4 Penyebab Bayi Muntah setelah Menyusui yang Harus Diwaspadai

Bayi biasanya sering mengalami muntah saat setelah mengkonsumsi ASI. Hal ini wajar untuk terjadi dan bisa terjadi kapan saja pada bayi. Namun, walaupun demikian sangat penting bagi para orang tua untuk mengenali apa yang menyebabkan bayi mengalami dan gejala-gejala yang mungkin dialami bayi pada saat setelah minum ASI.

Anda tidak perlu khawatir jika bayi anda mengalami muntah pada saat setelah minum ASI, hal ini merupakan suatu hal yang normal dan wajar selama bayi tidak rewel atau mengalami gangguan pernapasan pada saat memuntahkan ASI.

penyebab bayi muntah, bayi muntah, bayi, bayi muntah setelah menyusui

Pada umumnya, bayi akan mengalami muntah pada saat setelah minum ASI bisa terjadi pada usia 4 sampai dengan 5 bulan dan akan berhenti menyusu dengan sendirinya.

Sebenarnya bayi yang muntah disebabkan oleh refluks atau ASI akan kembali lagi ke kerongkongan akibat adanya gangguan otot antara esofagsu dan lambung bayi. Refluks biasanya juga akan terjadi karena katup yang ada pada esophagus belum matang dan tidak bekerja secara optimal.

Namun, meskipun begitu penyebab lainnya yang bisa membuat bayi muntah setelah minum ASI adalah adanya infeksi dalam perut misalnya gastroenteritis. Namun, biasanya gejala yang lainnya dalah disertai dengan diare yang dialami bayi.

Baca juga:
14 Cara Menghentikan Bayi Muntah setelah Menyusui dan Antisipasinya
Cara Mengatasi Bayi Muntah Banyak dan Menyembur setelah Minum ASI
Cara Menidurkan Bayi Susah Tidur tanpa Harus Digendong atau Disusui

Selain itu, anda juga harus waspada dengan adanya gejala lain pada saat setelah minum ASI misalnya bayi yang menolak untuk menyusu, sulit tidur, perut bengkak, sesak napas, timbul ruam, dan adanya cairan hijau pada saat bayi muntah.

4 Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI
Bayi yang muntah sesaat setelah minum ASI merupakan suatu hal yang wajar dan normal terjadi seperti yang sudah kami jelaskan di atas. Nah, beberapa hal yang bisa memicu bayi mengalami muntah terdapat beberapa faktor. Adapun faktor-faktor penyebab bayi muntah setelah minum ASI adalah sebagai berikut.

1. Posisi Menyusui yang Salah
Penyebab bayi muntah yang pertama adalah posisi menyusui yang salah yang bisa membuat bayi muntah pada saat setelah minum ASI. Biasanya penyebab bayi muntah adalah posisi orang tua bayi yang menyusui sambil tiduran dan dengan posisi tubuh yang miring sedangkan si bayi tidur dengan telentang.

Jika anda melakukan hal ini secara terus menerus ASI yang anda susui untuk bayi anda tidak akan sampai ke pencernaan namun masuk ke dalam saluran pernapasan. Hal inilah yang menyebabkan bayi akan muntah. Untuk mengatasi hal tersebut anda bisa memberikan ASI kepada bayi dengan posisi yang tegak kurang lebih selama 30 menit setelah disusui.

2. Fungsi Pencernaan yang Belum Sempurna
Penyebab bayi muntah yang lainnya salah satunya adalah fungsi pencernaan yang masih belum  sempurna. Hal ini karena bayi yang baru lahir harus beradaptasi terlebih dahulu pada makanan apa saja yang ia makan. Jika bayi tidak beradaptasi, hal ini bisa menjadi salah satu penyebab bayi muntah karena sistem pencernaan yang masih belum sempurna.

3. Bayi Terlalu Aktif
Bayi yang terlalu aktif juga bisa menjadi penyebab bayi muntah, misalnya saja pada saat bayi menggeliat atau pada saat bayi menangis secara terus menerus. Bayi akan mudah untuk muntah karena tekanan yang ada di dalam perut bayi cukup tinggi, hal ini akan membuat perut bayi sangat tertekan. Sehingga apa saja yang masuk ke dalam perut bayi dan dicerna oleh bayi akan keluar dalam bentuk muntahan.


4. Klep Penutup Lambung Belum Berfungsi Sempurna
Bagi bayi yang meminum ASI, konsumsi ASI akan masuk secara langsung ke mulut bayi dengan menuju langsung ke saluran pencernaan bagian atas lalu menuju ke lambung. Nah, satu hal yang perlu anda ketahui adalah diantara organ tersebut terdapat satu klep yang memiliki fugsi untuk menutup lambung. 

Namun, bayi yang baru saja berusia beberapa bulan biasanya akan memiliki klep yang masih belum berfungsi dengan sempurna. Jadi tidak heran jika bayi akan muntah pada saat setelah meminum susu ASI secara berlebihan.

Tips Memberikan ASI Agar Bayi Tidak Muntah
Memberikan ASI kepada bayi bisa dianggap susah-susah gampang karena bayi yang baru lahir biasanya akan sering mengalami muntah. Nah, setelah anda mengetahui apa saja penyebab bayi muntah, selanjutnya anda harus tahu beberapa tips menyusui agar bayi tidak muntah. Tips yang akan kami jelaskan berikut ini akan membantu anda untuk bisa menyusui bayi anda dengan meminimalisir penyebab muntah pada bayi.

1. Hindari Meletakkan Bayi di Kursi Bayi
Jangan letakkan bayi di kursi bayi, hal ini akan memicu peningkatan tekanan pada perut sehingga memudahkan bayi untuk bisa muntah setelah disusui.

Akan lebih baik jika anda memangku bayi anda pada saat menyusui dengan posisi bagian kepala lebih tinggi dibandingkan kaki.

2. Jangan Berlebihan Memberikan ASI
Penyebab bayi muntah adalah karena anda terlalu banyak memberikan ASI kepada bayi anda. Jika hal ini terjadi, maka akan lebih baik jika anda tidak berlebihan memberikan ASI kepada bayi anda. Berikan ASI secara rutin dan jangan berlebihan dalam memberikan ASI kepada bayi anda. Apabila anda memberikan ASI secara sekaligus maka tidak menutup kemungkinan semakin lama ASI tersebut akan dimuntahkan kembali..

Nah, untuk mensiasati hal tersebut anda bisa memberikan ASI kepada bayi selama dua jam sekali. Cara ini merupakan cara efektif dalam satu susuan.

3. Sendawakan Bayi Setelah Disusui
Tips untuk mengurangi penyebab bayi muntah adalah dengan menyendawakan bayi yang sudah disusui. Sendawa pada bayi dilakukan untuk mengatasi kekenyangan yang bisa mengakibatkan bayi muntah. Jadi, anda harus mengusahakan untuk menyendawakan bayi yang sudah anda susui untuk menghalau efek kekenyangan yang bisa menyebabkan bayi anda muntah.

4. Letakkan Bayi dalam Posisi Miring
Tips selanjutnya yang bisa anda lakukan untuk mengatasi penyebab bayi muntah adalah dengan meletakkan bayi anda dalam posisi yang miring. Anda bisa memposisikan kepala bayi anda agar lebih tinggi dari kaki untuk meminimalisir bayi untuk tidak muntah.

Cara ini bisa membantu menurunkan cairan dalam tubuh bayi anda ke bawah. Usuhakan jadi usahakan setelah anda menyusui bayi letakkan pada posisi miring agar bayi anda tidak muntah pada saat menyusu.

5. Hindari Langsung Mengangkat Bayi saat Muntah Terjadi
Pada saat bayi anda mengalami muntah yang tidak sengaja, usahakan anda untuk menghindari mengangkat bayi secara langsung. Hal ini bisa menyebabkan muntahan yang dialami oleh bayi anda masuk ke dalam paru-paru dan pastinya cukup berbahaya bagi sang bayi.

Jika bayi anda mengalami muntah, anda bisa menengkurapkan bayi anda atau memiringkan bayi dan biarkan bayi muntah hingga tuntas. 

6. Jika Bayi Muntah, Biarkan Saja
Muntah yang dialami oleh seorang bayi biasanya akan membuat kita sebagai orang tua merasa cemas di dalam hati. Namun, sebenarnya suatu hal yang bisa anda lakukan pada saat bayi anda mengalami muntah maka anda hanya perlu membiarkan bayi anda untuk muntah hingga tuntas dan selesai.

Jadi, jika anda melakukan tindakan atau aktifitas yang berlebihan hal tersebut akan sangat beresika pada cairan muntahan yang dikeluarkan bayi untuk bisa terhirup dan kembali masuk ke dalam paru-paru. Hal ini akan sangat membahayakan kondisi bayi anda jika anda melakukan tindakan yang salah.

7. Jika Bayi ingin Muntah, Miringkan
Jika anda telah melihat beberapa tanda-tanda bahwa bayi anda akan muntah, anda bisa langsung memiringkan bayi anda atau tengkurapkan bayi anda. Cara ini akan meminimalisir terjadinya tersedak yang dapat membuat muntahan tadi masuk ke dalam paru-paru.

8. Hindari Memberi ASI Saat Bayi Merasa Lapar
Penyebab bayi muntah selanjutnya adalah karena bayi anda tergesa-gesa pada saat meminum ASI. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut anda bisa mensiasatinya dengan tidak memberikan ASI Ketika bayi sedang sangat lapar. Hal inilah yang membuat bayi muntah karena bayi tergesa-gesa pada saat menyusu dan menyebabkan udara masuk ke dalam perut bayi yang nantinya bisa membuat bayi muntah.

9. Perhatikan Lubang Dot Saat Diberikan Kepada Bayi
Bagi anda para orang tua yang menggunakan dot susu bayi untuk memberikan susu kepada bayi anda. Hal yang harus anda perhatikan adalah periksalah terlebih dahulu lubang yang ada pada dot susu bayi anda sebelum anda memberikannya.

Hal ini penting karena lubang dot yang terlalu kecil akan beresiko untuk memasukkan udara ke dalam mulu dan mengalir ke perut bayi sehingga bayi akan muntah. Selain itu, dot yang memiliki lubang yang terlalu besar juga dapat menyebabkan susu yang ada di dalam dot mengalir semakin banyak dan semakin cepat.

Hal ini juga bisa menjadi penyebab bayi muntah. Nah, sebaiknya agar bayi anda tidak mengalami muntah, anda harus bisa mengatur lubang dot, jangan biarkan lubang dot terlalu besar dan terlalu kecil.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab bayi muntah dan tips mengatasi bayi muntah yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

4 Penyebab Bayi Muntah setelah Menyusui yang Harus Diwaspadai