12 Efek Bayi Tidur Tengkurap yang Harus Diwaspadai Orangtua

Tidur adalah suatu aktivitas yang pada hakekatnya menjadi kebutuhan manusia tak terkecuali untuk usia bayi. Bayi belum bisa melakukan berbagai aktivitas selain tidur dan makan. Namun, jangan sampai posisi tidur sang bayi salah seperti efek bayi tidur tengkurap yang patut diperhatikan.

Ketika bayi tidur, maka perkembangan otaknya akan terangsang dan hormon pertumbuhan akan muncul sehingga bayi cepat berkembang. Apabila kualitas tidur bayi semakin nyenyak, maka perkembangan pada otanya akan maksimal. Maka ketika ia menjadi besar nanti mampu menjadi orang yang cerdas.

efek bayi tidur tengkurap, bayi tidur tengkurap, dampak bayi tidur tengkurap, bayi tengkurap, bayi tidur

12 Dampak Negatif Apabila Bayi Tidur dengan Tengkurap
Tidur yang baik adalah tidur dengan posisi yang nyaman dan benar. Apabila posisi tidur salah maka akan berdampak pada fisik ataupun kesehatan bayi. Tidur tengkurap bukanlah suatu kebiasaan yang baik bagi bayi. Berikut efek bayi tidur tengkurap yang perlu diwaspadai oleh orangtua:

1. Kinerja otak terhambat
Disaat bayi Anda tidur dengan tengkurap, maka seluruh organ tubuh akan tertekan yang disebabkan oleh berat badannya. Wajah, perut, dada, ujung kaki, menjadi tertekan. Ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan sistem peredaran darah dari bayi akan terganggu.

Sistem peredaran darah akan terganggu dikarenakan tekanan dari berat badan bayi. Kemudian pasokan darah yang mengalir ke otak akan terganggu dan dapat menyebabkan fungsi otak terganggu. Dapat disimpulkan bahwa tidur tengkurap akan membuat kinerja otak bayi Anda melambat dan terhambat.

Baca juga:
Bayi Tidur Tengkurap, Hati-Hati! 5 Bahaya ini Mengintai 
Bayi Tidur Tanpa Bantal, Ini 12 Manfaat dan Resiko yang Muncul 
15 Bantal Bayi Terbaik yang Nyaman Dipakai bagi Si Bayi

2. Sistem pernafasan terganggu
Gangguan sistem pernafasan juga merupakan efek bayi tidur tengkurap. Posisi tidur tengkurap akan membuat wajah bayi terhalang oleh alas. Sehingga hidung yang merupakan alat pernafasan menjadi terhalangi. Sirkulasi antara oksigen dan karbondioksida pun terganggu.

Selain hal tersebut, tidur dengan posisi tengkurap pada bayi dapat menyebabkan dadanya justru menjadi penopang badan. Maka dari itu, dada akan tertekan sehingga kesulitan mengembang dan bayi Anda akan rentan mengalami sakit sesak nafas.

3. Membuat badan pegal
Telah diketahui bahwa tujuan dari tidur yaitu agar badan menjadi lebih siap, segar, dan bugar. Namun, posisi bayi tidur secara tengkurap justru akan menyebabkan kebalikannya. Ketika bayi Anda terbangun dari tidur tengkurapnya, maka badannya akan terasa sakit serta pegal terutama bagian leher.

Posisi tengkurap memang terkadang sulit untuk dihindari namun Anda harus membiasakan bayi untuk tidur tidak tengkurap. Ketika tidur tengkurap, bayi akan lebih sering menolehkan kepala menuju samping kiri atau kanan. Hal tersebutlah yang menyebabkan leher bayi menjadi sakit.

4. Kinerja jantung akan menurun
Efek bayi tidur tengkurap yang keempat yaitu dampak kinerja jantung akan menurun. Apabila bayi tidur dalam keadaan tengkurap, maka jantung bayi akan tertindihi oleh badannya. Ini menyebabkan jantung akan bekerja dengan lebih keras agar dapat memompa darah.

Darah harus dipompa karena kerja jantung menjadi lebih berat. Jantung pada umumnya akan bergerak secara bebas agar dapat memompa. Namun saat posisi tengkurap, jantung akan kesulitan dalam bekerja. Jika hal ini dibiarkan, besar kemungkinan bayi Anda mengalami lemah jantung.

5. Sistem syaraf terganggu
Tanpa disadari oleh banyak orang tua bahwa sistem syaraf dapat terganggu ketika bayi Anda memiliki kebiasaan tidur tengkurap. Sistem syaraf bayi bisa terjepit karena tengkurap akan membuat syaraf tertekan oleh beban berat badan.

Jika hal ini dibiarkan dalam waktu yang lama, maka syaraf bayi Anda bisa jadi tidak berfungsi. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua harus membuat bayi Anda semakin teratur dalam tidurnya. Jangan biarkan posisi tengkurap ketika bayi Anda sedang tidur agar syaraf tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Kekurangan oksigen
Efek bayi tidur tengkurap selanjutnya yaitu bayi kemungkinan besar akan menghirup kembali dari karbondioksida atau udara yang sudah dikeluarkan. Ini menyebabkan kadar oksigen pada tubuhnya akan melemah atau menurun karena karbondioksida semakin meningkat.

Bayi yang memiliki kebiasaan tidur tengkurap maka tubuh bayi Anda akan mengalami kekurangan zat oksigen serta dapat memunculkan berbagai gangguan lainnya. Rawatlah bayi Anda dengan sebaik mungkin sehingga kesehatannya akan selalu terjaga serta terhindar dari sindrom jenis ini.


7. Panas yang berlebihan
Efek negatif dari bayi tidur tengkurap yaitu suhu tubuh bayi dapat mengalami suhu panas berlebihan. Tubuh bayi merupakan tubuh yang masih sensitif dengan suhu atau cuaca. Bayi pun mempunyai area permukaan kulit yang lebih banyak dibandingkan berat badan bayi tersebut.

Tidur tengkurap akan mengganggu sistem disipasi panas pada tubuh. Ini akan membuat peningkatan suhu pada tubuh bayi sehingga terjadilah panas yang berlebihan. Ketika musim panas, bayi akan rentan mengalami demam serta dehidrasi.

8. SIDS / Sindrom kematian mendadak
Efek bayi tidur tengkurap kedelapan dan yang paling utama adalah SIDS atau sindrom kematian mendadak pada bayi. Bayi yang tidur tengkurap akan lebih berpotensi mengalami SIDS. Kematian manusia terkadang tidak dapat dijelaskan apa akibatnya.

Tidur dengan posisi tengkurap merupakan faktor utama yang menyebabkan SIDS ini terjadi. Hal ini tidak akan berpotensi besar pada bayi yang tetap tidur dengan telentang. Maka dari itu, jangan sampai bayi Anda tidur secara tengkurap.

9. Tidur tidak nyenyak
Ketika bayi Anda tidur secara tengkurap, maka akan terjadi penekanan dalam beberapa organ tubuhnya. Hal ini juga akan berdampak pada kualitas tidur yang didapatkan. Bayi Anda akan kesulitan tidur dengan nyenyak sehingga saat bayi bangun dari tidur, sering kali bayi akan rewel atau menangis.

10. Ritme jantung terganggu
Tidur tengkurap apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama pada bayi akan menyebabkan ritme jantung terganggu. Jantung bayi akan mengalami kesulitan memompa darah sehingga fungsinya akan terganggu.

11. Sakit kepala
Bayi yang tidur tengkurap, akan mengalami sakit salah satunya sakit kepala apabila melakukan kebiasaan ini dalam waktu yang lama. Kepala bayi akan miring sebelah sehingga ada tekanan dan membuat aliran darah tersendat.

12. Sakit mata sebelah
Efek bayi tidur tengkurap yang terakhir yaitu terjadinya sakit mata bayi. Mata akan mendapatkan tekanan pada permukaan kasur atau bantal. Kornea mata bayi akan terhimpit oleh beratnya tekanan kepala bayi. Hal ini membuat sistem penglihatan menjadi lebih kabur dan mata akan terasa sakit.

Tips Bagi Bayi yang Tidur dengan Tengkurap
Setelah membahas efek bayi tidur tengkurap, maka kini akan membahas tips tidur tengkurap bagi bayi. Apabila bayi tetap tidur dengan tengkurap, maka jangan khawatir terus menerus karena anak Anda tetap dapat berkembang dan tubuh seperti bayi pada umumnya. Berikut tipsnya:

1. Selalu awasi dan jaga bayi Anda, apabila bayi tidur tengkurap maka segera rubah posisinya terlebih jika bayi mulai sulit bernafas.
2. Jangan terlalu lama membiarkan bayi Anda tidur tengkurap, maksimal 30 menit saja.
3. Jangan menggunakan kasur yang empuk sekali karena dapat mengganggu sistem pernafasan.
4. Jangan paksa bayi untuk tengkurap, biar bayi tersebut tengkurap dengan sendirinya.
5. Pastikan mulut dan hidung bayi tidak terhalang oleh apapun karena dapat mengganggu sistem pernafasan.

Itulah tadi beberapa tips yang aman dilakukan ketika bayi Anda memiliki kebiasaan tidur tengkurap. Anda sebagai orangtua juga harus mengetahui satu hal lagi yang tak kalah penting. Berikut penjelasan penting selain efek bayi tidur tengkurap.

Usia yang Baik Bagi Bayi untuk Tidur Tengkurap
Biasanya, bayi akan mampu melakukan tengkurap oleh dirinya sendiri pada usia 3 hingga 6 bulan. Namun perlu diketahui bahwa usia yang tepat untuk tidur tengkurap adalah 4 bulan. Usia ini merupakan usia dimana bayi sudah dapat menopang leher serta kepalanya.

Disaat usia 4 bulan ini bayi juga dapat mendorong badannya dengan siku tangan. Otot-otot sang bayi biasanya sudah terlatih serta terbentuk. Apabila bayi Anda telah menerapkan tips di atas, maka bayi akan aman meski tidur dengan tengkurap. Hal yang paling penting adalah jangan memaksakan bayi.

Demikian beberapa efek bayi tidur tengkurap yang telah dipaparkan pada penjelasan di atas. Anda yang mempunyai bayi dan kebetulan mengalami masalah bayi tengkurap, maka bisa mengenakan tips dan memperhatikan beberapa efek negatif seperti yang telah disebutkan di atas.

12 Efek Bayi Tidur Tengkurap yang Harus Diwaspadai Orangtua