6 Posisi Tidur Bayi yang Benar dari Usia 0 - 9 Bulan

Bayi yang tidak dapat tidur dengan tenang dapat disebabkan oleh berbagai hal dan salah satunya adalah karena ketidaktahuan seorang ibu mengenai posisi tidur bayi yang benar. Sama halnya seperti orang dewasa, posisi tidur yang baik dan benar akan membuat tidur menjadi berkualitas.

Sangat penting bagi seorang ibu untuk memperhatikan kualitas tidur bayinya. Bayi yang memiliki kualitas tidur buruk atau waktu tidurnya hanya sedikit akan lebih mudah terserang penyakit dibandingkan dengan bayi yang memiliki waktu tidur cukup.

posisi tidur bayi, posisi tidur bayi yang benar, posisi tidur bayi usia 0-9 bulan, tidur bayi sehat, tidur bayi

6 Posisi Tidur yang Akan Membuat Bayi Merasa Nyaman
Bayi sangat membutuhkan tidur sebab mereka sedang berada dalam masa perkembangan dan pertumbuhan. Organ tubuh pada bayi masih membutuhkan aktivasi karena belum dapat bekerja dengan stabil. Ketika bayi tertidur nyenyak, maka saat itu hormon pertumbuhan akan sangat aktif.

Seorang bayi sangat membutuhkan aktivasi untuk berbagai organ dan mengeluarkan hormon pertumbuhan sebanyak-banyaknya agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat berlangsung dengan baik. Maka sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan kualitas tidur anaknya.

Sebagai orang tua, tentu Anda menginginkan bayi yang memiliki tubuh sehat. Kesehatan bayi dapat dipengaruhi oleh posisi tidur bayi. Posisi tidur yang salah dapat menyebabkan bayi Anda jatuh sakit dan sering menangis. Berikut ini akan dipaparkan 6 posisi tidur bayi yang benar.

Baca juga:
15 Cara Merawat Bayi Baru Lahir agar Tetap Sehat dan Ceria 
15 Bantal Bayi Terbaik yang Nyaman Dipakai bagi Si Bayi
Bayi Tidur Pakai Bantal Dewasa, 7 Masalah Ini Bisa Timbul

1. Posisi Tidur Terlentang
Bayi yang baru lahir hingga berusia 3 bulan belum memiliki kemampuan untuk membuat banyak gerakan. Pada usia tersebut pergerakan bayi akan sangat terbatas sehingga sebagai orang tua harus dapat mengkondisikan posisi tidur bayi yang benar agar bayi merasa nyaman dan tenang saat tidur.

Kemampuan gerakan yang masih terbatas, membuat bayi hanya menguasai tidur dengan posisi terlentang. Dokter sangat menganjurkan untuk memposisikan bayi agar tidur terlentang karena posisi ini dapat mengurangi resiko kematian akibat SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Bayi yang tidur dengan posisi terlentang akan lebih mudah terbangun dibandingkan ketika tidur menggunakan posisi lainnya. Hal itu terjadi karena posisi tersebut mengakibatkan bayi menjadi lebih mudah kaget.

2. Posisi Tubuh Bayi di Bolak – Balik Saat Tidur
Posisi tubuh bayi perlu di bolak – balik terutama ketika mereka sedang tidur dalam posisi miring. Hal tersebut dilakukan agar bayi tidak tidur hanya menghadap ke satu arah saja. Sangat perlu untuk mengganti posisi tidur bayi dari kiri ke kanan ataupun sebaliknya.

Posisi tidur bayi yang benar akan membuat bayi tertidur nyenyak dan nyaman. Oleh karena itu, penting bagi seorang ibu untuk memperhatikan posisi tidur anaknya. Apabila anak tersebut terlalu lama tidur mengarah kepada satu arah, maka sudah menjadi tugas seorang ibu untuk merubah arah tidurnya.

3. Posisi Kepala Bayi Tidak Tinggi
Salah satu posisi tidur bayi yang benar adalah dengan tidak meletakkan kepala bayi terlalu tinggi. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan bantal kepada bayi, terutama yang masih berusia dibawah 9 bulan.

Banyak orang tua yang memberikan bantal untuk bayinya ketika sedang tidur. Padahal penggunaan bantal pada bayi memiliki banyak resiko, diantaranya berpotensi mengundang bahaya sesak nafas atau tersedak, menjadi salah satu penyebab gumoh dan dapat menyebabkan kematian mendadak.

4. Posisi Tidur Miring
Ketika bayi menginjak usia 3 atau 4 bulan, posisi tidur yang tadinya selalu terlentang sudah mulai berubah menjadi miring. Posisi miring yang baik adalah ke arah kanan karena ASI yang telah diminum akan langsung masuk ke lambung sehingga lebih mudah dalam mencerna ASI ataupun lainnya.

Posisi tidur miring menjadi posisi favorit kedua setelah tengkurap untuk bayi yang berusia diatas 3 tahun. Posisi tidur ini memang memiliki beberapa manfaat diantarnya dapat meminimalisir terjadinya gumoh dan baik untuk saluran pencernaan karena memudahkan jalannya makanan menuju lambung.

posisi tidur bayi, posisi tidur bayi yang benar, tidur bayi yang benar, tidur bayi usia 0 - 9 bulan

5. Ruang Gerak Saat Bayi Tidur
Bayi yang berusia 0 – 3 bulan gerakannya masih terbatas karena otot motoriknya masih dalam proses perkembangan. Namun, lain halnya dengan bayi yang berusia diatas 6 bulan. Gerakan bayi pada usia tersebut sudah sangat lincah bahkan pada usia tersebut seorang bayi sudah mampu merangkak.

Salah satu posisi tidur bayi yang benar adalah dengan memberikan ruang gerak yang luas pada mereka. Hal tersebut dilakukan agar bayi dapat bergerak bebas pada saat tidur sehingga otot motorik mereka dapat berkembang dengan baik.

6. Posisi Tidur Tengkurap
Banyak bayi yang lebih senang tidur dengan posisi tengkurap dibanding posisi lainnya. Padahal posisi tidur tersebut telah banyak menyebabkan kematian pada bayi akibat terkena Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau yang lebih dikenal dengan kondisi dimana bayi meninggal secara mendadak.

Disisi lain ada banyak literatur yang memaparkan bahwa bayi yang tidur dengan posisi tengkurap memiliki banyak manfaat. Adapun manfaatnya yaitu, tidur bayi menjadi berkualitas, perkembangan motorik serta nafas bekerja dengan baik dan bayi jarang menangis karena tidak mudah terbangun.


Padahal tidur dengan posisi tengkurap dapat membantu bayi untuk mengembangkan kekuatan punggung, leher dan otot-otot bagian atas lainnya. Selain itu, bayi yang telah berusia diatas 3 bulan perlu diletakkan di lantai yang bersih dengan posisi tengkurap agar dapat melatih berbagai gerakan.

Hal yang Harus Diperhatikan Selain Posisi Tidur Bayi
Apabila Anda menginginkan bayi dapat tertidur dengan tenang, nyaman dan pulas, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan selain posisi tidur bayi yang benar. Berikut ini akan dipaparkan mengenai hal tersebut.

1. Kebersihan Tempat Tidur Harus Selalu Dijaga
Apabila Anda menginginkan bayi yang selalu sehat dan tidak mudah sakit, maka sangat penting untuk menjaga kebersihan tempat tidurnya dengan rutin mengganti sprei dan sarung bantal gulingnya. Bahkan, Anda juga harus rutin menjemur bantal dan guling dibawah sinar matahari.

2. Semua Mainan Dijauhkan Dari Tempat Tidur Bayi
Pada umumnya, bayi sangat senang bermain diatas tempat tidurnya. Ketika bayi Anda hendak tidur, maka sangat penting untuk menjauhkan semua mainan dari atas ranjang tidurnya. Hal itu dilakukan karena khawatir bayi Anda akan terkena mainan ketika bergerak saat tidur.

3. Suhu Ruangan Tempat Bayi Tidur Harus Dijaga
Sama halnya seperti orang dewasa, bayi juga dapat merasakan suhu yang ada di sekitarnya. Mereka akan merasa tidak nyaman apabila suhu di sekitarnya terlalu panas atau terlalu dingin. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga suhu ruangan agar bayi dapat tidur dengan pulas dan nyaman.

4. Bayi Ditempatkan Pada Ruangan Berventilasi Baik
Ventilasi yang baik akan membuat aliran udara yang keluar dan masuk pada ruangan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pergantian udara di dalam ruangan akan sangat efisien apabila ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik.

3 Tips Agar Bayi Tidur Nyenyak
Meski posisi tidur bayi yang benar dapat membuatnya tidur dengan nyaman dan pulas, namun ada beberapa tips lain yang dapat membuat bayi Anda dapat tertidur dengan nyenyak. Berikut ini akan dipaparkan 3 tips agar bayi tidur nyenyak.

1. Tidur Bersama Bayi
Setiap bayi pasti memiliki ikatan batin yang kuat dengan ibunya. Apabila bayi Anda mengalami gangguan tidur, maka cobalah untuk tidur bersamanya karena hal tersebut akan membuatnya merasa hangat dan aman.

Pelukan kasih sayang seorang ibu akan memberikan sensasi kehangatan, ketenangan dan kenyamanan bagi seorang bayi sehingga membuatnya dapat tidur dengan nyenyak. Selain itu, Anda juga dapat mengatur posisi tidur bayi yang benar jika tidur bersamanya.

2. Hindari gangguan
Ketika bayi Anda akan tidur, maka hindari gangguan yang membuatnya sulit untuk memejamkan mata seperti suara musik, handphone, televisi dan lain sebagainya. Apabila hal tersebut tidak dihindari, maka waktu tidur bayi Anda akan tertunda karena mereka akan menolak untuk tidur.

3. Menenangkan Tangisan Bayi
Pada umumnya, bayi sering terbangun dan menangis di tengah malam. Jika hal tersebut terjadi, maka Anda harus berusaha untuk menenangkannya dan mencari tahu penyebab dia menangis. Ada berbagai kemungkinan bayi Anda menangis, antara lain karena merasa lapar, haus, buang air dan sebagainya.

Demikianlah pemaparan mengenai 6 posisi tidur bayi yang benar dari usia 0-9 bulan. Pada dasarnya, posisi tidur seorang bayi cenderung berubah-ubah. Artikel ini akan sangat berguna bagi Anda yang baru saja memiliki bayi.

6 Posisi Tidur Bayi yang Benar dari Usia 0 - 9 Bulan