10 Penyebab Bayi Lambat Tengkurap dan Cara Melatihnya

Proses tumbuh kembang bayi adalah proses penting yang menjadi perhatian setiap orang tua. Usia dimana bayi mulai aktif bergerak maupun beraktivitas merupakan tahapan yang wajib diperhatikan dalam perkembangan bayi. Salah satu perkembangan bayi yang krusial adalah saat mereka tengkurap.

Normalnya, bayi akan mulai tengkurap saat mereka menginjak umur 3 sampai 5 bulan. Namun, ada kalanya terdapat beberapa kendala yang menjadi penyebab bayi lambat tengkurap. Jika sudah seperti itu, maka perlu dilakukan beberapa perawatan agar dapat membuat si kecil membalikkan badannya.

penyebab bayi lambat tengkurap, bayi lambat tengkurap, bayi tengkurap, bayi tidur tengkurap, bayi sulit tengkurap

Inilah 10 Penyebab Bayi Lambat Tengkurap
Bayi tengkurap dikarenakan syaraf motorik dan otot bayi di pinggang, leher, dan bagian tubuh lain telah berkembang. Jika bayi Anda telah menginjak usia dimana mereka seharusnya bisa tengkurap, namun ternyata belum bisa, maka Anda perlu mencari penyebab dan solusinya sesegera mungkin. Berikut adalah ulasan mengenai 10 penyebab bayi lambat tengkurap yang mungkin dialami si kecil.

1. Perkembangan Motorik yang Lambat
Terdapat dua jenis motorik seorang bayi, yaitu motorik halus dan motorik kasar. Motorik halus meliputi menyentuh, memindahkan benda, dan sejenisnya, sedangkan motorik kasar meliputi duduk, merangkak, dan tengkurap. Perkembangan syaraf motorik bayi tersebutlah yang menjadi penyebab bayi lambat tengkurap.

Pada umumnya bayi dapat menggulingkan tubuhnya di usia 6 bulan. Jika bayi Anda telah berumur 6 bulan dan belum dapat tengkurap, maka perkembangan syaraf motoriknya terganggu. Meski begitu, orang tua dapat sedikit lega karena fungsi tubuh tiap bayi sangat bervariasi, dan tidak bisa disamakan dengan bayi yang lain.

Baca juga:
12 Efek Bayi Tidur Tengkurap yang Harus Diwaspadai Orangtua
Bayi Tidur Tengkurap, Hati-Hati! 5 Bahaya ini Mengintai
Bayi Tidur Tanpa Bantal, Ini 12 Manfaat dan Resiko yang Muncul

2. Kelebihan Berat Badan Bayi
Penyebab bayi terlambat tengkurap selanjutnya adalah karena masalah berat badan. Bayi yang memiliki berat di atas rata-rata memiliki resiko besar terlambat tengkurap. Jika bayi Anda memiliki berat hingga 8 kilogram di usia di bawah 5 bulan, maka kemungkinan sulit tengkurap bisa terjadi.

3. Bayi Kurang Gizi
Sama halnya dengan kelebihan berat, kekurangan gizi juga menjadi penyebab bayi terlambat tengkurap. Dengan kurangnya asupan gizi, maka otot dan tulang bayi tidak akan kuat untuk menopang dirinya sendiri. Penuhi kebutuhan makanan bayi dan konsultasikan pada dokter agar bayi Anda tidak kekurangan gizi.

4. Terlalu Banyak Digendong
Bayi di bawah 3 bulan memang belum bisa melakukan banyak hal, maka dari itu banyak orang tua suka sekali menggendong bayinya. Terlalu sering menggendong bayi dapat berakibat buruk karena dapat menghalangi bayi yang akan bergerak. Selain itu dengan sering menggendong maka dapat mengganggu fungsi motorik si kecil dan menjadi penyebab bayi terlambat tengkurap.

Ada baiknya orang tua tidak terlalu sering menggendong bayi. Letakkan bayi di tempat tidur mereka akan lebih aman. Selain itu, jika Anda mengikat bayi atau dalam tradisi jawa disebut membedong bayi, maka longgarkan ikatannya agar bayi lebih mudah bergerak.

5. Kurangnya Komunikasi Orang Tua
Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban untuk merangsang perkembangan si kecil dengan berbagai cara. Komunikasi antar orang tua dan bayi seperti mengajak bicara dan bermain dapat memperlancar tumbuh kembangnya. Bayi yang tumbuh kembangnya baik pasti akan merespon setiap komunikasi yang diberikan orang tua baik lewat tatapan, senyuman, tawa, dan gerakan tubuh lain.

6. Kelainan Pada Alat Gerak Bayi
Penyebab bayi terlambat tengkurap yang lain yaitu adanya kelainan pada alat gerak bayi. Bentuk tulang yang tidak proporsional, bengkok, dan kelainan pada punggung adalah salah satu contohnya. Jika bayi Anda mengalami kelainan, maka segera hubungi dokter untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.

7. Kurangnya Stimuli Bayi
Bayi membutuhkan stimuli atau alat yang berguna untuk menarik perhatiannya. Dengan menggunakan stimuli maka bayi akan lebih bisa merespon lingkungan sekitar dan belajar tengkurap dengan sendirinya. Berikan mainan yang aman digunakan serta jangan berhenti ajak bermain si kecil agar mereka merasa nyaman.


8. Lambatnya Perkembangan Kognitif
Lambatnya perkembangan kognitif adalah lanjutan dari kurangnya stimuli pada bayi. Perkembangan kognitif yaitu perkembangan yang dilihat dari reaksi si bayi terhadap lingkungannya. Jika bayi sudah diberi stimuli maupun diajak berkomunikasi oleh orang tuanya namun tetap tak ada respon lebih lanjut, maka kognitif bayi Anda tergolong lemah, dan bisa menjadi penyebab bayi terlambat tengkurap.

9. Keunikan Tiap Bayi Itu Sendiri
Penyebab bayi terlambat tengkurap yang lain yaitu keunikan tiap bayi itu sendiri. Setiap anak memiliki tingkat perkembangan yang berbeda. Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda masih tergolong wajar dalam rentang waktu yang tidak terlalu jauh.

Misalnya jika bayi Anda belum bisa tengkurap saat umur enam bulan. Hal ini masih dibilang wajar karena jaraknya tak terlalu jauh dari bayi normal. Kecuali jika telah memasuki bulan ke delapan ke atas, maka Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mencari tahu lebih lanjut.

10. Bayi Malas Bergerak
Terkadang bayi malas bergerak juga menjadi alasan terlambatnya bayi tengkurap. Penyebab bayi terlambat tengkurap ini terjadi karena si kecil sibuk dengan mainannya sendiri. Ia akan cenderung asyik bermain dan kurang bergerak.

Cara Melatih Bayi Agar Bisa Tengkurap
Setelah mengetahui penyebab bayi Anda tengkurap, maka Anda dapat melatih si kecil agar dapat tengkurap dengan tahapan sebagai berikut:

1. Latih Bayi Tengkurap
Letakkan bayi dalam posisi tummy time untuk memperkuat ototnya. Tummy time adalah nama lain dari tengkurap. Hal tersebut membuat bayi Anda akan belajar menggulingkan badan secara alami.

Jika cara tersebut tidak berhasil maka Anda dapat meletakkan bayi di atas paha dengan pelan. Cara tersebut membuat kepala si kecil menggantung. Ia akan secara refleks mengangkat kepalanya dan perlahan-lahan membalikkan badannya.

2. Memiringkan Bayi
Apit badan bayi menggunakan bantal dan guling untuk membantunya memiringkan tubuh. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan si kecil tengkurap. Semakin sering mereka memiringkan badan, maka akan semakin cepat ia berlatih tengkurap.

3. Mengambil Benda Kecil
Anda dapat melatihnya dengan memberikan benda kecil seperti potongan biskuit di depannya. Jangan berikan benda berbahaya seperti obat, pil, atau benda tajam. Latih si kecil agar dapat mengambil benda tersebut.

Jika bayi sudah dapat mengambilnya, maka beri mainan yang memiliki bunyi ataupun benda berwarna cerah untuknya. Setelah si kecil berhasil menggenggam, maka Anda perlu menarik benda tersebut dengan perlahan. Hal tersebut dilakukan untuk melatih si kecil memegang dan menggenggam benda dengan kuat.

4. Menyangga Beratnya
Bantu bayi Anda dengan mengangkat tubuhnya untuk berdiri melalui bawah ketiak. Dengan pelan turunkan tubuh si kecil sampai kakinya menyentuh lantai, tempat tidur, atau paha Anda. Latih juga si kecil untuk mengayunkan tubuhnya naik dan turun, lalu sanggalah berat badannya melalui kaki si kecil.

5. Latih Duduk
Untuk menghindari terlambatnya tengkurap, Anda dapat membantu bayi untuk duduk di kursi yang memiliki sandaran. Saat ia duduk, beri mainan agar ia tertarik. Hal tersebut dapat mempermudah ia untuk belajar duduk.

Jika si kecil belum dapat duduk dengan tegak dan tenang, maka tahanlah badannya menggunakan kedua tangan. Namun jika ia sudah bisa duduk dengan tegak, maka coba letakkan ia dalam posisi duduk di lantai. Alasi dengan karpet atau selimut, dan jangan berikan alat bantu penyangga apapun.

Jangan Lakukan Hal Ini Saat Melatih Bayi Tengkurap
Sebagai seorang tua, memang sangat menyenangkan dan bangga saat melihat anaknya tumbuh baik sesuai porsinya. Jika bayi Anda belum dapat melakukan beberapa hal seperti salah satunya tengkurap, maka Anda perlu merangsangnya agar dapat berlatih tengkurap setiap hari. Namun, ada kalanya orang tua atau ibu merasa tidak sabar dan pada akhirnya memaksakan bayinya agar bisa cepat tengkurap.

Hal tersebut salah dan sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan bayi cidera. Selain itu rasa takut dan traumatik juga dapat membekas di ingatannya. Maka dari itu, hindari hal-hal berikut ini agar si kecil tetap tumbuh sehat tanpa rasa takut.

1. Membentak
2. Memarahi
3. Memperlakukan bayi dengan kasar
4. Terlalu lama memaksa bayi berlatih setiap harinya
5. Tidak memberikan perlindungan ekstra saat berlatih
6. Melatih tengkurap di tempat berbahaya

Demikian gambaran singkat mengenai penyebab bayi terlambat tengkurap dan cara mengatasinya. Jangan lupakan jika setiap anak itu memiliki keunikan masing-masing. Jangan terlalu memaksakan si kecil diluar batas. Jika memang cara-cara yang disebut di atas telah dicoba dan belum berhasil, maka konsultasikan pada dokter saja untuk mendapatkan solusi terbaik.

10 Penyebab Bayi Lambat Tengkurap dan Cara Melatihnya