin mulai menjadi lembut dan lebih tebal.

9. Jaringan lemak pada bayi mulai tumbuh perlahan-lahan untuk mengatur suhu tubuhnya

10. Sensitivitas syaraf pada janin mulai meningkat dan pembuluh darahnya berkembang.

Baca juga:
Perkembangan Janin Usia 7 Bulan (28 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan 
Perkembangan Janin Usia 8 Bulan (32 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan 
Perkembangan Janin Usia 9 Bulan (36 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan

Jika melihat beberapa perkembangan janin usia 6 bulan sebenarnya itu adalah perkembangan secara umum yang bisa diidentifikasi. Selebihnya janin memang sudah benar-benar mempersiapkan dirinya sebagai bayi yang akan dilahirkan. Tetapi paru-paru dan jaringannya akan terbentuk lebih sempurna jika usia janin sudah menginjak 9 bulan.

Kondisi Ibu Hamil 6 Bulan
Ketika membahas mengenai perkembangan janin usia 6 bulan tidak dapat dipisahkan dari kondisi ibu yang mengandung pada usia tersebut. Ibu pasti mengalami perubahan baik fisik dan psikis sejak usia awal kehamilan sampai menginjak 6 bulan. Kemudian masih berlanjut sampai 9 bulan dan sampai bayi dilahirkan. Apa saja kondisi yang terjadi pada ibu hamil? Berikut ini merupakan ulasannya.

1. Ibu yang sedang hamil 6 bulan harus merelakan waktunya untuk merasakan berbagai perubahan jam istirahat. Janin yang sudah mulai bergerak-gerak akan menyita waktu Ibu mulai dari pagi sampai pagi lagi. Pergerakan janin ada yang lembut dan ada yang seolah-olah janin sedang menendang. Bahkan jika disentuh janin sudah bisa merasakan sentuhan kemudian membalas sentuhan tersebut dengan pergerakan. Oleh karena itu, ibu harus sabar menghadapi perkembangan ini dengan lebih banyak mengeluarkan tenaga.

2. Berat badan ibu terus meningkat mengingat berat badan janin sudah semakin lama semakin meningkat. Apalagi ditambah dengan pertumbuhan organ-organ janin yang hampir sempurna.

3. Puting ibu hamil mulai bengkak dan mengeluarkan cairan sebagai persiapan dalam produksi air susu ibu atau ASI. Namun perkembangan payudara antara ibu hamil yang satu dengan yang lainnya dapat berbeda. Di usia kehamilan 6 bulan ada yang payudaranya belum mengalami perubahan seperti ini. Jadi, tergantung kondisi masing-masing.

4. Rahim dan uterus ibu mulai membesar seiring perkembangan janin usia 6 bulan. Pembesaran ini sampai pada kandung kemih sehingga wajar jika ibu hamil merasa sering ingin buang air kecil.

5. Pada bagian perut dan payudara mulai muncul stretchmark

6. Hormon seks ibu hamil meningkat sehingga aman jika melakukan hubungan suami istri. Pada vagina juga sering  keluar lendir sebagai cara alami dalam melindungi vagina dari kuman.

7. Mulai merasakan kram kaki karena sudah membawa beban berat badan yang cukup banyak. Tanda lainnya yang terjadi pada kaki adalah kaki mulai bengkak.

8. Mulai muncul kontraksi dan perut terasa kencang sehingga jika sudah dalam keadaan seperti ini sebaiknya ibu istirahat dan tidak terlalu capek beraktivitas.

9. Merasakan sesak nafas karena janin yang terus membesar. Ibu hamil tidak boleh melakukan kegiatan yang terlalu banyak.

Baca juga: Tahap Perkembangan Janin Usia 0-9 Bulan dan Pertumbuhannya

Perkembangan Berat Janin Usia 6 Bulan Awal
Perkembangan janin usia 6 bulan awal yaitu pada usia minggu ke-23. Berat janin sudah lebih dari setengah kilogram. Berat ini akan terus meningkat sampai usia 9 bulan diikuti dengan berat badan ibu yang terus bertambah. Oleh karena itu dalam masa kehamilannya seorang ibu berat badannya bisa naik sampai dengan 15 kg. Hal itu dapat terjadi karena di dalam kehamilan ibu membawa dua badan.

Pada usia ini panjang bayi sekitar 20 cm dengan tulang dan organ yang masih terlihat transparan dari kulitnya. Kulit janin masih tipis dan kendur karena belum memproduksi lemak secara sempurna untuk mengisi kulit. Seiring berjalannya waktu lemak akan diproduksi dengan baik sehingga kulit janin semakin kencang dan mulus.

Perkembangan Berat Janin Usia 24 Minggu
Perkembangan janin usia 6 bulan berarti perkembangan ketika usianya memasuki minggu ke-24. berat badan janin sudah bertambah dari yang hanya setengah kilogram kini bisa mencapai 0,7 kilogram. Berat tersebut berasal dari pembentukan lemak dan otot. Ditambah lagi dengan tulang dan organ-organ tubuh yang mulai matang. Panjang janin bisa bertambah 2 cm selama 1 minggu ini.

Jika Ibu penasaran dengan wajah janin maka bisa melihatnya di USG bahwa perkembangan wajah sudah mulai maksimal. Ibu sudah bisa melihat wajah bayi polos dengan pertumbuhan kepala yang mulai sempurna. Rambut-rambut di kepala sedikit demi sedikit mulai muncul. Mata, hidung, mulut, dan rahang mulai terlihat dengan jelas.

Persiapan bagi Ibu Hamil Memasuki Usia Kehamilan 24 Minggu
Ibu yang sedang hamil mulai dari awal sampai akhir kehamilan harus menyadari betapa pentingnya persiapan yang harus dilakukan. Ibu sudah tidak bisa memikirkan apapun untuk dirinya sendiri karena sedang membawa dua nyawa. Apapun yang ibu konsumsi dan ibu lakukan secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap perkembangan janin. 

Ibu sudah mulai menyadari adanya perubahan pada tubuhnya saat perkembangan janin usia 6 bulan. Perubahan tersebut tidak hanya bersifat fisik saja tetapi juga bersifat psikis. Perubahan fisik bisa dilihat dengan jelas misalnya kaki yang membengkak serta perut dan payudara yang semakin membesar. Pinggul pun mulai terasa nyeri ditambah dengan pergerakan calon bayi setiap hari.

Ibu harus siap dengan segala kondisi jika sewaktu-waktu bayi bergerak dan menendang. Pinggul yang membesar menandakan bahwa ibu sudah harus berhenti melakukan kegiatan-kegiatan berat. Ibu tetap boleh bekerja dan beraktivitas namun harus dibatasi agar tidak terlalu lelah. Kondisi ibu yang kelelahan akan berpengaruh pada kondisi fisik dan psikis. Ada yang sampai harus istirahat total.

Kondisi fisik seperti adanya garis-garis halus bisa diatasi menggunakan krim. Ibu bisa lebih mudah mengobatinya saat sudah melakukan persalinan. Pada dasarnya timbulnya hal-hal seperti ini sebagai efek normal dari kehamilan yang bisa dialami oleh ibu hamil dimana saja. Setelah melakukan persalinan nantinya garis halus tersebut akan mulai memudar dengan sendirinya dan mudah diobati.

Ibu hanya perlu menikmati masa kehamilan dengan bahagia. Selama kehamilan yang harus selalu diperhatikan adalah menjaga kesehatan dan memanajemen stress. Dukungan dari suami dan keluarga sangat dibutuhkan untuk motivasi. Itulah beberapa informasi terkait dengan perkembangan janin usia 6 bulan dan kondisi ibu hamil pada usia tersebut.

Perkembangan Janin Usia 6 Bulan (24 Minggu) dan Bentuk dalam Kandungan