Usia Berapa Bayi Bisa Miring Sendiri dan Tengkurap? Ini Waktunya

Tumbuh kembang bayi merupakan hal yang perlu diperhatikan bagi setiap orang tua. Dengan demikian para orang tua dapat mengamati kemajuan pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda setiap harinya. Satu di antara tumbuh kembang bayi yang normal adalah bisa tengkurap sendiri. Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya.

Setiap bayi memiliki perkembangan motorik yang berbeda-beda. Hal tersebut sangat bergantung pada perawatan yang dilakukan oleh orang tuanya. Semakin baik treatment dan pemenuhan nutrisi yang cukup pada bayi maka akan semakin cepat pula proses tumbuh kembangnya. Dengan demikian untuk membantu tumbuh kembang bayi dengan baik, penting untuk selalu memperhatikan nutrisinya.

usia bayi miring, usia bayi tengkurang, usia bayi miring dan tengkurap, bayi tengkurap, bayi

Sebelum bayi dapat merangkak, berdiri dengan baik, dan berjalan, tahap awal yang harus dicapai adalah bisa tengkurap sendiri. Apabila bayi sudah mulai bisa tengkurap, proses perkembangan ke tahap selanjutnya akan lebih cepat. Namun bila pada fase awal perkembangannya terhambat, otomatis perkembangan ke tahap selanjutnya akan terganggu.

Tengkurap yaitu gerakan membalik badan dimana posisi perut berada di bagian bawah. Pada proses perkembangan ini, bayi memerlukan perhatian dan pengawasan yang ekstra untuk menghindari SDIS atau Suddent Death Infant Syndrome, yaitu kematian bayi saat mereka lelap tertidur.

Hal yang perlu diingat bagi para orang tua, jangan sesekali membiarkan bayi Anda tengkurap dalam waktu yang lama. Apalagi tengkurap ketika sedang tidur. Selain dapat mengganggu pernapasannya, hal tersebut dapat menyebabkan SDIS.

Baca juga: 
Pertumbuhan Bayi Usia 3 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat
Pertumbuhan Bayi Usia 4 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat
Pertumbuhan Bayi Usia 5 Bulan dan Perkembangan Fisik yang Terlihat

Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya. Bila Anda sudah melihat bayi Anda mulai bergerak untuk tengkurap, bantulah sedikit demi sedikit hingga ia bisa tengkurap sendiri. Dukungan dan motivasi dari orang tuanya juga dapat mempengaruhi proses perkembangan si bayi. Namun, ketika bayi sudah bisa tengkurap sendiri, selalu awasi dan jangan biarkan tengkurap terlalu lama agar bayi tidak merasa sesak.

Usia Normal Bayi Dapat Miring dan Tengkurap Sendiri
Perkembangan bayi untuk bisa memiringkan tubuh dan tengkurap biasanya berbeda-beda. Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya. Apabila bayi sudah terlihat bisa memiringkan badannya, maka proses tengkurapnya dapat berjalan dengan baik. Paling cepat, bayi sudah bisa tengkurap pada usia 1-2 bulan. Namun, waktu yang tepat untuk bayi mulai bisa miring dan tengkurap pada umumnya adalah pada usia sekitar 3 sampai 6 bulan.

Apabila bayi Anda belum bisa tengkurap pada usia kurang dari 6 bulan, maka masih bisa dikatakan normal. Namun apabila ketika usia lebih dari 6 bulan masih belum bisa tengkurap, Anda perlu segera mencari penyebab yang menghambat proses perkembangannya. Karena dikhawatirkan proses perkembangan untuk ke tahap selanjutnya menjadi terus terhambat.

Faktor yang dapat mempengaruhi proses kemampuan tengkurap pada bayi salah satunya adalah dari berat badannya. Bila bayi Anda memiliki tubuh yang gemuk, biasanya proses tengkurapnya lebih lama karena berat badannya yang berlebih membuat gerak badannya menjadi terbatas. Selain itu, kurangnya asupan-asupan nutrisi pada bayi juga dapat mempengaruhi perkembangan motoriknya.

Lantas pada usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya. Pada usia 3-6 bulan, asupan yang paling penting adalah ASI eksklusif. Karena bayi yang tumbuh dengan ASI biasanya lebih baik dibandingkan yang diberi susu formula. Dengan demikian selama bisa, berikanlah ASI terbaik untuk si bayi.

Baca juga: Tahapan Pertumbuhan Bayi Usia 0 - 12 Bulan dan Perkembangannya

Waktu dan Cara yang Tepat untuk Melatih Bayi dapat Miring dan Tengkurap
Untuk melatih si kecil agar dapat tengkurap sendiri tentu ada waktunya. Bila bayi Anda sudah bisa menyangga kepalanya sendiri dengan baik, maka itu adalah waktu yang tepat untuk mengajarkannya tengkurap. Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya, pada usia 2 hingga 3 bulan, Anda sudah dapat membiasakan bayi untuk sering memiringkan badannya dan mencoba untuk tengkurap.

Namun bila si kecil belum bisa menegakan kepalanya dengan baik, jangan paksakan untuk melatihnya tengkurap karena dapat membuat otot lehernya terkilir. Latihlah otot lehernya dengan sering menegakkannya dengan cara menyangga kepalanya. Selain itu, jangan biarkan bayi untuk berbaring terlalu lama.

Melatih bayi untuk tengkurap dengan aman dapat dilakukan selama 30 menit yang dibagi dalam beberapa waktu dalam satu hari. Sebagai contoh Anda dapat menengkurapkan bayi selama 5 menit dalam 5 sampai 6 kali setiap harinya.

Sembari membantu menengkurapkannya, Anda dapat mengajaknya bermain agar ia semakin terdorong dan merasa bersemangat ketika akan memiringkan dan menengkurapkan tubuhnya. Bila bayi dalam keadaan bersemangat dan merasa senang, tentu akan menambah energinya untuk bergerak.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum menengkurapkan bayi, sangat penting untuk melihat keadaan dan kondisinya saat itu. Jangan memaksakan untuk tengkurap bila bayi sedang dalam kondisi tidak nyaman dan rewel. Karena bila dipaksakan, ia akan semakin rewel dan tidak mau tengkurap.

Selain memperhatikan waktu, para orang tua juga perlu memperhatikan cara yang tepat untuk membantu bayi berlatih tengkurap. Beberapa caranya, Anda dapat menengkurapkan bayi di atas perut dalam posisi berbaring. Cara tersebut juga baik untuk mempererat hubungan bayi dan ibu.

Untuk melatih tengkurap sekaligus memperkuat otot leher bayi, Anda dapat melakukan cara dengan menengkurapkannya di atas paha sekitar beberapa menit. Untuk merangsangnya agar dapat tengkurap sendiri, bisa juga dengan meletakan beberapa mainan di sampingnya.

Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya ketika ia tertarik dengan benda-benda di sampingnya, ia akan terangsang untuk memiringkan badannya kemudian tengkurap. Saat itulah waktu yang tepat untuk membantunya untuk tengkurap sedikit demi sedikit hingga bisa tengkurap sendiri.

Manfaat Posisi Miring dan Tengkurap Bagi Bayi
Proses tengkurap pada bayi tentu memiliki banyak manfaatnya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Dapat mengistirahatkan bagian belakang tubuh bayi, karena biasanya ketika ia berbaring dalam waktu lama, punggungnya akan terasa panas dan tidak nyaman. Dalam posisi memiringkan tubuh dan tengkurap, bagian belakang tubuh bayi dapat beristirahat sejenak. Selain itu, posisi memiringkan tubuh ke arah kanan juga baik untuk kesehatan.

2. Dapat melatih kemampuan motorik kasar dan motorik halusnya. Kemampuan motorik kasar akan terlatih saat posisi bayi dalam keadaan terlentang. Pada posisi ini, tangan dan kaki akan aktif bergerak seperti menendang dan menggerak-gerakan tangannya. Hal tersebut baik bagi perkembangan motorik kasarnya dan mempermudah proses memiringkan tubuhnya ataupun tengkurap.

Sedangkan kemampuan motorik halus akan terlatih saat bayi dalam posisi tengkurap. Pada posisi ini, ia akan mencoba menarik benda-benda di sekitar dengan tangannya. Hal tersebut baik juga sangat baik untuk melatih otot-otot tangannya.

3. Dapat membuat otot leher bayi menjadi lebih kuat karena pada posisi tengkurap, ia akan terus mencoba untuk menengadahkan kepalanya. Bila tengkurapnya sudah terlatih dengan baik, ia akan siap menuju proses perkembangan selanjutnya yaitu merangkak.

Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya. Saat semua kemampuan motoriknya berkembang dengan bagus, saat itulah bayi dapat melakukan posisi tengkurap dengan baik.

Faktor Motorik yang Menghambat Proses Tengkurap Bayi
Pada usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya, hal-hal berikut dapat sangat mempengaruhi waktu usia bayi untuk dapat tengkurap dengan baik.

Apabila bayi Anda terlihat belum bisa memiringkan badannya dan tengkurap, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat perkembangannya. Dengan begitu Anda dapat segera mengatasi penyebab yang dapat menghambat proses tengkurapnya.

Beberapa faktor yang dapat menghambat proses tengkurap pada bayi di antaranya adalah tangan dan kaki yang pasif dan sangat jarang bergerak. Karena jarang bergerak, otot-otot tangannya akan lemah dan sulit untuk memiringkan badannya ataupun tengkurap.

Faktor lainnya adalah tangannya yang belum bertenaga dan belum bisa memegang sesuatu. Untuk dapat miring dan tengkurap, bayi harus sudah bisa memegang sesuatu. Dengan demikian ia dapat berpegangan pada benda di sekitarnya untuk membantu memiringkan tubuh dan tengkurap dengan mudah.

Usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya dengan mengetahui beberapa faktor yang dapat menghambat proses miring dan tengkurap pada bayi, Anda dapat segera memperbaiki perkembangan yang terhambat dan membantu proses tengkurap pada waktu yang tepat. Karena bila hal tersebut dibiarkan, tentu akan membuat perkembangannya berjalan lambat.

Demikian beberapa ulasan mengenai usia berapa bayi bisa miring sendiri dan tengkurap? Ini waktunya, Lakukan cara-cara yang sudah disebutkan di atas untuk membantu proses tengkurapnya dengan baik. Selain itu, awasi selalu pergerakan bayi Anda untuk menjaga keamanannya selama ia aktif bergerak.

Usia Berapa Bayi Bisa Miring Sendiri dan Tengkurap? Ini Waktunya