10 Penyebab Bayi 7 Bulan Belum Bisa Merangkak dan Duduk Sendiri

Anak adalah anugerah yang sangat berharga bagi orang tua. Orang tua merawat anak sejak bayi sampai ia tumbuh dewasa menjadi orang yang mengenal dunia. Ada berbagai tahap perkembangan sejak bayi dilahirkan. Tetapi ada suatu kecemasan tersendiri jika bayi 7 bulan belum bisa merangkak. Karena pada usia ini pada umumnya bayi usia ini sudah bisa merangkak dan duduk sendiri.

Pertumbuhan dan perkembangan bayi yang normal dapat dilakukan tidak hanya karena satu faktor saja. Faktor tersebut berasal dari bayi sendiri dan dari lingkungan. Seperti bagaimana pemenuhan nutrisi bayi, kesehatan, dan bagaimana orang tua selalu membimbing. Orang tua tidak bisa hanya mengharapkan anaknya tumbuh tanpa ikut serta dalam tumbuh kembangnya.

penyebab bayi 7 bulan belum bisa merangkak, bayi 7 bulan belum merangkak, bayi merangkak, penyebab bayi belum merangkak, bayi

Sudah menjadi hal yang wajar jika pada saat bayi 7 bulan belum bisa merangkak dan duduk maka orang tua menjadi cemas. Apalagi jika melihat bayi-bayi seusianya sudah bisa melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Jika ini terjadi pada Ibu maka harus mencari penyebabnya mengapa hal itu bisa terjadi. Sehingga bisa dicari solusinya secepat mungkin agar anak berkembang normal.

Pada dasarnya perkembangan antara bayi yang satu dengan bayi yang lainnya dapat berbeda. Ibu tidak boleh membandingkannya dengan bayi lain. Hal-hal yang bisa dilakukan oleh Ibu agar bayi dapat berkembang secara optimal adalah dengan menstimulasi bayi. Pada usia di atas 2 bulan bayi sudah mulai bisa dilatih duduk sehingga ketika di atas usia 4 bulan sudah bisa duduk sendiri.

Penyebab Bayi Belum Bisa Duduk dan Merangkak
Bayi 7 bulan belum bisa merangkak dan duduk belum tentu bayi Ibu mengalami perkembangan tidak normal. Oleh karena itu, Ibu perlu menganalisis penyebab-penyebab yang mungkin terjadi. Sehingga penyebab tersebut dapat diminimalisir. Adapun beberapa penyebabnya diantaranya yaitu sebagai berikut.

Baca juga:
15 Cara Mudah Mengajari Bayi agar Bisa Cepat Berjalan 
Cara Melatih Bayi agar Bisa Merangkak dan Duduk Dibantu Orangtua 
Usia Berapa Bayi Bisa Merangkak dan Duduk Sendiri? Ini Waktunya  

1. Kekurangan nutrisi
Bayi yang baru lahir harus mendapatkan ASI eksklusif karena sebagai makanan utama bayi. Bayi akan menjadi sehat apabila mampu mendapatkan ASI. Bayi yang mendapatkan ASI akan lebih mudah tumbuh dan berkembang karena mengandung nutrisi yang lengkap.

Segala macam nutrisi untuk bayi bisa didapatkan dari ASI tanpa tambahan bahan makanan apapun. Baru setelah lebih dari 6 bulan bayi bisa mendapatkan makanan pendamping ASI. Untuk Ibu yang mempunyai masalah dengan ASI bisa mengganti dengan susu formula asalkan cocok dengan bayi.

Begitu juga dengan bayi yang alergi terhadap ASI bisa minum susu formula. Baik ASI maupun susu formula harus mampu mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Jika tidak, maka bayi akan kekurangan nutrisi yang bisa menjadi salah satu penyebab bayi terlambat berkembang. Seperti pada usia 7 bulan yang belum bisa duduk maupun merangkak.

2. Kelebihan berat badan
Menanggapi masalah bayi 7 bulan belum bisa merangkak ternyata penyebabnya tidak hanya karena bayi kekurangan nutrisi saja. Tetapi bayi yang obesitas pun dapat mengalami gangguan ini.

Berat badan bayi harus normal dan seimbang, tidak boleh kurang dan tidak boleh berlebihan. Selama bayi berada pada kisaran berat badan yang normal maka aman untuk kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan.

3. Otot-otot yang lemah
Bayi memiliki otot yang lemah. Namun, seiring dengan bertambahnya usia maka otot bayi lambat laun akan lebih kuat. Nah, jika pada usia 7 bulan belum merangkak dan duduk penyebabnya bisa karena ototnya yang masih lemah.

Jadi, kemampuan otot belum maksimal dalam melakukan aktivitas tersebut. Jika nanti otot sudah berkembang menjadi lebih kuat maka bayi akan bisa duduk dan merangkak.

4. Gangguan kesehatan
Bayi rawan terhadap gangguan kesehatan, diantaranya yaitu kesehatan saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Bayi 7 bulan belum bisa merangkak dan duduk bisa disebabkan karena mengalami gangguan kesehatan pada usia tersebut.

5. Orang tua kurang telaten
Tugas orang tua semasa perkembangan bayi adalah menemani dan membimbingnya berkembang. Orang tua harus memberikan stimulus pada gerak motorik bayi, baik motorik kasar maupun halus. Gerak motorik kasar misalnya duduk dan merangkak. Sedangkan gerak motorik halus adalah menyentuh, meraba, dan menggenggam.

6. Terlalu sering menggunakan baby walker
Baby walker memang baik untuk melatih anak agar dapat duduk, berdiri dan berjalan dengan aman. Ibu bisa melakukan aktivitas di samping bayi yang menggunakan baby walker. Tetapi akan lebih baik jika tidak terlalu sering. Bayi juga perlu dibiasakan untuk melakukan aktivitas pergerakan sendiri tanpa bantuan alat. Namun, orang tua harus selalu mendampingi.

7. Kurang mendapatkan rangsangan
Jika bayi sudah mau tengkurap maka itu adalah waktu yang penting agar anak dapat merangkak atau duduk. Jadi rangsang anak agar melakukannya. Misalnya dengan memancing dengan mainan yang disukai agar bayi meraihnya sambil merangkak atau duduk. Bayi umumnya mulai memahami mainan yang menarik perhatiannya.

8. Kurangnya kemampuan koordinasi bayi
Anggota tubuh mempunyai kaitan satu sama lain sehingga bisa berkoordinasi. Sehingga kurangnya kemampuan koordinasi tubuh dapat menyebabkan terlambatnya tumbuh kembang bayi. Sehingga menjadi salah satu penyebab bayi 7 bulan belum bisa merangkak.

9. Kurangnya keseimbangan bayi
Posisi duduk dan merangkak membutuhkan keseimbangan tubuh bayi. Bayi yang belum mempunyai keseimbangan dengan baik akan kesulitan melakukannya. Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi masalah ini.

10. Terlambat berkembang dari faktor bayi sendiri
Bayi ada yang mengalami keterlambatan berkembang karena faktor-faktor tertentu. Jadi, faktor ekstern belum tentu menjadi penyebab masalah ini. Hal ini bisa terjadi jika misalnya kebutuhan bayi sudah terpenuhi dan bayi sehat namun ternyata belum bisa duduk dan merangkak.


Bukan berarti bayi tidak akan bisa melakukan aktivitas tersebut. Hanya perkembangannya saja yang terlambat. Jika pada umumnya bayi sudah duduk dan merangkak di usia 6 -9 bulan, maka usia 10 bulan bayi baru bisa melakukannya.

Itulah 10 penyebab bayi 7 bulan belum bisa merangkak yang harus dipahami oleh setiap orang tua. Sehingga orang tua tidak hanya cemas namun dapat mencari tahu sendiri masalah yang dihadapi bayi. Antara ayah dan ibu harus bekerjasama dalam merawat bayi agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut ini yang harus dilakukan agar bayi cepat duduk dan merangkak.

Mengobati Bayi Sakit
Salah satu hal yang mungkin terjadi adalah bayi mengalami sakit di usia perkembangannya. Oleh karena itu, obati terlebih dahulu sakit yang dialami oleh bayi agar tidak menimbulkan masalah lainnya. Jika bayi sudah sehat maka orang tua bisa segera merangsang perkembangan bayi agar bisa duduk dan merangkak.

Melakukan Tummy Time
Tummy time adalah merangsang bayi agar bisa merangkak. Tummy time biasa dilakukan pagi hari dan sore hari setelah bayi dimandikan. Aktivitas ini bisa menjadi aktivitas santai antara Ibu dan bayi sambil melatih kemampuan bayi untuk merangkak. Tempatkan bayi pada kasur atau karpet yang lembut sehingga bayi nyaman. Cara ini efektif menghindarkan bayi 7 bulan belum bisa merangkak.

Konsultasi Dokter dan Terapi Pijat
Jika ibu akan melakukan terapi pijat pada bayi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Apakah kondisi bayi aman melakukan terapi. Pijat dilakukan agar bayi dapat duduk maupun merangkak dengan benar. Karena bisa jadi bayi sudah bisa melakukan kedua aktivitas tersebut tetapi secara posisi belum tepat. Misalnya merangkak dengan kaki lurus atau duduk masih belum stabil.

Membantu Anak Duduk
Jika sudah mendekati usia bayi bisa duduk dan merangkak, akan lebih baik jika Ibu tidak terlalu banyak menggendong bayi. Caranya dengan melatih anak bermain di kasurnya atau di karpet. Jika terlalu sering digendong maka dapat menyebabkan bayi 7 bulan belum bisa merangkak.

Orang tua harus selalu memantau dan mengawasi perkembangan bayi. Apabila bayi sudah mulai suka duduk atau merangkak, maka pastikan orang tua ada di sampingnya. Hal ini untuk menghindari terjadi kecelakaan pada bayi. Misalnya terkilir atau jatuh tanpa sepengetahuan orang tua. Orang tua juga perlu mengawasi agar bisa membantu posisi duduk bayi dengan benar.

Demikian ulasan mengenai perkembangan bayi agar bisa duduk dan merangkak. Setiap bayi mempunyai waktunya sendiri dalam berkembang. Sehingga orang tua jangan stress jika pada usia tertentu bayi belum bisa melakukan aktivitas seperti temannya. Jika terdapat kondisi bayi 7 bulan belum bisa merangkak dicari penyebabnya kemudian dicari solusi yang tepat untuk mengatasi.

10 Penyebab Bayi 7 Bulan Belum Bisa Merangkak dan Duduk Sendiri