12 Cara Penanganan Bayi Kuning agar Bisa Sembuh dan Normal Lagi

Terdapat sekitar 50% bayi yang dilahirkan ke dunia dengan kondisi terkena penyakit kuning. Hal ini karena penyakit kuning pada bayi desbabkan oleh adanya pigmen bayi bernama bilirubin yang berlebih.

Setiap manusia memang memiliki bilirubin di dalam sel darah merahnya. Dalam jangka waktu tertentu sel-sel darah merah yang berada di dalam tubuh bayi tersebut bisa  mati dan menguraikan selnya. Nah, salah satu penguraian selnya tersebut bisa menjadi sebuah bilirubin. Bilirubin diuraikan oleh Organ tubuh manusia yaitu hati, setelah itu biasanya penguraian tersebut akan dibuang melalui proses BAB yang menjadi proses metabolisme tubuh.

bayi kuning, cara menangani bayi kuning, cara mengobati bayi kuning, pengobatan bayi kuning, bayi kuning, obat alami bayi kuning, obat herbal bayi kuning, bayi

Jenis Kondisi Bayi Kuning yang Harus Anda Ketahui
1. Penyakit Kuning Normal
Bayi yang mengalami penyakit kuning akan dikatakan normal pada saat kadar bilirubin di dalam tubuhnya bisa menurun dengan sendirinya. Menurunnya kadar bilirubin yang ada dalam tubuh bayi menandakan bahwa semakin sempurnanya perkembangan janin pada organ hati dalam menguraikan kadar bilirubin di dalam tubuh bayi.

Biasanya bayi akan mengalami penyakit kuning selama 3 hinga 4 hari setelah bayi dilahirkan. Pada hari ketujuh kondisi bayi akan normal dan tidak akan berwarna kuning lagi. Hal inilah yang disebut dengna penyakit kuning yang normal pada bayi.

2. Penyakit Kuning Fisiologis dan Patologis
Jenis penyakit kuning pada bayi yang berikutnya adalah penyakit kuning fisiologis dan juga patologis yang tentunya penanganannya akan berbeda dengan penyakit kuning normal yang terjadi pada bayi.

Biasanya jenis penyakit kuning ini akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan penyakit kuning yang normal terjadi. Untuk itu penanganan penyakit kuning yang seperti ini biasanya membutuhkan penanganan penyakit kuning yang khusus.

Itulah beberapa jenis penyakit kuning yang biasa terjadi pada bayi yang baru lahir.

Baca juga: 
12 Penyebab Ruam Kulit pada Leher Bayi yang Disertai Iritasi 
14 Penyebab Utama Bayi Menangis Tiba-tiba dan Cara Mengatasinya 
15 Ciri Bayi Kuning Sudah Sembuh dan Sehat Sepenuhnya
 
Tips Penanganan Bayi Kuning secara Alami dan Medis
Penasaran kan, bagaimana cara penanganan penyakit kuning pada bayi yang bisa anda lakukan baik secara alami ataupun medis.  Yuk, simak ulasannya berikut ini. Berikut ini cara mengatasi penyakit kuning yang ada pada bayi:

1. Memberikan ASI kepada Bayi Sesering Mungkin
Cara pertama penangan bayi kuning yang dapat anda lakukan terutama penyakit kuning yang sifatnya patologis anda dapat menyusui bayi anda lebih sering. Hal ini karena ASI dapat membentuk sistem imun bayi dan dapat meningkatkan sistem imun bayi dibandingkan sebelumnya.  Sistem imun  dalam tubuh berfungsi untuk menjaga sel otak dari serangan bilirubin yang tinggi. Selain itu, ASI juga dapat memberikan ketenangan pada bayi sehingga bayi akan terhindar dari dehidrasi.

Anda sebagai orang tua harus memastikan bahwa ASI tersebut masuk ke dalam tubuh bayi. ASI yang dikonsumsi oleh bayi akan membuat bayi anda dapat mengeluarkan bilirubin yang ada dalam tubuh dari tinja yang dikeluarkan bayi.

Hal tersebut dapat mengatasi kuning bayi lebih cepat. Pastikan anda memberikan ASI sesering mungkin misalnya 1 jam sekali.  Berikan ASI secara maksimal agar penanganan bayi kunging berhasil.

2. Menjemur Bayi
Penangan bayi kuning yang selanjutnya adalah dapat anda lakukan dengan menjemur bayi anda. menjemur bayi dapat menurunkan kadar bilirubin, hal ini karena vitamin D yang ada dapada sinar matahari pagi akan sangat membantu bayi anda untuk bisa menghilangkan penyakit kuning secara perlahan pada bayi anda. Adapun cara menjemur bayi yang terkena penyakit kuning, dapat anda lakukan seperti berikut ini:

• Pastikan anda menjemur bayi pada pukul setengah tujuh pagi sampai dengan pukul sembilan pagi. Jangan jemur bayi jika cuaca pada saat itu mendung karena dapat membuat bayi pilek.
• Jemur bayi selama kurang lebih sekitar 30 jam sampai dengan satu jam.
• Pastikan anda menjemur bayi anda pada kondisi bayi  telanjang sehingga tidak hanya kulit tertentu saja yang mendapatkan sinar matahari tersebut namun seluruh tubuh bayi terkena sinar matahari pagi.
• Usahakan kulit yang terdapat warna kuning yang masih sangat kuat mendapatkan cukup sinar matahari.
• Lindungi mata bayi dengan mengenakan kacamata hitam khusus bayi, hal tersebut bertujuan agar mata bayi anda tidak terpapar langsung dengan sinar matahari.

3. Jangan Jangan Membuat Bayi Dehidrasi
Penanganan bayi kuning yang selanjutnya adalah dengan cara tidak membuat bayi terkena dehidrasi. Hal ini karena dehidrasi dapat membuat bayi terus mengalami penyakit kuning. Oleh  karena itu, berikan bayi cairan sesering mungkin kepada bayi.

Caranya adalah dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayi anda selama 3 sampai dengan 4 jam. Anda bisa mencoba cara penanganan bayi kuning ini dengan memberikan ASI secara rutin dan jangan tunggu sampai bayi menangis terlebih dahulu.


4. Memberikan Susu Formula Sesering Mungkin
Apabila anda tidak memberikan ASI kepada bayi anda, namun menggunakan susu formula. Maka, pastikan anda memberikan susu formula kepada bayi anda sesering mungkin untuk penanganan bayi kuning.

Untuk takarannya, pastikan anda memberika susu formula pada bayi kuning sebanyak 6 hingga 10 botol dalam sehari. Susu formula bermanfaat agar dapat membantu bayi anda dalam menurunkan kadar bilirubin dalam tubuh bayi lebih cepat. Namun, walaupun demikian akan lebih cepat ASI dalam proses penanganan bayi kuning dibandingkan dengan susu formula.

5. Konsumsi Asupan Yang Bergizi
Penanganan bayi kuning yang selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi. Hal ini karena apa yang anda sebagai ibu makan akan berpengaruh juga pada bayi anda melalui ASI.

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, anda dapat memberikan ASI secara rutin kepada bayi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi terutama yang kaya akan zat besi misalnya seperti kangkung, dan beberapa makanan lainnya yang banyak mengandung zat besi.

6. Perhatikan Fisik dan Kondisi Bayi
Untuk melakukan penanganan bayi kuning yang selanjutnya, anda bisa memperhatikan fisik dan kondisi bayi anda yang sedang menderita penyakit kuning tesebut. Terdapat hal-hal yang harus anda waspadai misalnya sebagai berikut ini:

• bayi memiliki fisik yang lemas
• bayi kurang aktif bergerak
• Bayi tidak mau menyusu kepada ibunya
• Bayi tidak menangis dengan kencang atau bisa juga hanya bisa merintih

Apabila hal tersebut terjadi pada anda maka anda harus segera melakukan penanganan bayi kuning ke rumah sakit terdekat.

7. Berikan ramuan tradisional
Cara penanganan bayi kuning secara alami yang selanjutnya adalah dengan memberikan bayi anda ramuan tradisional. Anda bisa mencoba memberikan  bayi anda beberapa ramuan tradisional yaitu kunyit dan juga jahe. Anda bisa memberikan kunyit dengan mencoba mencampur kunyit dengan air hangat dan dicampur madu lalu berikan ramuan tersebut kepada bayi anda. selain itu, anda juga bisa memberikan jahe kepada bayi anda dengan mencampurkannya dengan menggunakan air hangat yang dicampur dengan madu. Berikan kepada bayi anda secara rutin.

8. Terapi Sinar atau Fototerapi
Penanganan bayi kuning juga bisa anda lakukan secara medis. Anda bisa mencoba terapi sinar atau fototerapi untuk mengatasi masalah bayi kuning yang terjadi pada buah hati anda. terapi sinar biasanya akan dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Untuk melakukannya, anda bisa meletakkan bayi anda di box bayi kemudian pihak rumah sakit akan melakukan penyinaran kepada bayi anda. anda juga bisa sambil menggendong bayi pada saat dilakukan penyinaran. Bayi akan dilakukan penyinaran selama jangka waktu tertentu yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

9. Transfusi darah
Apabila kondisi bayi anda sudah semakin parah dan sudah tidak bisa menerima perwatan apapun yang dilakukan secara alami, maka anda bisa meminta bantuan tenaga medis untuk bayi anda.

Penanganan bayi kuning dengan tindakan medis yang dimaksud aldah dengan melakuakn transfuse darah. Hal ini akan membantu mnegurangi bilirubin dalam tubuh bayi anda.

10. Transfusi imunoglobulin intravena (IVIg)
Penanganan bayi kuning yang dapat dilakukan dengan tindakan medis yang selanjutnya adalah dengan melakukan transfuse darah yakni tarnsfusi immunoglobulin intravena melalui medis.

Hal ini karena mungkin saja penyakit kuning yang dialami bayi anda dikarenakan perbedaan golongan darah antara ibu dan anak. Oleh karena itu, perlu dilakukan transfusi antibodi dari ibu sehingga bisa memecah kadar bilirubin pada bayi. penanganan bayi kuning dengan cara ini akan lebih cepat dalam menrurunkan kadar antibodi dan juga menurunkan kuning pada bayi dengan cepat.

11.Pemberian infus
Bayi kuning yang dapat terjadi pada bayi ada yang normal dan ada pula yang tidak normal. Untuk mengetahui apakah warna kuning pada bayi tersebut normal atau tidak maka anda harus tahu ciri-cirinya.

Untuk seorang bayi yang mengalami penyakit kuning yang tidak normal atau dapat dikatakan parah, anda harus segara melakukan penanganan bayi kuning secara cepat dengan bantuan medis. Salah satu cara penanganan bayi kuning yang biasanya dilakukan oleh tenaga edis adalah dengan memberikan cairan melalui infus sebagai pengganti ASI.

12. Hindari Obat-Obatan yang Mengandung Sulfur
Selain dapat dilakukan penanganan bayi kuning anda juga bisa mencoba mencegahnya sebeum terjadi. Salah satu caranya adalah dengan menghindari obat-oabtan yang mengandung bahan kimia selama anda hamil.

Hal ini karena obat-obatan yang mengandung sulfur dapat mengancurkan sel darah merah dan meningkatkan bilirubin pada bayi.

Itulah informasi mengenai cara penanganan bayi kuning yang dapat anda lakukan secara alami dan secara medis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

12 Cara Penanganan Bayi Kuning agar Bisa Sembuh dan Normal Lagi