17 Penyebab Bayi Kuning dan Solusi Pengobatannya

Penyakit kuning merupakan hal yang wajar terjadi pada bayi yang baru lahir, namun jika penyakit kuning berlangsung lama terjadinya bisa jadi hal ini bukanlah hal yang normal. Penyakit kuning pada bayi baru lahir adalah proses terjadinya perubahan warna pada area kulit dan juga pada area mata yang berubah warna menjadi kuning.

Penyakit kuning umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir premature atau bayi yang kekurangan cairan. Penyakit kuning umumnya bisa sembuh dengan sendirinya atau dapat sembuh jika dilakukan pengobatan sesuai saran dokter.

bayi kuning, penyebab bayi kuning, cara mengatasi bayi kuning, pengobatan bayi kuning, bayi, obat bayi kuning

Faktor Penyebab Bayi Kuning yang Baru Lahir
Penyakit kuning biasanya akan menyerang tubuh bayi 3 sampai 4 hari setelah itu penyakit tersebut akan hilang dengan sendirinya. Namun, hal ini berbeda dengan bayi premature yang baru lahir, biasanya bayi premature akan menderita penyakit kuning selama satu hingga dua minggu.

Walaupun penyakit kuning biasa terjadi pada bayi yang baru lahir, namun anda angan anggap remeh penyakit kuning. Hal ini karena penyakit kuning termasuk ke dalam jenis penyakit yang berbahaya. Apabila penyakit ini tidak segera diatasii maka akan terjadi kerusakan pada organ otak yang dinamakan kernikterus dan menyebabkan masalah yang terjadi seumur hidup.

Nah, pertanyaannya adalah apa saja hal yang dapat menjadi penyebab bayi kuning. Untuk menjawab pertanyaan tersebut. Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga:
15 Ciri Bayi Kuning Sudah Sembuh dan Sehat Sepenuhnya 
Bunda, Ini Berat Normal Bayi Usia Baru Lahir (0 Bulan), Catat Ya! 
Cara Menggendong Bayi yang Benar dan Aman agar Anak Tidak Cedera

1. Kekurangan Cairan
Penyebab bayi kuning yang pertama adalah karena bayi kekurangan cairan. Penyakit kuning akan menyerang tubuh bayi yang kekurangan cairan, khususnya bagi bayi yang baru lahir. Hal ini terjadi karena kadar air yang ada didalam tubuh tidak mencukupinya. Hal inilah yang menyebabkan menyebabkan kadar bilirubin mengalami peningkatan sehingga menyebabkan penyakit kuning atau biasa disebut dengan jaundice.

2. Kadar Bilirubin Berlebihan
Sebenarnya faktor utama penyebab bayi kuning adalah karena kadar bilirubin yang ada dalm tubuh bayi yang berlebihan. Bilirubin sendiri merupakan suatu pigemn warna kuning, yang apabila pigmen ini di hasilkan secara berlebihan maka akan menyebabkan warna tubuh bayi menjadi kuning.

Bilirubin erupakn pigemn warna kuning yang ada pada sel darah merah. Penyakit kuning yang dialami bayi baru lahir terjadi karena bayi mengalami kelebihan bilirubin. Bilirubin merupakan pigmen berwarna kuning yang ada pada sel darah merah. Bliritubin sendiri sebenarnya merupakan produk tambahan yang di produksi tubuh pada saat tubuh melakukan proses pemecahan sel darah merah yang sudah rusak atau sudah tua.

Nantinya bilirubin ini akan diuraikan oleh organ hati dan akan dikeluarkan melalui feses.

Apila organ hati tidak dapat bekerja dengan baik, maka hal tersebutlah yang dapat menyebabkan penyakit kuning pada warna kulit, mata, hingga gusi bayi.

3. Organ Hati Yang Belum Matang
Bayi yang abru lahir biasanya memiliki organ yang masih belum sempurna, misalnya saja organ hati yang belum matang sempurna. Hal inilah yang menjadi penyebab bayi kuning.

Terutama bayi yang baru lahir secara premature, biasanya sangat rentan sekali terkenan penyakit kuning karena organ yang ada dalam tubuhnya masih belum bekerja dengan sempurna.

4. Infeksi
Infeksi juga bisa menjadi penyebab bayi kuning atau bayi terkena penyakit kuning. Infeksi yang ada dalam tubuh bayi memiliki potensi untuk membuat bilirubin menumpuk.

Nah, penumpukan bilirubin yang terjadi inilah yang nantinya akan menjadi faktor pemicu terjadinya penyakit kuning pada bayi yang baru saja lahir.

5. Kekurangan Enzim G6PD
Bayi yang kekurangan enzim G6PD atau juga dikenal dengan nama glukosa 6 phospate dehydrogenase juga bisa menjadi penyebab bayi kuning. Enzim ini biasanya berada pada aliran darah merah yang memiliki fugsi untuk mencegah terjadinya kerusakan sel darah merah di tubuh bayi.

Oleh karena ini, ibu hamil harus memiliki gizi yang cukup dan seimbang agar nantinya bayi yang akan dilahirkan tidak menderita penyakit kuning.

6. Ikterus Ringan
Ikterus dengan jenis yang seperti ini akan menggantikan sesuatu yang normal dan tidak membahayakan. Salah satu penyebabnya adalah dapat membuat kuit bayi berwarna kuning selama 24 jam sampai 12 hari. Namun penyebab bayi kuning yang disebabkan oleh ikterus ringan ini tidak akan sampai mengenai telapak tangan serta telapak kaki.

7. Ketidakcocokan Darah Ibu dan Bayi
Adanya ketidakcocokan antara golongan darah ibu dan bayi juga dapat menjadi penyebab bayi kuning. Biasanya ketidakcocokan ini terjadi karena status rhesus juga menjadi penyebab bayi terkena penyakit kuning.


Hal ini akan memicu terjadinya pembentukan bilirubin yng berlebihan yang ada pada di aliran darah atau gangguan pada proses pengeluaran bilirubin lewat buang air besar bayi.

Sebagai contoh, apabila seorang ibu memiliki golongan darah B atau A sedangkan bayi memiliki golongan darah O maka bayi akan memiliki rhesus positif sementara bayi memiliki rhesus negatif yang nantinya ketidak cocokan ini akan menderita penyakit kuning.

8. Kerusakan Organ Hati
Penyebab bayi kuning yang berikutnya pada bayi baru lahir adalah karena terjadi kerusakan pada organ hati. Organ hati yang rusak selama masa perkembangan janin pada saat mengandung, akan menyebabkan bilirubin tidak terurai dengan baik sehingga hal ini akan mnyebabkan bayi yang nantinya lahir akan mengalami penyakit kuning.

9. Ikterus Patologis
Ikterus patologis atau penyakit kuning yang tidak normal juga dapat menjadi penyebab bayi kuning saat baru lahir. Jika bayi anda mengalami penyakit kuning semacam ini maka usahakan bayi anda segera mendapatkan penanganan yang baik dari dokter.

Hal tersebut akan berdampak kepada kerusakan organ otak yang dapat teracuni. Ikterus patologis yang terjadi juga dapat mengakibatkan rusaknya syaraf dan bisa menyebabkan cacat serta kondisi berat lain pada bayi.

Adapun tanda-tanda bayi yang terkena penyakit ini adalah kulit bayi akan berwarna kuning pada bayi yang dilahirkan sampai dengan 2 minggu. Hal tersebut akan menjalar ke bagian telapak tangan dan kaki. Selain itu, warna feses bayi akan berubah menjadi pucat karena organ hari tidak bisa menguraikan pigmen warna bilirubin.

10. Kekurangan ASI
Bayi baru lahir yang tidak tercukupi kebutuhan ASI juga dapat menjadi penyebab bayi kuning. Biasanya hal ini akan terjadi pada ibu yang mengalami kesulitan untuk menyusui, hal tersebut akan menjadi penyebab bayi kuning selanjutnya.

Oleh karena itu, pastikan anda mencukupi kebutuhan ASI untuk bayi yang baru lahir. Namun, untuk masalah mengapa ASI bisa menyebabkan bayi menjadi kuning pada saat lahir masih belum diketahui secara pasti. Ada beberapa teori yang menyebutkan bahwa dalam ASI terdapat beberapa zat yang dapat mengurangi kemampuan hati dalam memproses bilirubin.

11. Hepatitis Nepnatal
Beberapa jenis virus dan bakteri juga bisa memicu bayi anda terkena hepatitis. Penyakit hepatitis inilah yang juga menjadi penyebab bayi kuning selanjutnya. Beberapa contoh virus yang dapat membuat bayi kuning adalah virus dengan nama  rubella, hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C dan cytomegalovirus.

Bayi baru lahir yang mengalami hepatitis neonatal dapat terjadi pada saat bayi berada di dalam kandungan atau pada bulan pertama setelah bayi dilahirkan. Selain itu, penyakit kuning pada bayi yang disebabkan oleh adaya gangguan pada sistem imun yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh bayi sehingg sel darah merah menjadi hancur dan juga menyebabkan adanya komplikasi atau gangguan infeksi yang serius berikutnya.

12. Galaktosemia
Penyebab bayi kuning yang selanjutnya adalah adanya kadar galaktosemia yang meningkat. Galaktosa adalah gula susu yang ada dalam tubuh bayi yang baru lahir. Biasanya bayi yang baru lahir dengan galaktosemia, maka bayi tersebut tidak memiliki enzim yang dibutuhkan dalam pemecahan galaktosa tersebut.

Tingginya kadar galaktosa inilah yang dapat menjadi penyebab bayi mengalami sirosis hati dan kemudian menimbulkan penyakit kuning pada bayi.

13. Atresia Bilier
Atresia bilier menurut medis adalah kerusakan yang terjadi pada empedu yang berada dari hati menuju ke usus kecil. Hal ini bisa menjadi penyebab bayi kuning jika terjadi terus menerus.

Hal ini terjadi karena tanpa adanya saluran saluran empedu, maka empedu tersebut akan tertimbun pada organ hati dan hal inilah yang nantinya akan menyebabkan penyakit kuning pada bayi karena organ hati yang tidak bekerja dengan baik.

14. Infeksi Darah Bayi
Penyebab bayi kuning yang selanjutnya adalah disebabkan oleh adanya infeksi pada darah bayi. untuk mengatasi hal tersebut bayi memerlukan penyinaran disebuah ruangan khusus atau bisa juga dengan menjemur bayi di bawah sinar matahari.

15. Bayi Lahir Prematur
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, bayi yang lahir premature juga bisa menjadi penyebab bayi kuning. Misalnya saja bayi yang terlahir prematur sebelum 37 minggu kehamilan.

Mengapa bisa demikian? Hal ini karena organ hati pada bayi yang premature tidak dapat bekerja dengan baik dan sempurna. Sehingga dapat meningkatkan kadar bilirubin yang berlebih yang dapat menjadi penyebab bayi kuning. 

16. Hipotiroidisme / kretinisme
kekurangan hormon tiroid juga bisa menjadi penyebab bayi kuning. Hal ini biasanya terjadi pada masa kehamilan.

17. Fibrosis kistik
Fibrosi Kistik juga dapat menjadi penyebab bayi kuning. Fibrosis kistik ini merupakan sebuah penyakit genetik yang dapat menyebabkan produksi cairan tubuh yang lengket sehingga bisa menyumbat saluran-saluran dalam tubuh, salah satunya saluran empedu yang nantinya tidak dapat menguraikan bilirubin dalam tubuh.

Cara Mengatasi Bayi Kuning secara Efektif
Berikut beberapa cara mengatasi bayi kuning yang cukup efektif untuk membantu pemulihannya:

• Beri ASI sesering Mungkin
Pastikan anda memberikan ASI kepada bayi secara rutin dan jangan sampai telat. Hal ini untuk mencegah bayi kekurangan cairan dan agar bayi tidak terkena penyakit kuning karena fungsi hati yang bekerja secara efektiff.

• Menangani bayi kuning dengan metode fototerapi
Fototerapi atau penyinaran merupakan pengobatan penyakit kuning yag sangat efektif untuk digunakan. Hal ini karena cahaya yang dibutuhkan dapat menurunkan bilirubin yang ada dalam tubuh bayi.

Anda bisa meminta bantuan medis untuk melakukan hal ini, selain itu efek samping kepada bayi juga tidak terlalu banyak terjadi.

• Jemur di Bawah Sinar Matahari
Cara efetif mengatasi penyakit bayi kuning juga dapat dilakukan dengan menjemur bayi anda dibawah sinar matahari saat pagi hari.

• Tindakan Medis
Jika penyakit kuning yang dialami bayi sudah tergolong parah, pastikan anda segera menghubungi dokter dan melakukan tindakan medis agar tidak berujung fatal.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab bayi kuning dan cara efektif mengatasinya. Semoga bermanfaat.

17 Penyebab Bayi Kuning dan Solusi Pengobatannya